- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Musrenbang RKPD 2025, Pemkab Barsel Akan Optimalkan Pembangunan Ekonomi dan SDM
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Foto bersama
Potretkalteng.com - BUNTOK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 tingkat Kecamatan Dusun Selatan (Dusel), bertempat di Aula Kantor Bappeda, Jalan Pahlawan, Buntok, Senin (19/2/2024).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati H. Deddy Winarwan dan dihadiri seluruh Kepala OPD, jajaran unsur Forkopimda, perwakilan dari DPRD, BPS, ATR/BPN, Camat, unsur Muspika, seluruh Kepala Desa serta Ketua BPD se Kecamatan Dusel.

Baca Lainnya :
- Ketua Ansor Barsel Ajak Masyarakat Rajut Kerukunan Usai Berbeda Pilihan Di Pemilu0
- APINDO Ingatkan Jangan Sampai Ada Kartel Tender Pada PUPR Barito Selatan 0
- PT. BARITO RAJA BERKAH Bagikan Ratusan Karung Beras Untuk Korban Banjir Barito Selatan0
- Korban Terdampak Banjir di Barsel sudah mencapai 61.000 Jiwa0
- Banjir di Barsel Meluas, Pemerintah daerah Tetapkan Status Tanggap Darurat0
Pj. Bupati H. Deddy Winarwan ketika memberikan sambutan
Dalam pidatonya, Pj. Bupati menerangkan, tujuan utama dari Musrenbang itu adalah untuk membahas usulan rencana kerja pembangunan Desa/Kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang bersangkutan, dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas pembangunan Desa.
Serta, lanjutnya, menyepakati pengelompokkan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang bersangkutan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah.
"Sehingga mencapai perencanaan pembangunan yang optimal dengan menggabungkan berbagai aspirasi masyarakat melalui Musrenbang dengan melibatkan berbagai pihak," terang Pj. Bupati.
Ia menuturkan, walaupun secara umum harus diakui bahwa banyak kendala yang akan ditemui dalam penetapan program pembangunan prioritas, seperti tingkat kesenjangan antara anggaran yang tersedia dengan kebutuhan pemabangunan itu sendiri.
"Untuk menyikapi ini, maka kita perlu melakukan penajaman perencanaan yang terukur untuk memenuhi tuntutan pembangunan prioritas di setiap Kecamatan melalui Musrenbang ini," tutur pria yang akrab disapa pak Deddy itu.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil kunjungan kerja ke 71 Desa dari 86 Desa yang ada di Kabupaten Barsel menjadi data tambahan untuk tim RKPD pemerintah daerah setempat untuk bersama-sama memilih dan menyepakati kegiatan-kegiatan pembangunan prioritas yang ada di Desa-Desa tersebut.
"Meskipun APBD Kabupaten Barsel terbatas, kita akan tetap pilih skala prioritas yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan, salah satu fokus pembangunan dalan pembahasan Musrenbang RKPD tahun 2025 tersebut adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barsel menargetkan 2,9 persen, sedangkan untuk peningkantan SDM melalui Indek Pembangunan Manusia (IPM) targetkan 70,40 persen.
Ditambahkannya bahwa untuk mencapai indikator itu, pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada investor-investor untuk menanamkan modalnya di Barsel dan meningkatkan potensi UMKM guna menggerakkan roda prekonomian, serta meningkatkan potensi di masing-masing Desa, baik dalam bidang wisata, perikanan, dan pertanian.
"Untuk peningkatan IPM, kita memastikan anak-anak kita, mulai dari PAUD/TK, SD dan SMP dapat mengikuti pendidikan secara gratis, ini perlu upaya, kerja keras dan dukungan dari semua pihak melalui sinergritas, sinkronisasi serta harmonisasi program kegiatan pembangunan baik dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan maupun pengendalian, sehingga semua yang kita targetkan dapat tercapai," kata H. Deddy Winarwan. (Adv)
Jul
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















