- Gerindra Instruksikan Kader Bersihkan Bendera Partai Usai Tuai Keluhan Publik
- Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik
- GMNI Kalteng Buka Ruang Publik, Wacana Pilkada Lewat DPRD Jadi Sorotan
- Wujudkan Kepedulian, SAPMA PP Kalteng Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Kasongan
- Pengambilalihan Sepihak Kebun Sawit Plasma Dinilai Langgar Perjanjian Kerja Sama
- Mawardi Jadi Korban Penipuan, Puluhan Hektar Tanah Mau Dicaplok
- Budaya Bersih Dibangun dari Kantor, Disperindag Kalteng Rutin Kerja Bakti
- Ratusan Pesepeda Turun ke Jalan, Operasi Keselamatan Telabang 2026 Disosialisasikan Lewat Gowes Bare
- Gelar Rapat Pleno, TPAKD Kalteng Perkuat Sinergitas Lintas Sektor
- Perbasi Kota Palangka Raya Gelar Rakerkot, Targetkan Emas di Porprov 2026
Musrenbang RKPD 2025, Pemkab Barsel Akan Optimalkan Pembangunan Ekonomi dan SDM
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Foto bersama
Potretkalteng.com - BUNTOK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 tingkat Kecamatan Dusun Selatan (Dusel), bertempat di Aula Kantor Bappeda, Jalan Pahlawan, Buntok, Senin (19/2/2024).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati H. Deddy Winarwan dan dihadiri seluruh Kepala OPD, jajaran unsur Forkopimda, perwakilan dari DPRD, BPS, ATR/BPN, Camat, unsur Muspika, seluruh Kepala Desa serta Ketua BPD se Kecamatan Dusel.

Baca Lainnya :
- Ketua Ansor Barsel Ajak Masyarakat Rajut Kerukunan Usai Berbeda Pilihan Di Pemilu0
- APINDO Ingatkan Jangan Sampai Ada Kartel Tender Pada PUPR Barito Selatan 0
- PT. BARITO RAJA BERKAH Bagikan Ratusan Karung Beras Untuk Korban Banjir Barito Selatan0
- Korban Terdampak Banjir di Barsel sudah mencapai 61.000 Jiwa0
- Banjir di Barsel Meluas, Pemerintah daerah Tetapkan Status Tanggap Darurat0
Pj. Bupati H. Deddy Winarwan ketika memberikan sambutan
Dalam pidatonya, Pj. Bupati menerangkan, tujuan utama dari Musrenbang itu adalah untuk membahas usulan rencana kerja pembangunan Desa/Kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang bersangkutan, dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas pembangunan Desa.
Serta, lanjutnya, menyepakati pengelompokkan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang bersangkutan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah.
"Sehingga mencapai perencanaan pembangunan yang optimal dengan menggabungkan berbagai aspirasi masyarakat melalui Musrenbang dengan melibatkan berbagai pihak," terang Pj. Bupati.
Ia menuturkan, walaupun secara umum harus diakui bahwa banyak kendala yang akan ditemui dalam penetapan program pembangunan prioritas, seperti tingkat kesenjangan antara anggaran yang tersedia dengan kebutuhan pemabangunan itu sendiri.
"Untuk menyikapi ini, maka kita perlu melakukan penajaman perencanaan yang terukur untuk memenuhi tuntutan pembangunan prioritas di setiap Kecamatan melalui Musrenbang ini," tutur pria yang akrab disapa pak Deddy itu.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil kunjungan kerja ke 71 Desa dari 86 Desa yang ada di Kabupaten Barsel menjadi data tambahan untuk tim RKPD pemerintah daerah setempat untuk bersama-sama memilih dan menyepakati kegiatan-kegiatan pembangunan prioritas yang ada di Desa-Desa tersebut.
"Meskipun APBD Kabupaten Barsel terbatas, kita akan tetap pilih skala prioritas yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan, salah satu fokus pembangunan dalan pembahasan Musrenbang RKPD tahun 2025 tersebut adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barsel menargetkan 2,9 persen, sedangkan untuk peningkantan SDM melalui Indek Pembangunan Manusia (IPM) targetkan 70,40 persen.
Ditambahkannya bahwa untuk mencapai indikator itu, pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada investor-investor untuk menanamkan modalnya di Barsel dan meningkatkan potensi UMKM guna menggerakkan roda prekonomian, serta meningkatkan potensi di masing-masing Desa, baik dalam bidang wisata, perikanan, dan pertanian.
"Untuk peningkatan IPM, kita memastikan anak-anak kita, mulai dari PAUD/TK, SD dan SMP dapat mengikuti pendidikan secara gratis, ini perlu upaya, kerja keras dan dukungan dari semua pihak melalui sinergritas, sinkronisasi serta harmonisasi program kegiatan pembangunan baik dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan maupun pengendalian, sehingga semua yang kita targetkan dapat tercapai," kata H. Deddy Winarwan. (Adv)
Jul
Berita Utama
-
Gerindra Instruksikan Kader Bersihkan Bendera Partai Usai Tuai Keluhan Publik
Gerindra Instruksikan Kader Bersihkan Bendera Partai Usai Tuai Keluhan Publik
JAKARTA , POTRETKALTENG.COM – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pemasangan atribut dan bendera partai di . . .
-
GMNI Kalteng Buka Ruang Publik, Wacana Pilkada Lewat DPRD Jadi Sorotan
GMNI Kalteng Buka Ruang Publik, Wacana Pilkada Lewat DPRD Jadi Sorotan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wacana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD menjadi sorotan dalam Dialog Demokrasi yang digelar Dewan Pimpinan . . .
-
Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik
Mahasiswa Kalteng Tegaskan Pentingnya Budaya Dialog Dalam Menyikapi Isu Kebijakan Publik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Mahasiswa Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya budaya dialog dalam menyikapi isu-isu kebijakan publik. Komitmen itu mengemuka . . .
-
Perbasi Kota Palangka Raya Gelar Rakerkot, Targetkan Emas di Porprov 2026
Perbasi Kota Palangka Raya Gelar Rakerkot, Targetkan Emas di Porprov 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Palangka Raya menggelar Rapat Kerja Kota (Rakerkot) di Aula KONI . . .
-
Gelar Rapat Pleno, TPAKD Kalteng Perkuat Sinergitas Lintas Sektor
Gelar Rapat Pleno, TPAKD Kalteng Perkuat Sinergitas Lintas Sektor
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Wilayah Tengah Kalimantan Tengah langsung tancap gas di awal tahun 2026. Rapat Pleno . . .

















