- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Musrenbang RKPD 2025, Pemkab Barsel Akan Optimalkan Pembangunan Ekonomi dan SDM
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Foto bersama
Potretkalteng.com - BUNTOK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 tingkat Kecamatan Dusun Selatan (Dusel), bertempat di Aula Kantor Bappeda, Jalan Pahlawan, Buntok, Senin (19/2/2024).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati H. Deddy Winarwan dan dihadiri seluruh Kepala OPD, jajaran unsur Forkopimda, perwakilan dari DPRD, BPS, ATR/BPN, Camat, unsur Muspika, seluruh Kepala Desa serta Ketua BPD se Kecamatan Dusel.

Baca Lainnya :
- Ketua Ansor Barsel Ajak Masyarakat Rajut Kerukunan Usai Berbeda Pilihan Di Pemilu0
- APINDO Ingatkan Jangan Sampai Ada Kartel Tender Pada PUPR Barito Selatan 0
- PT. BARITO RAJA BERKAH Bagikan Ratusan Karung Beras Untuk Korban Banjir Barito Selatan0
- Korban Terdampak Banjir di Barsel sudah mencapai 61.000 Jiwa0
- Banjir di Barsel Meluas, Pemerintah daerah Tetapkan Status Tanggap Darurat0
Pj. Bupati H. Deddy Winarwan ketika memberikan sambutan
Dalam pidatonya, Pj. Bupati menerangkan, tujuan utama dari Musrenbang itu adalah untuk membahas usulan rencana kerja pembangunan Desa/Kelurahan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang bersangkutan, dan menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang belum tercakup dalam prioritas pembangunan Desa.
Serta, lanjutnya, menyepakati pengelompokkan kegiatan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan yang bersangkutan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah.
"Sehingga mencapai perencanaan pembangunan yang optimal dengan menggabungkan berbagai aspirasi masyarakat melalui Musrenbang dengan melibatkan berbagai pihak," terang Pj. Bupati.
Ia menuturkan, walaupun secara umum harus diakui bahwa banyak kendala yang akan ditemui dalam penetapan program pembangunan prioritas, seperti tingkat kesenjangan antara anggaran yang tersedia dengan kebutuhan pemabangunan itu sendiri.
"Untuk menyikapi ini, maka kita perlu melakukan penajaman perencanaan yang terukur untuk memenuhi tuntutan pembangunan prioritas di setiap Kecamatan melalui Musrenbang ini," tutur pria yang akrab disapa pak Deddy itu.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil kunjungan kerja ke 71 Desa dari 86 Desa yang ada di Kabupaten Barsel menjadi data tambahan untuk tim RKPD pemerintah daerah setempat untuk bersama-sama memilih dan menyepakati kegiatan-kegiatan pembangunan prioritas yang ada di Desa-Desa tersebut.
"Meskipun APBD Kabupaten Barsel terbatas, kita akan tetap pilih skala prioritas yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan, salah satu fokus pembangunan dalan pembahasan Musrenbang RKPD tahun 2025 tersebut adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barsel menargetkan 2,9 persen, sedangkan untuk peningkantan SDM melalui Indek Pembangunan Manusia (IPM) targetkan 70,40 persen.
Ditambahkannya bahwa untuk mencapai indikator itu, pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada investor-investor untuk menanamkan modalnya di Barsel dan meningkatkan potensi UMKM guna menggerakkan roda prekonomian, serta meningkatkan potensi di masing-masing Desa, baik dalam bidang wisata, perikanan, dan pertanian.
"Untuk peningkatan IPM, kita memastikan anak-anak kita, mulai dari PAUD/TK, SD dan SMP dapat mengikuti pendidikan secara gratis, ini perlu upaya, kerja keras dan dukungan dari semua pihak melalui sinergritas, sinkronisasi serta harmonisasi program kegiatan pembangunan baik dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan maupun pengendalian, sehingga semua yang kita targetkan dapat tercapai," kata H. Deddy Winarwan. (Adv)
Jul
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















