- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Meresahkan ! Oknum ASN di Seruyan Jadi Korban VCS
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Illustrasi vcs
potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Bidang humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) sering kali mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar jangan melakukan video call sex (VCS) dengan siapapun, apalagi dengan orang yang baru dikenal di dunia maya.
Namun masih saja ada masyarakat yang melakukannya, lalu menjadi korban pemerasan karena video syurnya diancam akan disebarkan.
Hal yang tidak patut untuk dicontoh ini juga menimpa WD (53) seorang oknum Aparatur Sipil Pemerintah (ASN) di Kabupaten Seruyan, Kalteng.
Baca Lainnya :
- Wagub Kalteng Edy Pratowo Hadiri Peringatan Hari Koperasi Ke-76 Tahun 20230
- Atas nama Gubernur Kalteng, Wagub Lantik dan Ambil Sumpah Pejabat di Lingkungan Pemprov Kalteng0
- Wagub Kalteng Pimpin Rapat TEPRA Triwulan II Provinsi dan Kabupaten/Kota 0
- Sekda Kalteng Lepas Keberangkatan PORNAS KORPRI Kalteng ke Semarang 0
- Dislutkan Provinsi Kalteng Dukung Unit Pengolahan Ikan Skala Mikro Terintegrasi di Kalteng0
"Awalnya WD berkenalan dengan pelaku di akun facebook, dengan foto profilnya perempuan cantik pakai hijab. Kemudian saling bertukar nomor whatsapp," ungkap Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.I.K., M.Si dalam rilisnya, Rabu (13/7/2023) pagi.
Setelah itu, WD yang sudah punya anak dan istri tersebut mengajak pelaku VCS dan sialnya tanpa sepengetahuan WD aksinya direkam oleh pelaku.
"Pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada WD kalau tidak videonya akan disebarkan ke keluarga dan teman-temannya di facebook," urainya.
Untungnya pelaku segera melaporkan hal tersebut ke Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng H. Shamsudin, S.HI., M.H atau Cak Sam.
"Hasil dari profilling tim kami, ternyata akun facebook tersebut adalah akun palsu dengan menggunakan foto orang lain sebagai foto profil akunnya," tambahnya.
Pelaku akhirmya mengakui kesalahannya dan bersedia menghapus video syur korban serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi.(red)
RT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















