- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Menteri Perdagangan di Dampingi Walikota Palangka Raya Tinjau Pasar Besar
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Zulkifli Hasan didampingi Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin ketika meninjau Pasar Besar
POTRETKALTENG.COM - PALANGKA RAYA – Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia Zulkifli Hasan meninjau harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Palangka Raya, Sabtu (3/6/2023).
Dalam peninjauan ini Mendag didampingi Sekda Provinsi Kalteng Nuryakin, Wali Kota Palangka Raya Farid Naparin, Sekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemko setempat.
Sejumlah harga kebutuhan pokok tidak luput dari pantauan Mendag seperti ayam potong, beras, telur maupun minyak goreng.
Baca Lainnya :
- Masuki Musim Panas, Lurah Pahandut Tinjau Lokasi Titik Air di Lingkungan Pasar Besar0
- Wagub Kalteng Lepas Jamaah Haji Kalteng Kloter 3 Tahun 1444 H/2023 M0
- Bersama Forkopimda, Pemprov Kalteng ikuti Upacara Harlah Pancasila 1 Juni Secara Virtual0
- Sekda Kalteng H. Nuryakin Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di SMA/ SMK Se Kota Palangka Raya0
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Fairid: Perkokoh Nilai-nilai Pancasila Di tengah Globalisasi0
Dari hasil pantauan, ketersediaan kebutuan pokok masih mencukupi dengan harga relatif stabil kecuali harga ayam potong mengalami kenaikan. Di pasaran ayam potong dijual dengan harga berkisar Rp47 rb hingga Rp49 ribu per kg.
Mendag RI menuturkan menanggapi Kenaikan harga ayam potong ini pihaknya akan segera menuntaskan permasalahannya agar dapat kembali dengan normal.
“Sambil pelan-pelan akan kita urus, sehingga harga ayam potong agar normal kembali tapi saya kira satu bulan ini kita kasih kesempatan,” tuturnya
Mengenai penyebab kenaikan harga ayam potong masih akan kita kaji apakah disebabkan kenaikan harga pakan, transportasi, atau logistik pengirimannya.
“Nanti kita lihat apakah harga pakan tinggi kenapa, apakah transportasi nya karena di Jawa ayam masih di bawah Rp40 ribu per kg,” tambahnya.(red)
Mediacenter
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















