- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Membanggakan Kalteng, Rizky Amalia Raih Gelar Doktor di Usia 29 Tahun
Oleh : Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Dr.Rizky Amelia, S.H, M.H
Potretkalteng.com - PALANGKARAYA - Dr Rizky Amalia, S.H, M.H merupakan seorang perempuan muda perintis dari tanah Kalimantan Tengah (Kalteng) yang telah mengukir sejarah baru dengan meraih gelar Doktor dalam ilmu hukum pada usia yang begitu muda.
Rizky Amalia Lahir di Palangkaraya pada 1 April 1995, Rizky adalah anak bungsu dari Ida Mustika S.E., M.T. Merupakan perempuan yang aktif di dunia organisasi.
Baca Lainnya :
- Sirkuit SG 1973 Sukses Melaksanakan UCI MTB Eliminator World Champhionship 2024 yang Ke-3 Kalinya0
- Jaga Keutuhan Bangsa, Bambang Purwanto Perkuat Pemahaman Masyarakat Tentang 4 Pilar Bangsa0
- Ketua Umum KONI Kalteng Dukung Penuh Penyelenggaraan UCI MTB Eliminator World Cup 20240
- Jaga Keutuhan Bangsa, Bambang Purwanto Perkuat Pemahaman Masyarakat Tentang 4 Pilar Kebangsaan 0
- Pj. Bupati Barsel Hadiri Pembukaan Kalteng Ekspo 2024 di Palangka Raya0
Keberhasilannya ini bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, namun juga menjadi inspirasi bagi banyak pemuda Kalimantan Tengah untuk mengejar mimpi setinggi langit.
Perjalanan akademik Rizky dimulai di Kota Palangkaraya, di mana dia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum pada tahun 2019. Namun, semangatnya yang tak kenal lelah mendorongnya untuk terus mengejar ilmu di tingkat yang lebih tinggi.
Dia melanjutkan pendidikan Magister ilmu hukum di salah satu universitas negeri Kalimantan Selatan sebelum memutuskan untuk mengejar gelar Doktor di Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Perjalanan menuju gelar Doktor tidaklah mudah. Rizky dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk perpindahan universitas dari faktor pekerjaan.
Namun, ketekunan dan kegigihan hatinya tidak pernah pudar. Pekerjaannya sebagai Legal Corporate, pengalaman sebagai Tenaga Ahli DPR RI, pengabdian sebagai Dosen di STIH IBLAM Jakarta, dan profesi sebagai Advocate telah membentuknya menjadi individu yang tangguh dan berpengetahuan luas.
Pada hari Jumat, 17 Mei 2024, Rizky akhirnya berhasil menyelesaikan ujian promosi doktoralnya dengan gemilang. Para anggota dewan penguji yang terdiri dari tokoh-tokoh ternama dalam bidangnya menyaksikan momen bersejarah ini. Prof. Gerrit Hendrik Addink dari Utrecht University, Netherlands, Prof. Alisher Umirdinov dari Nagoya University, serta Prof. H. Gunarto S.H., S.E., Akt., M.Hum selaku Rektor Universitas Islam Sultan Agung dan Prof. Dr. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, M.Hum., adalah beberapa di antara mereka yang memberikan penghargaan atas prestasi luar biasa Rizky.
Selain itu, Prof. Dr. Hj. Anis Mashdurohatun, SH., M. Hum, dan Lathifah Hanim, SH, M.Hum, M.Kn., sebagai promotor dan co-promotor, telah memberikan bimbingan dan dukungan yang tak tergantikan selama perjalanan Rizky menuju gelar Doktor.
Judul penelitian Rizky, "Rekonstruksi Regulasi Perlindungan Hukum Nasabah Asuransi Jiwa Terhadap Gagal Bayar Asuransi Berbasis Kepastian Hukum yang Berkeadilan", mencerminkan ketertarikannya dalam isu-isu perlindungan hukum yang sangat relevan dalam masyarakat modern saat ini.
Prestasinya diukur dengan nilai 3,92 Summa Cumlaude, menjadi bukti nyata dari kegigihan, keuletan, dan kecerdasannya Dengan pencapaian ini, Rizky Amalia tidak hanya mengukir namanya dalam sejarah pendidikan di Kalimantan Tengah, namun juga membuka pintu bagi generasi muda untuk mengejar impian mereka dengan tekad yang kuat dan keyakinan yang teguh.
Rizky Amalia dalam pesannya mengajaj untuk anak muda Kalimantan Tengah untuk jangan pernah berhenti untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan mengejar impianmu.
"Setiap langkah kecil yang kamu ambil akan membawa kamu lebih dekat kepada kesuksesan. Beranilah bermimpi besar, dan tetaplah berusaha untuk mewujudkannya"ungkapnya.
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















