- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Masyarakat Kapuas Tengah Dukung Wiyatno Menjadi Bupati Kapuas
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Wiyatno
Potretkalteng.com - KAPUAS - Tidak lama lagi kabupaten Kapuas akan menghadapi Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (PEMILU) 2024, Ini merupakan waktu dimana semua elemen masyarakat akan menentukan sebuah pilihan yg mengarah kepada masa depan Kapuas.
Kita diberi hak sepenuhnya oleh Undang Undang PEMILU untuk menentukan pilihan kepada para Calon wakil kita yg akan duduk di DPRD Provinsi Kalimantan Tengah(Kalteng).

Baca Lainnya :
- Bambang Purwanto Bagikan Alsintan Gratis, Dorong Minat Bertani Generasi Muda Yang Mulai Menurun0
- DPRD Kapuas Mendukung Langkah BPP Kecamatan Kapuas Timur0
- DPRD Kapuas Dorong Pertumbuhan Ekonomi melalui Penguatan Program di SKPD0
- Sinergitas Pemkab Kapuas dan TNI Dalam Menjaga NKRI0
- Pj Bupati Kapuas Tinjau Kondisi Harga Komoditi Pangan di Pasar0
Tokoh Aliansi Masyarakat Adat, Yawaisma
YAWAISMA sebagai aktivis masyarakat Adat Nusantara ( AMAN ), yang juga ikut terlibat langsung dalam kegiatan Aksi Demo Masyarakat penambang rakyat kecil atau lazim disebut penyedotan emas pada tgl 10 Agustus 2022 silam mengungkapkan bahwa ia melihat ada seorang tokoh yang saat ini berani mendengar Tuntutan para penyedot SE Kalimatan Tengah pada saat itu.
"Dan Pak Wiranto yang juga berani menandatangani perjanjian dengan perwakilan Aksi Demo utk tidak lagi ada Tim razia dari kepolisian Daerah yg di luar batas kewajaran, setidaknya dgn perjanjian itu Razia PETI tidak seperti yg sudah sudah"ungkapnya.
Menurut Yawasima, masyarakat pedalaman Kalimantan Tengah hampir 70% menggantungkan hidupnya di tambang emas dan zirkon atau puya.
"Maka dengan ini saya Yawaisma dgn kerendahan hati dan tidak punya kepentingan politik dibalik ini semua untuk mengajak masyarakat di jalur Kapuas, Kahayan mari kita bulatkan pilihan kita kepada Calon wakil kita yg berani dan mau mendengarkan serta menyampaikan Aspirasi kita masyarakat pedalaman kepada Wiyatno"ungkapnya.(red)
RT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















