- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Korban Keracunan Pasca Haulan Di Handil Rigei Desa Saka Lagon Sebagian Dirawat Di Rumah Sakit
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : salah satu korban yang diduga mengalami keracunan
Potretkalteng.com - Kuala Kapuas - Ratusan korban Keracunan yang dialami warga Handel Rigei Rt 10, Desa Saka Lagon, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas dalam rangka selamatan Haulan Memperingati 1 tahun Alm Armain.
Kegiatan Haulan dirumah Alm tersebut pada umumnya seusai acara selaku tuan rumah Telah menyediakan santapan yang disajikan sebagai hidangan tersedia untuk santapan para tamu dalam kegiatan haulan dirumah keluarga Alm Armain pada hari Kamis (9/2/2023).
Diketahui pasca kejadian dari beberapa warga usai menghadiri Haulan setelah menyantap hidangan pulang kerumah Merasakan sakit pada bagian perut dan muntah-muntah.
Baca Lainnya :
- 105 Orang Warga Handel Rigai Desa Saka Lagun Terindikasi Keracunan0
- Jadi Lintas Antar Provinsi, Dishub Kapuas Usulkan Rambu ke Balai Perhubungan Provinsi Kalteng0
- Pisah Pamit, Danrem 102/PJG Kalteng Kunjungi Kodim 1011/KLK Kapuas0
- Dinas Perhubungan Kapuas Siapkan SDM Sesuai SOTK Terbaru0
- Sekda Kapuas Sambut Langsung Kunjungan Wakapolda Kalteng0
Salah satu korban Hatipah Tunnisa 15 tahun yang diduga salah satu korban keracunan dari acara Haulan keluarga Alm Armain hingga saat ini masih terbaring lesu disalah satu ruang perawatan Mawar RSUD Kapuas (12/2/2023).
Dari keterangan dihimpun media Potret Kalteng dari bersangkutan yang masih dirawat di rumah sakit dengan terbata- bata dapat disampaikan nya" Ketika itu saya menyantap makanan Nasi Putih dengan Lauk Ikan Opor Ayam Kuning, setelah menyantap makanan tersebut tidak beberapa lama saya merasakan sakit pada bagian perut, Ujarnya.(red)
Heryadie
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















