- DPD GMNI Kalteng Serukan Sikap Kritis dan Objektif Hadapi Dinamika Nasional
- DPMPTSP Kalteng Perkuat Pemahaman Regulasi Perizinan untuk Dorong Investasi Daerah
- Fairid Naparin Ajak Warga Perkuat Kolaborasi di HUT ke-61 Pemkot Palangka Raya
- Diduga Serobot Lahan 18 Hektar, Ahli Waris Somasi PT Bumi Agro Makmur di Barito Selatan
- Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
- RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
- Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
- KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
- Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
- Momentum Tahun Baru Islam 1448 H, Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Masyarakat Perkuat S
Ketua Srikandi LSR LPMT : Jangan Terprovokasi Terkait Pernyataan GSJT Terhadap Gubernur Kalteng

Keterangan Gambar : Keterangan Foto 1.Ketua Srikandi bersama Suami
Baca Lainnya :
- Kasus Kecelakaan Tongkang vs Taksi Air di Sungai Barito, Kuasa Hukum Pertanyakan Penetapan Tersangka0
- Suasana Inklusif Warnai Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Aula Telkom Palangka Raya0
- Bupati Kapuas HM Wiyatno Dikukuhkan Sebagai Waketum Apkasi 0
- Pemkab Kapuas dan Kejari Ambil Alih Aset Eks Terminal 0
- Tiga Taekwondoin Kabupaten Kapuas Raih Medali Perunggu di Ajang Internasional Championship Cadet an0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM, Buntut dari pernyataan segelintir Oknum sopir truk yang mengoperasikan kendaraan dengan muatan berlebih (Over Dimension Over Loading) atau melanggar batas dimensi kendaraan yang ditetapkan oleh peraturan. ODOL adalah singkatan dari Over Dimension Over Loading.
Para supir yang tergabung dalam Gerakan Supir Jawa Timur ( GSJT ) yang menyatakan bahwa ada diskriminasi terhadap mereka yang dilakukan oleh Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran
Memancing reaksi dan pro kontra dari berbagai pihak yang hampir semuanya menganggap pernyataan dari GSJT yang bisa melukai perasaan masyarakat Dayak dan masyarakat Kalteng pada umumnya.
Menanggapi hal tersebut ketua Srikandi LSR LPMT Kalteng Annizya Agatisansyah angkat bicara
" Saya meminta kepada semua masyarakat Jawa khususnya masyarakat Jawa Timur yang berdomisili di Kalteng untuk tidak terprovokasi dengan pernyataan GSJT tersebut" ujarnya Minggu 20 Juli 2025.
Annizya yang berasal dari Jawa Tengah ini menambahkan bahwa jangan karena pernyataan sepihak dan tidak benar dari GSJT bisa membuat suasana tidak kondusif dan cendrung memancing SARA
" Saya sudah 20 tahun lebih hidup di Kalteng dan Suami saya orang asli Dayak dan anak anak saya lahir di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila dan semua keluarga saya bisa bekerja dan hidup damai di Kalteng yang kita cintai ini " ucapnya.
Ia menegaskan kita sebagai masyarakat dari jawa yang tidak dianggap sebagai pendatang dan diterima sebagai bagian dari Kalteng sudah kewajiban kita mendukung Pemprov, Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo yang menegakkan aturan demi kemajuan pembangunan di Kalteng
" Karena bukan rahasia umum lagi kalau diduga ada oknum supir ODOL yang awalnya membawa muatan sayur namun pulang membawa muatan kayu mungkin karena hal hal tersebut lah Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran turun langsung dan melakukan tindakan tegas terhadap semua supir ODOL dan bukan hanya dari Jawa Timur saja yang selama ini membuat jalan rusak dan membahayakan pengguna jalan yang lain" ucap istri Ketua Umum LSR LPMT Kalteng.
" Kami masyarakat Jawa yang sudah mencari nafkah dan hidup damai di Kalteng sesuai falsafah huma betang sangat menentang siapapun pihak atau oknum yang mengatasnamakan jawa yang ingin menganggu program pembangunan Pemprov, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dan Wagub Kalteng Edy Pratowo dan Institusi TNI, POLRI, ingat pepatah leluhur kita sebagai orang jawa DESA MAWA CARA, NEGARA MAWA TATA atau Desa Punya Adat Istiadat dan negara punya atuaran dan kurang lebih sama dengan pepatah Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung " Himbaunya
" Pernyataan keras saya terhadap GSJT untuk segera meminta maaf kepada Gubernur Kalteng Bapak Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Bapak Edy Pratowo dan segera mengklarifikasi dan meminta maaf kepada kami masyarakat Kalteng yang mencintai para pemimpinnya dan selalu mendukung program Kalteng Semakin Berkah " pungkasnya.
( AULIA)
Berita Utama
-
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
Zoominar Sosialisasi Csd e-Learning Bahas Kebebasan Sipil dan Investasi Berkelanjutan di Kalimantan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar Zoominar Civil Society and Democracy (CSD) bertajuk “Relasi Kebebasan . . .
-
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
KSPSI Kalteng Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih, Soroti Pemangkasan Dana Daerah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan sikap tegas menolak kelanjutan . . .
-
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
Perkumpulan Pemuda Nusantara Soroti Realisasi Anggaran Pendidikan dan Program Rumah Guru di Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Perkumpulan Pemuda Nusantara melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka . . .
-
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
Ribuan Warga Padati Pawai 1 Muharram 1448 H, Syiar Islam Semarak di Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ribuan peserta dari berbagai kalangan memadati ruas jalan Kota Kuala Kapuas dalam Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang . . .
-
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
RDP PETI Ditunda Tanpa Surat Resmi, PEWARTA Kritik Keras Kinerja Administrasi Sekwan DPRD Barito Uta
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM — Rencana Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Barito Utara . . .

















