- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Kepala Bappedalitbang Buka Exit Meeting Penyampaian Hasil Evaluasi Akselerasi Penurunan Stunting BPK
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Kepala Bappedalitbang Prov. Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan sambutan
potretkalteng.com - PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Exit Meeting Penyampaian Hasil Evaluasi Akselerasi Penurunan Stunting Dari Dinas/Lembaga dalam Struktur Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan secara hybrid, Jumat (7/6/2024) bertempat di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalimantan Tengah selaku Wakil Ketua I Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, mewakili Wakil Gubernur selaku Ketua TPPS Prov. Kalteng membacakan sambutan sekaligus membuka Exit Meeting Evaluasi Akselerasi Penurunan Stunting Prov. Kalteng tahun 2024 secara hybrid dari Ruang Rapat Kepala Bappedalitbang melalui zoom meeting.
Dalam sambutannya, Leonard menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengucapkan terima kasih pada tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang telah melaksanakan kegiatan evaluasi Akselerasi Penurunan Stunting di Provinsi Kalimantan Tengah.
Baca Lainnya :
- Sekretaris DPRD Kalteng Pajarudinnoor Buka Pasar Murah di Mendawai Bawah Kota Palangka Raya 0
- Pemprov Kalteng Salurkan 1000 Paket di Pasar Murah di Kelurahan Pahandut Seberang0
- Disdagperin Kalteng Terima Kunjungan Tim Peneliti Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB0
- Pemprov Kalteng Salurkan 1000 Paket Sembako pada Pasar Murah di Dermaga Flamboyan Kota Palangka Raya0
- Gubernur Kalteng Buka Pasar Murah di Pelabuhan Rambang Kelurahan Pahandut0
“Hasil Evaluasi yang disampaikan selanjutnya akan dipergunakan sebagai acuan pemerintah provinsi untuk merumuskan kegiatan-kegiatan percepatan penurunan stunting dengan melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah dan instansi lintas sektor yang tergabung dalam TPPS Prov. Kalteng,” ungkapnya.(adv)
MmcKalteng
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















