- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Kendalikan Inflasi Daerah, Gubernur Kalteng Ancam Cabut Izin Agen LPG Nakal
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran memimpin rapat koordinasi penanganan dan pengendalian inflasi
Potretkalteng.com - Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran memimpin langsung rapat koordinasi penanganan dan pengendalian inflasi di Kalteng, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (7/10/2022). Rapat ini juga mengundang Poktan/Gapoktan/Pelaku Usaha/Penggilingan Padi/Perberasan Sentra Produksi se-Kalteng.
Gubernur Sugianto Sabran mengatakan inflasi yang terjadi di belahan dunia termasuk Indonesia disebabkan berbagai hal yang sangat kompleks, disamping kondisi pandemi COVID-19 dan juga kedaan global.
"Di Kalimantan Tengah cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi mengakibatkan gagal panen padi dan juga hama penyakit, itu menjadi salah satu penyebab inflasi beras di Kalimantan Tengah," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Breaking News, Polri Tetapkan 6 Tersangka Dalam Tragedi Kanjuruhan0
- Putra Kalimantan Pimpin Pengucapan Sapta Marga di Tanah Papua0
- Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 35 Saksi dari Internal Maupun Eksternal 0
- Sinegritas TNI-Polri Dalam HUT TNI ke-77, Rombongan Polresta Palangka Raya Berikan Surprise 0
- Karo Organisasi, Lilis Suriani:Penelitian Pengembangan untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi di Kalteng0
Sugianto juga menyatakan bahwa pihaknya sudah berupaya menangani inflasi secara masif terhadap komoditas-komoditas yang dianggap ada lonjakan kenaikan harga barang.
"Saya minta untuk jangka pendek, amankan stok beras karena itu sangat penting," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo mengungkapkan bahwa langkah-langkah yang akan diambil nantinya akan sangat menentukan apakah kita bisa mengendalikan inflasi ini hingga akhir tahun 2022.
"Kami juga berkeinginan agar gerakan ini kita lakukan secara masif bersama dengan melibatkan kabupaten/kota. Kendatipun dalam pelaksanaan penilaian terhadap inflasi itu terjadi di Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kotawaringin Timur, angka-angka kenaikan dari inflasi berkenaan dengan sektor pangan ini tidak hanya disumbangkan oleh Palangka Raya dan Sampit saja, tetapi juga kabupaten lainnya," jelasnya.
Wagub berharap semua stakeholder terkait terus berupaya untuk menekan inflasi di Kalteng, terlebih dalam menyambut Natal dan Tahun Baru (nataru). "Jangan sampai kita sudah inflasi, stok bahan pokok juga tidak ada di tengah masyarakat kita, andaikan ada harganya sangat mahal dan sulit dijangkau," pungkasnya.
Ketika diwawancarai usai rapat penanganan inflasi, Gubernur Sugianto Sabran meminta agar Bupati/Wali Kota, khususnya Wali Kota Palangka Raya dan Bupati Kotawaringin Timur untuk tetap berada di Kalteng dan menangani inflasi ini dengan serius.
"Selain pangan, ada gas LPG yang menjadi penyumbang terbesar inflasi. Kita nanti akan cabut izin agen nakal yang menjual gas LPG 3 kilogram diatas HET 22 ribu, agar memberikan efek jera," tuturnya.
Sugianto juga mengajak masyarakat Kalteng untuk bertani secara mandiri, agar Kalteng bisa menghasilkan pangan sendiri sehingga angka inflasi bisa ditekan.
Turut hadir Anggota TPID dan Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait, Kepala BPS Prov. Kalteng Eko Marsoro, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Magfur, dan perwakilan Kadivre Bulog. (Red)
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















