- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Kecamatan Jekan Raya Rawan Terjadi Karhutla
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Petugas gabungan ketika menyimulasikan siaga karhutla
Potretkalteng.com -PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, mencatat ada empat kecamatan di wilayah Kota Palangka Raya yang selama ini kerap terjadi peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menyebut keempat kecamatan itu antara lain Kecamatan Jekan Raya, Sabangau, Bukit Batu dan Kecamatan Pahadut.
“Keempat wilayah kecamatan di Kota Palangka Raya ini, terus menjadi perhatian kami dalam hal pengendalian dan pencegahan karhutla,” ungkap Emi, Rabu (10/5/2023).
Baca Lainnya :
- Janda Asal Aceh Raib 15 Juta Oleh Polisi Gadungan0
- Wagub Kalteng Harapkan Raperda yang Belum Ditetapkan Dapat Dirampungkan Segera 0
- Peringati Hari Jadi ke-66, Pemprov Kalteng Laksanakan Upacara di Taman Makam Pahlawan0
- Sekda Kalteng Pimpin Upacara Ziarah di Taman Makam Pahlawan0
- Sekda Kalteng : Rangkaian Hari Jadi ke-66 Kalteng Harus Mampu Gerakkan Perekonomian0
Dilanjutkan Emi, bila berkaca dari peristiwa karhutla yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, maka Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah yang paling rawan potensi karhutla di Kota Palangka Raya.
“Apabila diurutkan, maka Kecamatan Jekan Raya berada pada posisi pertama, kemudian Sabangau berikutnya Bukit Batu, Pahandut dan terakhir Kecamatan Rakumpit,” sebutnya.
Perlu diketahui sambung Emi, dalam perkembangan pengendalian karhutla pada beberapa hari terakhir ini, telah tercatat ada dua peristiwa karhutla di Kota Palangka Raya, dan telah dilakukan pemadaman oleh tim gabungan seperti TSAK, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, BPBD dan pihak terkait lainnya.
“Wali kota telah menetapkan Kota Palangka Raya status siaga bencana karhutla. Seiring itu pula personel gabungan terus kami intensifkan melakukan patroli dan deteksi dini di daerah rawan karhutla. Termasuk mengoptimalkan sosialisasi kewaspadaan karhutla kepada masyarakat,” pungkas Emi.(red)
Mediacenter
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















