- Cat Jalan Biru di Palangka Raya Mengelupas, GAPURA Desak Transparansi Anggaran PUPR Kalteng
- Fraksi-Fraksi DPRD Palangka Raya Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Bencana
- Raperda Pengurangan Risiko Bencana Kembali Dibahas DPRD Palangka Raya
- Jawaban Wali Kota atas Pandangan Fraksi Jadi Agenda Rapur DPRD
- DPRD Palangka Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Jawaban Wali Kota
- Pasar Ramadan Diharapkan Jadi Sarana Ekonomi dan Kebersamaan Masyarakat
- DPRD Palangka Raya Minta Pengawasan Pasar Ramadan Diperkuat
- Ketua DPRD Dorong Pemerintah Jaga Ketertiban Pasar Ramadan di Palangka Raya
- Raperda Pengurangan Risiko Bencana Masuki Tahap Pembahasan Pansus DPRD
- DPRD Palangka Raya Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda Pengurangan Risiko Bencana
Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru, Ayah Korban Justru Dilaporkan ke Polisi

BANJARBARU, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa SMP di Banjarbaru, Kalimantan Selatan menjadi perhatian publik setelah ayah korban justru dilaporkan ke polisi oleh orang tua terduga pelaku. Korban berinisial RZM (14) disebut mengalami trauma hingga harus pindah sekolah dan menjalani pengobatan rutin ke psikiater.
Baca Lainnya :
- Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling0
- Pendidikan Politik dan Musancab Jadi Momentum Konsolidasi PDI Perjuangan Kapuas0
- PDI Perjuangan Kapuas Gelar Musancab dan Kukuhkan Pengurus PAC0
- Jamuan Hasupa Hasundau Warnai Pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng 20260
- Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling0
Ibu korban, Hafizah Meirida mengatakan laporan terhadap suaminya dibuat pada November 2025. Sang ayah kemudian memenuhi panggilan pemeriksaan di Unit PPA Polres Banjarbaru pada Desember 2025 terkait dugaan intimidasi terhadap terduga pelaku bullying.
Menurut pihak keluarga, ayah korban hanya meminta agar terduga pelaku berhenti menghina anaknya saat bertemu di jalan. Namun, tindakan tersebut disebut berujung pada laporan kepolisian yang kini masih berproses.
“Kami merasa bingung karena anak kami yang menjadi korban justru keluarga kami yang diproses,” ujar Hafizah kepada wartawan.
Kuasa hukum keluarga korban menyatakan pihaknya telah membuat laporan balik ke Polda Kalimantan Selatan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan adil dan memberikan perlindungan terhadap korban perundungan.
Zr
Berita Utama
-
Cat Jalan Biru di Palangka Raya Mengelupas, GAPURA Desak Transparansi Anggaran PUPR Kalteng
Cat Jalan Biru di Palangka Raya Mengelupas, GAPURA Desak Transparansi Anggaran PUPR Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Kondisi pengecatan jalur sepeda dan pembatas jalan di sejumlah kawasan protokol Kota Palangka Raya mulai menuai sorotan. Gerakan . . .
-
Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru, Ayah Korban Justru Dilaporkan ke Polisi
Kasus Dugaan Bullying di Banjarbaru, Ayah Korban Justru Dilaporkan ke Polisi
BANJARBARU, POTRETKALTENG.COM – Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswa SMP di Banjarbaru, Kalimantan Selatan menjadi perhatian publik setelah ayah korban . . .
-
Pesona Eksotik Budaya Dayak Memukau di Festival Budaya Isen Mulang 2026
Pesona Eksotik Budaya Dayak Memukau di Festival Budaya Isen Mulang 2026
PALANGKA RAYA, POTRET KALTENG.COM– Suasana di Bundaran Talawang, Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah . . .
-
Meriah! Gubernur Agustiar Sabran Buka FBIM 2026
Meriah! Gubernur Agustiar Sabran Buka FBIM 2026
PALANGKA RAYA, POTRERKALTENG.COM– Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran didampingi Ketua TP-PKK, Aisyah Thisia Agustiar Sabran secara resmi membuka Festival . . .
-
Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling
Gubernur Agustiar Sabran Buka Kejurnas Adventure Offroad Putaran II di Tangkiling
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), secara resmi membuka . . .
















