Cat Jalan Biru di Palangka Raya Mengelupas, GAPURA Desak Transparansi Anggaran PUPR Kalteng

Potret kalteng 18 Mei 2026, 10:56:26 WIB Palangka Raya
Cat Jalan Biru di Palangka Raya Mengelupas, GAPURA Desak Transparansi Anggaran PUPR Kalteng

Keterangan Gambar : Ketua Gerakan Pemuda Untuk Rakyat (GAPURA) , Aris





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — Kondisi pengecatan jalur sepeda dan pembatas jalan di sejumlah kawasan protokol Kota Palangka Raya mulai menuai sorotan. Gerakan Pemuda Untuk Rakyat (GAPURA) menilai, adanya kerusakan dan pengelupasan cat di beberapa titik mencerminkan lemahnya kualitas pengerjaan proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran publik.


Berdasarkan pantauan di lapangan, cat jalur sepeda di kawasan protokol terlihat mulai memudar dan terkelupas, meskipun pengerjaannya terhitung belum berlangsung lama.


Ketua GAPURA, Aris, menyampaikan kritik keras terkait proyek tersebut. Ia menilai pengerjaan di lapangan terkesan lebih mengedepankan estetika instan ketimbang kualitas dan daya tahan jangka panjang.


“Pengecatan pembatas jalan bukan hanya salah prioritas, tetapi juga menjadi simbol proyek yang terkesan asal-asalan. Belum lagi hitungan bulan, masyarakat sudah melihat cat terkelupas di berbagai sudut jalan. Ini menunjukkan bahwa kualitas pengerjaan patut dipertanyakan,” ujar Aris saat memberikan keterangan kepada media.


Selain masalah kualitas fisik, Aris juga mempertanyakan besaran anggaran yang dialokasikan untuk proyek tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi publik mengenai penggunaan APBD adalah hak masyarakat yang wajib dipenuhi pemerintah.


“Kami mempertanyakan, apakah anggaran sebesar itu memang hanya digunakan untuk pengecatan jalan? Jangan sampai anggaran rakyat dihabiskan untuk proyek estetika instan yang rapuh, sementara banyak persoalan infrastruktur utama yang lebih mendesak justru kurang perhatian,” tegasnya.


Menyikapi hal tersebut, GAPURA secara resmi meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut meliputi pengawasan lapangan, spesifikasi bahan yang digunakan, hingga transparansi proses tender.


Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendapatkan klarifikasi resmi terkait besaran anggaran, spesifikasi teknis, serta masa pemeliharaan (warranty) dari proyek pengecatan jalan tersebut.


RT







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment