- DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
- Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
- Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
- Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
- Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
- Cegah Pelanggaran Prajurit, Subdenpom XVIII/1-3 Kaimana Gelar Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Kembangkan Kasus Tambang Ilegal Kalimantan, Kapolri Perintahkan Bareskrim Sikat Habis Mafia TPPU Ema
- Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Galian, Tim SAR Lakukan Evakuasi
- DPD LSr LPMT Kapuas Salurkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan Budi Sejahtera, Wujud kepedulian untk an
Kasasi Ditolak, Wang Xiu Juan Dan Mahyudin Diputus Bersalah 3 Tahun Penjara.
Tim Redaksi
.jpeg)
Potretkalteng.com - Kasus perkara pemalsuan surat yang berlangsung sejak tahun 2019 antara PT TGM dengan Wang Xiu Juan alias Susi dan Mahyudin berakhir 10 Januari 2023 setelah Mahkamah Agung menolak kasasi para terdakwa. Kedua terdakwa diadili Pengadilan Negeri Palangkaraya sejak Maret 2022 dan telah mengajukan banding hingga kasasi. Akan tetapi upaya hukum keduanya kandas dan harus menjalani pidana penjara selama 3 tahun.
Perkara ini berawal dari penggunaan surat palsu yang dibuat oleh Mahyudin pada Juni 2019 setelah ia tidak lagi menjabat sebagai Direktur PT TGM. Hal ini kemudian dilaporkan manajemen PT TGM ke kepolisian sehingga proses hukum berjalan hingga keduanya diadili pada tahun 2022. Kedua terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan terus melakukan upaya hukum terhadap putusan pengadilan yang menjatuhkan vonis 3 tahun penjara. Segala upaya perlawanan termasuk menyewa pengacara bodong berinisial RW dan DH untuk mengganggu kepentingan PT TGM terus dilakukan termasuk menyebarkan fitnah dan hoax di media.
Indradi Thanos selaku Direktur PT TGM mengatakan bahwa akhir-akhir ini muncul berita-berita yang menyudutkan dirinya, padahal terhadap semua perkara ini sejak awal berjalan dalam koridor hukum melalui 3 tahap yaitu penyidikan, penuntutan, dan peradilan serta telah sesuai dengan fakta hukum, dasar hukum, dan bukti-bukti di persidangan.
Baca Lainnya :
- Pemeriksaan Kesehatan Tahap 1 Terhadap 376 Calon Jemaah Haji Asal Kapuas Selesai0
- Kunjungi Papua, Kapolri Akan Tambah Polda dan Personel di Wilayah Daerah Otonomi Baru. 0
- Ajukan Kasasi Ke Mahkamah Agung, Dua Terdakwa Pemalsuan Surat PT. TGM Ditolak0
- Dr. H. Junaidi Wakili Ketua STAI Serahkan Mahasiswa KKL STAI Kapuas Desa Anjir Sarapat Barat0
- Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng Terima Penghargaan Dari Kalteng Pos0
“ Saya mencermati dengan seksama perkembangan kasus ini khususnya beberapa bulan terakhir setelah adanya fitnah dan pencemaran nama baik saya di media yang diduga dilakukan oleh oknum pengacara pihak Susi. Namun akhirnya, kemarin Mahkamah Agung menolak kasasi mereka sehingga hal ini tidak perlu diperdebatkan lagi karena dengan ditolaknya kasasi Susi Dkk maka artinya putusan telah berkekuatan hukum tetap. Dengan adanya putusan kasasi ini, selanjutnya kami akan menempuh upaya hukum terhadap oknum pengacara yang beberapa waktu terakhir menyebarkan berita hoax. Saya juga telah memerintahkan tim legal untuk mengawal kasus ini.”papar Indradi Thanos.
Sementara itu secara terpisah, Onggo sebagai kuasa hukum PT TGM menyampaikan bahwa putusan kasasi mahkamah agung telah tepat dan Mahyudin Cs tentu harus tunduk pada putusan pengadilan tersebut. Menanggapi hal yang disampaikan oleh Indradi Thanos sebagai pimpinan PT TGM, Onggo menyampaikan akan segera menindaklanjuti arahan pimpinan PT TGM tersebut dan enggan memberikan keterangan rinci atas upaya hukum yang sedang ditempuh.
“ Kami mengapresiasi aparat penegak hukum yang telah memproses perkara ini hingga adanya putusan mahkamah agung yang menolak kasasi para terdakwa. Para terdakwa saat ini telah terbukti melakukan pemalsuan surat PT TGM tanpa bisa dibantah lagi. Selanjutnya setelah adanya putusan kasasi ini, kami akan memproses hukum oknum pengacara bodong berinisial RW dan DH termasuk pihak-pihak di belakang mereka yang terlibat atau menyuruh kedua pengacara bodong itu yang selama ini menyebarkan berita bohong. Mungkin mereka tidak paham kalau menyebarkan berita bohong itu ancaman pidananya 10 tahun”, tutup Onggowijaya sambil tersenyum.
Berita Utama
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .
-
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Jalan . . .
-
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan pemenuhan hak serta . . .
-
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI . . .

















