Karhutla di Kalteng Kian Terkendali, BPBD Perkuat 77 Poslap dan Gencarkan Edukasi Masyarakat

Potret kalteng 21 Sep 2025, 22:27:44 WIB PEMPROV KALTENG
Karhutla di Kalteng Kian Terkendali, BPBD Perkuat 77 Poslap dan Gencarkan Edukasi Masyarakat

Keterangan Gambar : Infografis Karhutla Kalimantan Tengah





Baca Lainnya :


PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat terus menunjukkan tren terkendali. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan melalui laman Sipongi, periode 1 Januari hingga 31 Agustus 2025, total luasan karhutla di Kalteng mencapai 1.353,73 hektare. Angka ini menempatkan Kalteng di urutan ke-21 nasional, dengan kontribusi hanya 0,63 persen dari total luasan karhutla nasional sebesar 213.984,20 hektare.


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalteng, Alpius Patanan, menyebutkan kondisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.


“Trennya semakin terkendali. Hal ini berkat pencegahan dan penanganan cepat yang dilakukan bersama TNI, Polri, Manggala Agni, hingga masyarakat,” ujarnya, Senin (15/9/2025).


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, menambahkan bahwa pengendalian karhutla tahun ini juga berdampak pada berkurangnya emisi karbon. Selama periode yang sama, emisi CO₂ akibat karhutla di Kalteng tercatat sekitar 195.697 ton CO₂e, atau hanya 1,04 persen dari total emisi nasional yang mencapai 18,76 juta ton CO₂e.


“Ini menunjukkan bahwa upaya mitigasi karhutla berjalan cukup efektif,” tegasnya.


Sebagai langkah strategis, BPBD Kalteng memperkuat koordinasi di lapangan melalui 77 Pos Komando Lapangan (Poslap) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Keberadaan Poslap menjadi wujud nyata komitmen Gubernur Kalimantan Tengah untuk mewujudkan “Kalteng Bebas Kabut Asap 2025.”


“Poslap ini adalah ujung tombak dalam deteksi dini, pemadaman cepat, hingga koordinasi lintas sektor,” lanjut Toyib.


Selain penguatan Poslap, BPBD juga terus menggencarkan edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla maupun bencana lainnya. Program yang dijalankan meliputi sosialisasi, pelatihan relawan, hingga simulasi penanggulangan bencana.


“Karhutla bukan hanya tugas pemerintah. Kesadaran kolektif masyarakat sangat penting agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melapor jika menemukan titik api,” pungkasnya.


Dengan sinergi berbagai pihak dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Kalimantan Tengah benar-benar dapat terbebas dari kabut asap pada tahun 2025.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment