- TP Posyandu Kapuas Ambil Peran dalam Lomba HUT Persit ke-80
- Sekda Kapuas Tekankan Kejelasan Lahan dalam Program Cetak Sawah
- Rapat Digelar Pemkab Kapuas Bahas PPKH untuk Kawasan Transmigrasi Lokal Ngaju Bersinar
- Bupati Kapuas Sambut Kunker Wakapolda Kalteng di Polres Kapuas Dorong Stabilitas Kamtibmas
- Pemkab Kapuas Optimalkan Lahan Cetak Sawah untuk Dukung Ketahanan Pangan
- Wakil Bupati Kapuas Pimpin Musrenbang RKPD 2027 di Kapuas Hulu
- Sekda Kapuas Kunker ke Desa Sei Bakut, Serap Aspirasi Warga
- Bupati dan Sekda Kapuas Audiensi dengan RSUD, Bahas Peningkatan Layanan
- Musrenbang Kecamatan Bataguh Bahas Prioritas Pembangunan Tahun 2027
- Bupati Kapuas Kunjungi Kemendagri, Bahas Percepatan Pembangunan Daerah
Gelar Tak Menjamin: S1 dan Diploma Catat Angka Pengangguran Tertinggi di Indonesia

Keterangan Gambar : Grafik Tingkat Pengangguran di Indonesia Tahun 2024 sumber BPS
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap tren mencemaskan dalam dunia ketenagakerjaan Indonesia: pengangguran terbuka tertinggi di tahun 2024 masih didominasi oleh lulusan pendidikan menengah atas dan perguruan tinggi, termasuk sarjana (S1) dan diploma.
Dalam periode Februari hingga Agustus 2024, lulusan SLTA Umum menyumbang lebih dari 2,2 juta pengangguran, disusul oleh lulusan SMK sebesar 1,84 juta orang. Namun yang tak kalah mencolok, gabungan lulusan universitas dan diploma juga mencatat lebih dari 1 juta pengangguran, dengan 842 ribu di antaranya berasal dari lulusan universitas dan 170 ribu dari lulusan akademi/diploma.
Baca Lainnya :
- Sekretaris DPD PDIP Kalteng Ajak Kader Dukung Pasangan Jimmy Carter – Inri Karawaheni di Barito Utar0
- DLH Prov. Kalteng Dorong Percepatan Rehabilitasi DAS oleh Pemegang IPPKH0
- DPRD Kalteng Siapkan Dukungan Pembangunan Infrastruktur dalam RDP dengan Bapperida0
- DPRD Kalteng Dorong Sinergi Antar Lembaga dalam Rencana Pembangunan 20250
- DPRD Provinsi Kalteng Bahas Pemantapan Program Tahun 2025 Bersama Bapperida0
Ironisnya, pengangguran dari lulusan perguruan tinggi ini melampaui jumlah pengangguran dari kelompok yang tidak menyelesaikan pendidikan dasar. Padahal, gelar akademik selama ini dipercaya sebagai tiket menuju kestabilan ekonomi.
“Ini bukti bahwa orientasi pendidikan kita belum sepenuhnya sinkron dengan kebutuhan riil dunia kerja,” ujar Dr. Wulan Pratiwi, peneliti kebijakan ketenagakerjaan dari UGM. Ia menekankan bahwa lulusan SMK, yang seharusnya siap pakai, justru terjebak dalam sistem pendidikan yang terlalu teknis namun minim pada pengembangan soft skill dan adaptabilitas.
Sementara itu, fenomena overqualification dan mismatch kompetensi terus menghantui lulusan S1 dan diploma. Banyak lulusan bekerja di luar bidangnya atau menganggur karena kurangnya lowongan yang sesuai.
Di tengah transisi digital dan pergeseran ekonomi pascapandemi, sektor padat karya menyusut sementara sektor teknologi belum cukup menyerap tenaga kerja secara luas dan merata.
Andi Kusnadi , Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda (APIM), menilai perlunya perombakan kebijakan pendidikan: “Tanpa reformasi kurikulum dan keterlibatan aktif dari industri, kita hanya mencetak pengangguran yang lebih berpendidikan.”
Laporan ini menjadi alarm keras bagi para pembuat kebijakan: tinggi pendidikan tidak menjamin tinggi peluang kerja, terutama bila tidak dibarengi dengan relevansi kurikulum, pelatihan kerja, dan koneksi nyata dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.
ET
Berita Utama
-
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
Wakil Bupati Dodo Tinjau Tes Urine Calon Paskibraka Kapuas, Pastikan Bebas Narkoba
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melakukan langkah preventif serius dengan . . .
-
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
Aktivitas Tambang Ilegal Ditertibkan, Tripika Pasang Police Line di Sei Hanyo Demi Keselamatan Infra
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Unsur Tripika Kecamatan Kapuas Hulu menghentikan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sekitar Jembatan Sei Hanyo karena . . .
-
Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman Hery Susanto Terkait Dugaan Suap Izin Tambang Rp1,5 Miliar
Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman Hery Susanto Terkait Dugaan Suap Izin Tambang Rp1,5 Miliar
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Kejutan besar melanda lembaga negara pengawas pelayanan publik. Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Ombudsman Republik . . .
-
Sinergi Kalteng–Kalsel Diperkuat Melalui Silaturahmi Forkopimda
Sinergi Kalteng–Kalsel Diperkuat Melalui Silaturahmi Forkopimda
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menggelar kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama Anggota Forum Koordinasi Pimpinan . . .
-
Rakor CSR, Pemprov Kalteng Fokus Percepatan Perbaikan Jalan
Rakor CSR, Pemprov Kalteng Fokus Percepatan Perbaikan Jalan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan Rapat . . .

















