- Sempat Ramai di Medsos, Kasus Penganiayaan Ringan di Temanggung Tilung Berujung Damai
- DPRD PALANGKA RAYA SERAHKAN KAJIAN WFH KEPADA PEMERINTAH KOTA
- DPRD Kota Palangka Raya Gelar Paripurna ke-8, Fraksi Dukung Raperda Pengurangan Risiko Bencana
- Diduga Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Seorang Pemuda di Barak Jalan Sumatera
- WAKIL WALI KOTA SAMPAIKAN LKPJ 2025, DPRD SIAP KULITI KINERJA PEMKO
- Tiga Agenda Strategis DPRD Palangka Raya: Dari LKPJ hingga Penanganan Kemiskinan
- JEJAK 35 TAHUN PENGABDIAN, LEONARD S. AMPUNG AKHIRI MASA TUGAS
- GDAN dan Polisi Bongkar Sarang Zenit di Palangka Raya, Dua Pengedar Diciduk
- Rapur DPRD Palangka Raya Gagal Kuorum, Sejumlah Agenda Penting Tertunda
- Musrenbang Kotim 2027: Plt Sekda Kalteng Tekankan Sinkronisasi Pembangunan
Ditinggal Shalat Subuh Ke Langgar, Sebuah Kios Dibobol Maling
Oleh : Untung

Keterangan Gambar : Dinding belakang yang dibobol
Potretkalteng.com - Kapuas - Sebuah kios di jalan cilik riwut, Kapuas dibobol maling sesaat hanya ingin melaksanakan ibadah shalat subuh di langgar Darul khair yang jarak nya hanya berkisar 50 meter dari kios jualan korban, Rabu (12/10/22).
Berawal korban selesai melaksanakan shalat Subuh berjemaah di langgar, sepasang suami/isteri pemilik kiis bermaksud ingin membuka kios nya yang sudah menjadi rutinitasnya sehari hari setelah shalat subuh. sekitar pukul 05.00 WIB matahari sudah mulai menyinari bumi dan suasana terangpun telah terasa.
Korban yang bersiap untuk membuka kiosnya untuk menjual barang dagangannya, saat itu pintu sudah terbuka kecil dan dengan jelas terlihat dinding bagian belakang kios terlihat berlubang nampak seperti bekas dibongkar paksa dan kagetlah korban sembari berbincang dengan suara agak nyaring dari biasa mereka berkomunikasi suami isteri.
Baca Lainnya :
- Tekan Inflasi, Gubernur Kalteng Bersama Anggota DPR RI Tinjau Pasar Penyeimbang Kapuas0
- Kabupaten Pulpis Juara Umum Karate Dandim Kodim 1011/KLK Cup0
- Investasi Yang Berlangsung Di Indonesia Dapat Menjadi Peluang Untuk Meningkatkan Kesempatan Kerja.0
- TK-TPA AL-Hijrah Masuk Nominasi Yang Diperhitungkan0
- Ramaikan Hari Perhubungan Nasional Dengan Turnamen Catur, Agustiar Menang 9 Kali0

Kemudian dari dalam kios terdengan sekelebat bunyi ada orang dari samping kios dengan sangat curiga korban bergegas keluar menuju arah bunyi tersebut dan terlihat seseorang (anak muda) sedang menenteng tabung gas lpg sebanyak 2 buah tabung yang keluar dari samping rumah nampaknya hendak menuju kendaraan pelaku yang telah terparkir dipinggir jalan dan disiapkan untik melarikan diri dengan barang curiannya.
Melihat gelagat mencurigakan korban berniat menghampiri pelaku dan pelakupun nampak ketakutan kemudian pelaku segera kabur menggunakan Ranmor R2, Saking terburu burunya Sang pelaku untuk kabur, 2 tabung lpg semula ingin dibawa kabur jatuh satu sehingga hanya 1 dapat dibawa kabur.
Setelah pelaku mencoba kabur, korban langsung juga menaiki Ranmor R2 nya untuk mengejar pelaku tapi kalah cepat dan kehilangan jejak korbanpun kembali ke kios untuk melanjutkan membuka kiosnya sambil mengecek barang barang yang barangkali oleh pelaku tadi ada yang lain selain tabung gas lpg tadi.
Pengecekan dilakukan dan ternyata, Rokok dalam rak etalase berkurang, Hp korban juga ditukar oleh pelaku.
Kios sdh mulai dibuka dan pelanggan mulai berdatangan untuk berbelanja seperti biasa, setelah melayani sekitar 3 orang pelanggan, datanglah seorang anak muda mengggunakan R2 dan nampak seperti bergegas masuk ke kios korban kemudian ditanya mau beli apa dan tidak menjawab, ternyata pemuda tersebut langsung masuk dan memegang hp yang terletak diatas lemari etalase yang ditukar dengan hp korban bermaksud untuk menukarkan kembali hp miliknya tersebut dengan hp korban yang dengan sengaja ditukar oleh pelaku saat beraksi.
Korban pun menolak maksud pelaku sembari pelaku bersuara minta maaf atas perbuatannya dan mohon jangan lapor polis.
Korban pun menjawab "Oooh berarti kamu ya yang saya kejar tadi membobol dan membawa kabur tabung gas lpg saya"ungkapnkorban.
Dengan polos Pelaku mengatakan" ya pak,saya minta maaf dan ampun mohon jangan dilaporkan ke polisi ya pak"ujar pelaku
"ya gak papa kamu jangan kemana mana dan tunggu sebentar aku masih sibuk sedikit lgi untuk menyelesaikan menyusun barang jualan ini"ungkap korban.
Tak berselang lama datang petugas Polsek selat ke TKP dan langsung menangkap pelaku di bawa ke Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Sampai berita ini ditayangkan korban belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena sudah ditangani oleh pihak Kepolisian.(red)
Berita Utama
-
Sempat Ramai di Medsos, Kasus Penganiayaan Ringan di Temanggung Tilung Berujung Damai
Sempat Ramai di Medsos, Kasus Penganiayaan Ringan di Temanggung Tilung Berujung Damai
PALANGKA RAYA , POTRETKALTENG.COM – Video perkelahian yang sempat viral di kawasan Temanggung Tilung akhirnya berujung damai. Pihak korban bersama suaminya memilih . . .
-
DPRD Kota Palangka Raya Gelar Paripurna ke-8, Fraksi Dukung Raperda Pengurangan Risiko Bencana
DPRD Kota Palangka Raya Gelar Paripurna ke-8, Fraksi Dukung Raperda Pengurangan Risiko Bencana
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya menggelar Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 pada Jumat, (27/3/2026) dengan . . .
-
DPRD PALANGKA RAYA SERAHKAN KAJIAN WFH KEPADA PEMERINTAH KOTA
DPRD PALANGKA RAYA SERAHKAN KAJIAN WFH KEPADA PEMERINTAH KOTA
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Palangka Raya . . .
-
GDAN dan Polisi Bongkar Sarang Zenit di Palangka Raya, Dua Pengedar Diciduk
GDAN dan Polisi Bongkar Sarang Zenit di Palangka Raya, Dua Pengedar Diciduk
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Peredaran obat terlarang jenis zenit di Palangka Raya kembali terbongkar. Sebuah barak di kawasan Jalan G Obos VIII, Bakung IV, . . .
-
JEJAK 35 TAHUN PENGABDIAN, LEONARD S. AMPUNG AKHIRI MASA TUGAS
JEJAK 35 TAHUN PENGABDIAN, LEONARD S. AMPUNG AKHIRI MASA TUGAS
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Langkah pengabdian panjang Leonard S. Ampung akhirnya sampai di penghujung. Setelah 35 tahun mengabdikan diri sebagai aparatur sipil . . .

















