- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Ditinggal Shalat Subuh Ke Langgar, Sebuah Kios Dibobol Maling
Oleh : Untung

Keterangan Gambar : Dinding belakang yang dibobol
Potretkalteng.com - Kapuas - Sebuah kios di jalan cilik riwut, Kapuas dibobol maling sesaat hanya ingin melaksanakan ibadah shalat subuh di langgar Darul khair yang jarak nya hanya berkisar 50 meter dari kios jualan korban, Rabu (12/10/22).
Berawal korban selesai melaksanakan shalat Subuh berjemaah di langgar, sepasang suami/isteri pemilik kiis bermaksud ingin membuka kios nya yang sudah menjadi rutinitasnya sehari hari setelah shalat subuh. sekitar pukul 05.00 WIB matahari sudah mulai menyinari bumi dan suasana terangpun telah terasa.
Korban yang bersiap untuk membuka kiosnya untuk menjual barang dagangannya, saat itu pintu sudah terbuka kecil dan dengan jelas terlihat dinding bagian belakang kios terlihat berlubang nampak seperti bekas dibongkar paksa dan kagetlah korban sembari berbincang dengan suara agak nyaring dari biasa mereka berkomunikasi suami isteri.
Baca Lainnya :
- Tekan Inflasi, Gubernur Kalteng Bersama Anggota DPR RI Tinjau Pasar Penyeimbang Kapuas0
- Kabupaten Pulpis Juara Umum Karate Dandim Kodim 1011/KLK Cup0
- Investasi Yang Berlangsung Di Indonesia Dapat Menjadi Peluang Untuk Meningkatkan Kesempatan Kerja.0
- TK-TPA AL-Hijrah Masuk Nominasi Yang Diperhitungkan0
- Ramaikan Hari Perhubungan Nasional Dengan Turnamen Catur, Agustiar Menang 9 Kali0

Kemudian dari dalam kios terdengan sekelebat bunyi ada orang dari samping kios dengan sangat curiga korban bergegas keluar menuju arah bunyi tersebut dan terlihat seseorang (anak muda) sedang menenteng tabung gas lpg sebanyak 2 buah tabung yang keluar dari samping rumah nampaknya hendak menuju kendaraan pelaku yang telah terparkir dipinggir jalan dan disiapkan untik melarikan diri dengan barang curiannya.
Melihat gelagat mencurigakan korban berniat menghampiri pelaku dan pelakupun nampak ketakutan kemudian pelaku segera kabur menggunakan Ranmor R2, Saking terburu burunya Sang pelaku untuk kabur, 2 tabung lpg semula ingin dibawa kabur jatuh satu sehingga hanya 1 dapat dibawa kabur.
Setelah pelaku mencoba kabur, korban langsung juga menaiki Ranmor R2 nya untuk mengejar pelaku tapi kalah cepat dan kehilangan jejak korbanpun kembali ke kios untuk melanjutkan membuka kiosnya sambil mengecek barang barang yang barangkali oleh pelaku tadi ada yang lain selain tabung gas lpg tadi.
Pengecekan dilakukan dan ternyata, Rokok dalam rak etalase berkurang, Hp korban juga ditukar oleh pelaku.
Kios sdh mulai dibuka dan pelanggan mulai berdatangan untuk berbelanja seperti biasa, setelah melayani sekitar 3 orang pelanggan, datanglah seorang anak muda mengggunakan R2 dan nampak seperti bergegas masuk ke kios korban kemudian ditanya mau beli apa dan tidak menjawab, ternyata pemuda tersebut langsung masuk dan memegang hp yang terletak diatas lemari etalase yang ditukar dengan hp korban bermaksud untuk menukarkan kembali hp miliknya tersebut dengan hp korban yang dengan sengaja ditukar oleh pelaku saat beraksi.
Korban pun menolak maksud pelaku sembari pelaku bersuara minta maaf atas perbuatannya dan mohon jangan lapor polis.
Korban pun menjawab "Oooh berarti kamu ya yang saya kejar tadi membobol dan membawa kabur tabung gas lpg saya"ungkapnkorban.
Dengan polos Pelaku mengatakan" ya pak,saya minta maaf dan ampun mohon jangan dilaporkan ke polisi ya pak"ujar pelaku
"ya gak papa kamu jangan kemana mana dan tunggu sebentar aku masih sibuk sedikit lgi untuk menyelesaikan menyusun barang jualan ini"ungkap korban.
Tak berselang lama datang petugas Polsek selat ke TKP dan langsung menangkap pelaku di bawa ke Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Sampai berita ini ditayangkan korban belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena sudah ditangani oleh pihak Kepolisian.(red)
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















