- Ketua DPRD Kapuas Sambut Kapolres Baru, Sinergi Lintas Instansi Diperkuat
- Pansus II DPRD Kapuas Cari Rujukan Penyusunan Empat Raperda
- DPRD Kapuas Dalami Aturan Pengelolaan PSU Perumahan
- Pansus II DPRD Kapuas Perdalam Penyusunan Raperda Kawasan Permukiman
- Dodo Apresiasi DPRD Kapuas dalam Pembahasan Sembilan Raperda
- Sembilan Raperda Kapuas Disetujui, RTRW 2026–2046 Ditunda
- Wabup Dodo Hadiri Paripurna DPRD Kapuas, Bahas 10 Raperda
- Tujuh Fraksi DPRD Kapuas Beri Pendapat, Sembilan Raperda Disepakati
- Raperda RTRW Kapuas 2026–2046 Belum Disetujui DPRD
- DPRD Kapuas Sahkan Sembilan Raperda, RTRW 2026–2046 Belum Disetujui
Dislutkan Kalteng Identifikasi Awal Rencana Lokasi Sylvofishery Bersama IPB University
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Tim Dislutkan Prov. Kalteng mendampingi Tim FPIK IPB University saat kegiatan identifikasi
potretkalteng.com - PANGKALAN BUN – Sebagai tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) University tentang Pelatihan dan Budidaya Kepiting Bakau pada Ekosistem Mangrove (Sylvofishery), Dislutkan Prov. Kalteng melakukan kegiatan Identifikasi Awal Rencana Lokasi Sylvofishery bersama Tim dari FPIK IPB University. Kegiatan ini dilaksanakan di pesisir Desa Teluk Bogam Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (3/3/2024).
Menurut Kepala Bidang Kelautan dan Pesisir Dislutkan Prov. Kalteng Zur Rawdoh, kegiatan identifikasi ini dilaksanakan dengan melakukan studi kelayakan perairan untuk pengembangan sylvofishery kepiting bakau yaitu pengukuran kualitas air laut, pengambilan sampel air laut dan sedimen pada 3 (tiga) titik/stasiun pengamatan pada ekosistem mangrove Desa Teluk Bogam. Pada kesempatan ini Tim FPIK IPB University diwakili oleh Ketua Tim Kerja Sama Kegiatan Sylvofishery Sulistiono dan anggota tim Dudi M. Wildan, serta dibantu oleh kelompok masyarakat budidaya kepiting bakau Alam Indah Lestari.
Baca Lainnya :
- Hadiri Musyawarah Akhir Tahun Bambang Purwanto: BPD adalah Mitra Strategis Wujudkan Kemandirian Desa0
- Haul Kyai Gede Jadi Momentum Pemersatu Umat dan Syiar Islam Penuh Rahmat0
- Wujudkan Desa Agrowisata Buah,Bambang Purwanto Adakan Bimtek dan Bagikan Bantuan Bibit Anggur Gratis0
- Judiansyah Yang Hilang di Kebun Sawit Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Lemas0
- Anggota DPR RI Ujang Iskandar Sosialisasikan Program PTSL0
"Dari hasil pengamatan awal kualitas air di lapangan (in-situ) terhadap ketiga stasiun pengamatan cukup sesuai, dan untuk pengamatan lebih lanjut akan dilakukan analisis laboratorium sampel di laboratorium IPB University baik sampel air dan sedimen dari tiga titik stasiun pengamatan,” terang Sulistiono.
Lebih lanjut, Sulistiono menjelaskan bahwa setelah hasil analisis in-situ dan laboratorium selesai maka akan dilakukan aksi program pelatihan dan pendampingan budidaya kepiting bakau sistem sylvofishery yang dilakukan oleh tim FPIK IPB University yang akan tinggal di desa tersebut selama enam bulan agar meningkatkan keberhasilan dari kegiatan ini.
"Tiga jenis usaha kepiting bakau yang akan dilaksanakan yaitu pembesaran, penggemukan dan peneloran,” tambah Sulistiono.
Sementara itu, Kepala Dislutkan Prov. Kalteng Darliansjah yang dtemui secara terpisah menjelaskan bahwa kerja sama Pelatihan dan Budidaya Kepiting Bakau (Sylvofishery) bersama FIPK IPB University ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir Kalimantan Tengah melalui budidaya kepiting bakau (sylvofishery).
“Harapan kami melalui kerja sama ini, masyarakat pesisir Kalimantan Tengah memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan budidaya kepiting bakau secara sylvofishery agar nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap potensi ekosistem mangrove. Kami pun berharap dengan pendampingan Tim Dosen dari FPIK IPB University dalam mengembangkan sylfofishery, tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir Kalimantan Tengah namun juga sekaligus menjaga kelestarian ekosistem mangrove,” tutup Darliansjah.(adv)
Mmckalteng
Berita Utama
-
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
Ketua DPRD Palangka Raya Soroti Realisasi Pendapatan, Baru 48,55 Persen hingga Juli
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti realisasi pendapatan daerah yang hingga 31 Juli 2026 baru mencapai Rp581,3 miliar lebih atau . . .
-
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
Karhutla Membara, DPRD Palangka Raya Buka Opsi Tambah Anggaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya membuka opsi penambahan anggaran untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui . . .
-
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
Harga Dexlite Naik, DPRD Palangka Raya Khawatir Biaya Produksi dan Harga Barang Ikut Melonjak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, meminta pemerintah dan Pertamina mempertimbangkan kembali kenaikan harga BBM . . .
-
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
DPRD Palangka Raya Dukung PJJ, Kesehatan Siswa Jadi Prioritas di Tengah Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya mendukung keputusan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai 1 . . .
-
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
Warga Desa Hajak Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menghadapi musim kemarau yang disertai kabut asap, masyarakat Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, menggelar . . .

















