Di Hadapan Kapolres Se-Kalteng, Gubernur Kalteng Bicara Tegas Soal Keamanan dan Krisis Anggaran

Potret kalteng 18 Feb 2026, 17:02:36 WIB PEMPROV KALTENG
Di Hadapan Kapolres Se-Kalteng, Gubernur Kalteng Bicara Tegas Soal Keamanan dan Krisis Anggaran

Keterangan Gambar : Gubernur Agustiar Sabran pada acara Rapat Pimpinan (Rapim) tingkat Polda Kalimantan Tengah. (Foto:Yariyanto)


 



Baca Lainnya :


PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Suasana Gedung Graha Bhayangkara tampak khidmat saat Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, berdiri di hadapan jajaran pimpinan kepolisian dalam Rapat Pimpinan (Rapim) tingkat Polda Kalimantan Tengah, Rabu (18/2/2026).

Bukan sekadar menghadiri, Gubernur hadir sebagai narasumber dan menyampaikan pesan tegas: keamanan adalah fondasi utama di tengah tekanan fiskal yang sedang dihadapi daerah.


Rapim ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapim TNI/Polri awal tahun 2026, yang menekankan soliditas dan profesionalisme aparat dalam menjaga stabilitas nasional.


Di hadapan para Kapolres, Kapolsek, dan Pejabat Utama Polda Kalteng, Gubernur mengungkap realitas yang tidak ringan. APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2026 tercatat Rp5,4 triliun—turun drastis dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp10,3 triliun.


“Ini tantangan besar bagi kita semua. Efisiensi besar dan terukur harus dilakukan di seluruh OPD,” tegasnya.

Namun, ia mengingatkan, efisiensi anggaran tak akan berdampak maksimal tanpa situasi keamanan yang stabil dan kondusif.


“Tanpa keamanan, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.


Gubernur menilai Polda Kalteng memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam menciptakan iklim aman bagi investasi, pelayanan publik, hingga program pembangunan daerah. 


Ia pun mendorong jajaran kepolisian terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.


Pendekatan humanis dan restorative justice juga diharapkan tetap dikedepankan, tanpa mengurangi ketegasan terhadap tindak kriminalitas.

Forum Rapim ini tak hanya menjadi ajang konsolidasi internal kepolisian, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Di tengah tekanan fiskal, komitmen bersama dinilai menjadi kunci agar pembangunan di Bumi Tambun Bungai tetap melaju dan masyarakat tetap merasakan rasa aman. (YZ)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment