Ada Apa ? SEMMI Kalteng Desak Pencopotan dan Audit Kadis Kehutanan Kalteng Terkait Kerusakan Hutan

Potret kalteng 17 Feb 2026, 20:59:28 WIB Palangka Raya
Ada Apa ? SEMMI Kalteng Desak Pencopotan dan Audit Kadis Kehutanan Kalteng Terkait Kerusakan Hutan


JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Kalimantan Tengah melayangkan protes keras terhadap kondisi ekologi di Bumi Tambun Bungai yang dinilai kian memprihatinkan. Massa menuding Kepala Dinas Kehutanan (Kadis Kehutanan) Provinsi Kalimantan Tengah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas masifnya kerusakan hutan di wilayah tersebut.


Baca Lainnya :

Ketua Umum PW SEMMI Kalteng, Afan Safrian, menyatakan bahwa di bawah pengawasan otoritas kehutanan daerah saat ini, pelepasan kawasan hutan disinyalir dilakukan secara serampangan demi kepentingan korporasi besar. Hal ini, menurutnya, berdampak langsung pada hilangnya ruang hidup masyarakat adat dan rakyat kecil.


"Kami tidak bisa lagi berdiam diri melihat hutan kami dijarah habis-habisan sementara otoritas yang seharusnya menjaga justru terlihat 'mesra' dengan korporasi. Kami menuntut agar Kepala Dinas Kehutanan Kalteng segera dicopot dan diadili," tegas Afan Safrian dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta.


Dalam pernyataan sikapnya, PW SEMMI Kalteng menekankan beberapa poin krusial sebagai dasar pergerakan mereka:


Pertanggungjawaban Hukum: Mendesak aparat penegak hukum mengadili Kadis Kehutanan Kalteng atas dugaan pembiaran terhadap ekspansi liar perusahaan besar.


Dugaan Suap Perizinan: Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas aliran dana dan potensi suap dalam proses rekomendasi perizinan lahan yang dikeluarkan Dinas Kehutanan Kalteng.


Kegagalan Pengawasan: Menyoroti mandulnya fungsi pengawasan tingkat provinsi yang menyebabkan kawasan hutan hanya menjadi keuntungan bagi segelintir oknum pejabat dan pengusaha.


Afan menambahkan bahwa tindakan ini bukan sekadar isu lingkungan biasa, melainkan bentuk perampokan terhadap masa depan rakyat Kalimantan Tengah.


Rencananya, gerakan mahasiswa ini akan memusatkan aksi massa di dua titik strategis di Jakarta, yakni Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Gedung Merah Putih KPK.


Tujuan utama aksi ini adalah mendesak lembaga antirasuah untuk menangkap aktor intelektual dan "mafia hutan" yang diduga melibatkan oknum pejabat di dinas terkait. PW SEMMI Kalteng menegaskan aksi ini merupakan langkah awal dari rangkaian gelombang protes hingga keadilan ekologis benar-benar ditegakkan.


Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi terkait tudingan yang dilayangkan oleh PW SEMMI Kalteng tersebut.


RT







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment