- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Banjir di Murung Raya Rendam Puluhan Rumah dan Sekolah
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Keadaan Banjir besar di Murung Raya
Potretkalteng.com - MURUNG RAYA - Kamis (18/01) Tim Basarnas Kalteng tiba di Kabupaten Murung Raya (Mura) dan langsung lakukan evakuasi warga yang terdampak banjir dibeberapa kecamatan di kabupaten Murung Raya.
Kepala Basarnas Kalteng AA. Alit Supartana di Palangka Raya mengatakan bahwa mereka mendapat laporan dari BPBD Kab. Murung Raya pada (17/01) pukul 21:00 WIB bahwa banjir yang terjadi di daerahnya semakin meluas. Mendapat info tersebut kami langsung menyiapkan tim untuk berangkat dan membantu proses evakuasi.

Baca Lainnya :
- Mendekati Pemilu, Hj Nety : Partai Nasdem Optimis Raih 4 Kursi di DPRD Barito Utara0
- Butuh Solusi Konkret, Bambang Purwanto Minta Pemerintah Evaluasi Penyebab Banjir Tahunan di Kalteng 0
- Pemkab Gunung Mas Gelar Konsultasi Publik RPD Tahun 2025-20260
- Gubernur Kalteng Harap RSUD Pemprov di Hanau Dapat Jadi Rumah Sakit Rujukan di Wilayah Barat 0
- Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran Sambangi Tahap Uji Konstruksi Shrimp Estate Kalteng Berkah0
Personel Basarnas Kalteng ketika mengevakuasi warga Murung Raya
"Tim yang berangkat membawa Alut berupa 1 Unit Rescue Car dan 1 Unit Rubber Boat. mereka juga dilengkapi peralatan pertolongan di air, peralatan evakuasi, peralatan medis, dan drone untuk memudahkan pemantauan banjir lewat udara"ungkapnya.
Berdasarkan data yang didapat dari BPBD Kab. Murung Raya ketinggian air bervariasi sekitar 50 sd 200 cm, diketahui bahwa 1.411 rumah terendam air dan jumlah warga yang terdampak banjir sekitar 5.322 jiwa. Beberapa warga pun harus diungsikan.
Selain Rumah, Banjir pun merendam beberapa fasilitas umum seperti tempat ibadah, jembatan, kantor pemerintah, posyandu dan sekolah.(red)
RT
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















