- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Banjir di Murung Raya Rendam Puluhan Rumah dan Sekolah
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Keadaan Banjir besar di Murung Raya
Potretkalteng.com - MURUNG RAYA - Kamis (18/01) Tim Basarnas Kalteng tiba di Kabupaten Murung Raya (Mura) dan langsung lakukan evakuasi warga yang terdampak banjir dibeberapa kecamatan di kabupaten Murung Raya.
Kepala Basarnas Kalteng AA. Alit Supartana di Palangka Raya mengatakan bahwa mereka mendapat laporan dari BPBD Kab. Murung Raya pada (17/01) pukul 21:00 WIB bahwa banjir yang terjadi di daerahnya semakin meluas. Mendapat info tersebut kami langsung menyiapkan tim untuk berangkat dan membantu proses evakuasi.

Baca Lainnya :
- Mendekati Pemilu, Hj Nety : Partai Nasdem Optimis Raih 4 Kursi di DPRD Barito Utara0
- Butuh Solusi Konkret, Bambang Purwanto Minta Pemerintah Evaluasi Penyebab Banjir Tahunan di Kalteng 0
- Pemkab Gunung Mas Gelar Konsultasi Publik RPD Tahun 2025-20260
- Gubernur Kalteng Harap RSUD Pemprov di Hanau Dapat Jadi Rumah Sakit Rujukan di Wilayah Barat 0
- Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran Sambangi Tahap Uji Konstruksi Shrimp Estate Kalteng Berkah0
Personel Basarnas Kalteng ketika mengevakuasi warga Murung Raya
"Tim yang berangkat membawa Alut berupa 1 Unit Rescue Car dan 1 Unit Rubber Boat. mereka juga dilengkapi peralatan pertolongan di air, peralatan evakuasi, peralatan medis, dan drone untuk memudahkan pemantauan banjir lewat udara"ungkapnya.
Berdasarkan data yang didapat dari BPBD Kab. Murung Raya ketinggian air bervariasi sekitar 50 sd 200 cm, diketahui bahwa 1.411 rumah terendam air dan jumlah warga yang terdampak banjir sekitar 5.322 jiwa. Beberapa warga pun harus diungsikan.
Selain Rumah, Banjir pun merendam beberapa fasilitas umum seperti tempat ibadah, jembatan, kantor pemerintah, posyandu dan sekolah.(red)
RT
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















