- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Bambang Purwanto: Merawat Akal dan Pikiran Bangsa Adalah Kunci Membangun Indonesia
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Bambang Purwanto, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Kalimantan Tengah
potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Bambang Purwanto, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Kalimantan Tengah, mengajak masyarakat untuk merenungi dan mengambil hikmah dari peristiwa G30S PKI yang telah terjadi pada 30 September tahun 1965 silam.
Bambang Purwanto juga mengingatkan agar tidak melupakan sejarah gelap tersebut. Ia menyatakan bahwa pendidikan sejarah yang baik menjadi kunci agar generasi muda memahami akar permasalahan dan menghargai arti pentingnya demokrasi.
Baca Lainnya :
- Gusti Ramadijaya terpilih secara aklamasi, pada Muscab MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Barito Utara0
- Klinik Bisnis dan Universitas Palangka Raya Kolaborasi Adakan Event Besar Bagi Anak Muda.0
- Cegah Krisis Pangan Global, Bambang Purwanto Dorong Anak Muda Jadi Petani.0
- Ketua LMMDD KT Minta Segera Tangkap Pelaku Penyebar Berita Hoax.0
- Ketua PWI Gumas Sayangkan Penulisan Berita Yang Diduga Sudutkan Kapolda Kalteng0
Lanjutnya, peristiwa kelam 58 tahun lalu itu tidak boleh terulang kembali di kemudian hari. Sehingga Bambang Purwanto meminta kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap dinamika politik yang terjadi di tanah air dan tidak mudah terpecah belah.
"Merawat akal dan pikiran generasi bangsa adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik. Pendidikan yang baik dan benar, serta pembentukan karakter yang berintegritas juga menjadi kebutuhan dasar yang harusnya negara berikan kepada rakyat," ujarnya.
Bambang Purwanto menegaskan bahwa agama dan budaya memiliki peran sentral dalam membentuk karakter bangsa. Ia berpendapat jika keluarga, lembaga pendidikan, dan negara memiliki peran penting dalam membentuk mentalitas positif tersebut.
"Mari kita bersatu untuk mulai memperbaiki, merawat, dan menjaga Ibu Pertiwi. Dengan semangat perjuangan untuk tetap merdeka, mari kita bersama-sama menjaga keutuhan dan kehormatan bangsa. Kita adalah satu, kita adalah Indonesia," tutupnya.
Reporter: Aris Kurnia Hikmawan
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















