Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng

Potret kalteng 27 Jun 2026, 00:21:41 WIB Palangka Raya
Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng

Keterangan Gambar : Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Suyuti Syamsul. (Foto:Yariyanto)





Baca Lainnya :


PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Suyuti Syamsul, menyatakan siap menjalankan amanah baru dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, efisiensi anggaran, dan memastikan setiap rupiah uang daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Suyuti merupakan salah satu pejabat yang dilantik dalam perombakan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin Gubernur Agustiar Sabran.


Sebagai aparatur sipil negara, Suyuti menegaskan siap ditempatkan di mana pun sesuai keputusan pimpinan. Menurutnya, setiap penugasan telah melalui pertimbangan yang komprehensif berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.


Meski berlatar belakang sebagai dokter, Suyuti mengaku tidak asing dengan dunia keuangan. Ia menyebut telah hampir 20 tahun menjadi investor di pasar modal sehingga terbiasa mempelajari kebijakan fiskal, kebijakan moneter, prospek ekonomi, hingga membaca laporan keuangan.


Pengalaman belasan tahun memimpin Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas di BKAD. Menurutnya, sistem pengelolaan BLUD memiliki banyak kesamaan dengan tata kelola keuangan daerah, terutama dalam aspek perencanaan, pengelolaan anggaran, dan akuntabilitas.


"Di tengah keterbatasan anggaran, yang terpenting adalah bagaimana setiap rupiah uang daerah benar-benar diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Belanja pemerintah harus mampu mengungkit perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya, Kamis (25/6/2026) malam.


Suyuti mengatakan akan segera mempelajari secara mendalam seluruh regulasi, tugas pokok, dan fungsi BKAD, termasuk peran sebagai Bendahara Umum Daerah agar dapat langsung bekerja secara optimal.


Saat ditanya mengenai gaya kepemimpinannya di bidang keuangan, Suyuti menilai pendekatan yang diusungnya lebih mengedepankan prinsip prudensial atau kehati-hatian. Ia menyebut lebih memilih pendekatan yang identik dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menjaga disiplin fiskal dan tata kelola keuangan.


Di sisi lain, Suyuti memastikan dirinya masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD Doris Sylvanus hingga proses pengisian jabatan definitif selesai melalui mekanisme seleksi terbuka.


Sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti juga berpesan agar kepemimpinan baru melanjutkan berbagai program kesehatan yang telah berjalan. Menurutnya, indikator keberhasilan sektor kesehatan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.


Ia menyebut usia harapan hidup masyarakat Kalimantan Tengah meningkat dari sekitar 69 tahun menjadi 73,7 tahun selama masa kepemimpinannya. Selain itu, angka kematian ibu dan bayi berada di bawah rata-rata nasional serta cakupan Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 100 persen, sehingga seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.


Suyuti berharap berbagai capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kalimantan Tengah.(YZ)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment