- 6 Pejabat Utama dan 5 Kapolres Jajaran Polda Kalteng Dimutasi, Ini Daftarnya
- Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
- Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
- Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng
- Sudarsono Soroti Kesiapan SDM dan Manajemen Koperasi Desa Merah Putih
- Ansyari Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram, DPRD Kalteng Akan Koordinasi dengan Disdag dan Pertamina
- Pemprov Kalteng Sambut Kunjungan Panja DPR RI Bahas RUU Kabupaten/Kota
- Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Pemprov Kalteng Serahkan Raperda APBD 2025
- Pendapatan Daerah Baru 32 Persen, DPRD Kalteng Pertanyakan Kinerja Pengelolaan PAD
- Kajian Jalur Kereta Api Palangka Raya–Banjarmasin Rampung, Disiapkan Terhubung ke IKN
Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng

Keterangan Gambar : Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Suyuti Syamsul. (Foto:Yariyanto)
Baca Lainnya :
- Damkar Palangkaraya Bekali 36 Mahasiswa Mapala0
- Sekda Kota Palangka Raya Lepas Pejabat Yang Memasuki Purna Tugas0
- Peringati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 76, Polda Kalteng Gelar Balap Sepeda dan Fun Bike0
- Waspadai Serangan Buaya, Personel Ditpolairud Imbau Para Pemancing Di Sungai Sebangau0
- BRIN Gelar Focus Group Discussion Guna Dukung Program Food Estate Berkelanjutan0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Suyuti Syamsul, menyatakan siap menjalankan amanah baru dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, efisiensi anggaran, dan memastikan setiap rupiah uang daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Suyuti merupakan salah satu pejabat yang dilantik dalam perombakan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin Gubernur Agustiar Sabran.
Sebagai aparatur sipil negara, Suyuti menegaskan siap ditempatkan di mana pun sesuai keputusan pimpinan. Menurutnya, setiap penugasan telah melalui pertimbangan yang komprehensif berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Meski berlatar belakang sebagai dokter, Suyuti mengaku tidak asing dengan dunia keuangan. Ia menyebut telah hampir 20 tahun menjadi investor di pasar modal sehingga terbiasa mempelajari kebijakan fiskal, kebijakan moneter, prospek ekonomi, hingga membaca laporan keuangan.
Pengalaman belasan tahun memimpin Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas di BKAD. Menurutnya, sistem pengelolaan BLUD memiliki banyak kesamaan dengan tata kelola keuangan daerah, terutama dalam aspek perencanaan, pengelolaan anggaran, dan akuntabilitas.
"Di tengah keterbatasan anggaran, yang terpenting adalah bagaimana setiap rupiah uang daerah benar-benar diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Belanja pemerintah harus mampu mengungkit perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung," ujarnya, Kamis (25/6/2026) malam.
Suyuti mengatakan akan segera mempelajari secara mendalam seluruh regulasi, tugas pokok, dan fungsi BKAD, termasuk peran sebagai Bendahara Umum Daerah agar dapat langsung bekerja secara optimal.
Saat ditanya mengenai gaya kepemimpinannya di bidang keuangan, Suyuti menilai pendekatan yang diusungnya lebih mengedepankan prinsip prudensial atau kehati-hatian. Ia menyebut lebih memilih pendekatan yang identik dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menjaga disiplin fiskal dan tata kelola keuangan.
Di sisi lain, Suyuti memastikan dirinya masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD Doris Sylvanus hingga proses pengisian jabatan definitif selesai melalui mekanisme seleksi terbuka.
Sebelum mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti juga berpesan agar kepemimpinan baru melanjutkan berbagai program kesehatan yang telah berjalan. Menurutnya, indikator keberhasilan sektor kesehatan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.
Ia menyebut usia harapan hidup masyarakat Kalimantan Tengah meningkat dari sekitar 69 tahun menjadi 73,7 tahun selama masa kepemimpinannya. Selain itu, angka kematian ibu dan bayi berada di bawah rata-rata nasional serta cakupan Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 100 persen, sehingga seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
Suyuti berharap berbagai capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kalimantan Tengah.(YZ)
Berita Utama
-
Ansyari Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram, DPRD Kalteng Akan Koordinasi dengan Disdag dan Pertamina
Ansyari Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram, DPRD Kalteng Akan Koordinasi dengan Disdag dan Pertamina
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Ansyari, menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi terkait isu kelangkaan LPG 3 kilogram . . .
-
Sudarsono Soroti Kesiapan SDM dan Manajemen Koperasi Desa Merah Putih
Sudarsono Soroti Kesiapan SDM dan Manajemen Koperasi Desa Merah Putih
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sudarsono, S.H., M.A.P., menilai keberhasilan Program Koperasi Desa Merah Putih tidak . . .
-
Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
Nahkodai Diskominfosantik Kalteng, Adiah Chandra Sari Fokus Benahi Internal
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari, . . .
-
Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng
Suyuti Syamsul Siap Benahi Pengelolaan Keuangan Daerah di BKAD Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah yang baru dilantik, Suyuti Syamsul, menyatakan siap . . .
-
Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
Agustiar Sabran Reshuffle Delapan Pejabat Eselon II
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di . . .
















