- Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
- Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Satpol PP Kota Palangka Raya Diminta Kolaborasi dan Komprehensif Tangani Gepeng
Tim redaksi

Keterangan Gambar : Kasatpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto Binti ketika mengamankan pengemis bebrapa waktu lalu
potretkalteng.com - PALANGKA RAYA – Keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kota Palangka Raya sampai saat ini masih terlihat dengan beragam aktivitas. Seperti badut dan pengamen jalanan, hingga pengemis berkedok meminta sumbangan dan modus lain sebagainya.
Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Riduan mengatakan, terjadinya kepadatan penduduk dan mulai majunya pembangunan di Kota Palangka Raya menjadi bagian dari faktor penyebab kemunculan para gepeng tersebut.
“Kebanyakan gepeng ini datang dari luar Kota Palangka Raya. Keberadaan mereka tentu memberi efek negatif. Terutama mempengaruhi pandangan perwajahan Kota Palangka Raya, dan mengganggu kenyamanan masyarakat dalam banyak aspek,” ungkap Riduan, Senin (3/6/2024) di Palangka Raya.
Baca Lainnya :
- Badan Kesbangpol Gelar Silaturahmi dengan Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Kalimantan Tengah0
- Disnakertrans Kalteng dan BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Program ke Penyandang Disabilitas0
- Kepala DLH Kalteng Turut Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 Secara Virtual0
- Dinas ESDM Kalteng Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila0
- Sekda Kalteng Sampaikan Naskah Raperda Provinsi Kalteng Pada Rapat Paripurna0
Lebih lanjut Riduan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui dinas terkait, terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Terutama melalui kebijakan atau program penanganan masalah gepeng.
Hal itu sejalan dengan peraturan daerah (Perda) Kota Palangka Raya Nomor 17 tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 09 tahun 2012 tentang Penanganan Gelandangan, Pengemis, Tuna Susila dan Anak Jalanan.
“Mengatasi masalah gepeng tentu diperlukan pendekatan komprehensif yang dilakukan dengan cara berkolaborasi bersama organisasi pemerintah, non pemerintah, sektor swasta dan masyarakat umum. Semuanya harus berjalan,” tukasnya.
Dilihat dari kolaborasi dengan organisasi pemerintah, maka tidak lepas dari peran Dinas Satpol PP selaku penegak perda. Kemudian Dinas Tenaga Kerja dalam hal pemberdayaan dan pembinaan.
“Seperti halnya ketika para gepeng yang terjaring razia oleh Satpol PP Palangka Raya, maka para gepeng itu langsung ditempatkan di rumah singgah di Jalan Poncowati Palangka Raya. Di sana para gepeng ini di edukasi serta dibina agar memiliki keterampilan sehingga bisa mandiri,” jelas Riduan.
Sedangkan dari sudut pandang kolaborasi dengan sektor swasta, maka ada banyak hal yang bisa dikerjasamakan. Terutama dalam pemberdayaan para gepeng yang berusia produktif. Contohnya membuka ruang kerja pada usaha kuliner UMKM hingga jasa cleaning service pada ritel modern.
“Guna mendukung semua itu, maka masyarakat jangan memberikan bantuan secara langsung kepada gepeng. Dengan begitu tidak membiasakan mereka untuk hidup meminta-minta,” tandas Riduan.(adv)
Mediacenter
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
Opini Hukum: Emas Ilegal Sebagai Instrumen Pencucian Uang di Era Modern
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Maraknya perdagangan emas ilegal saat ini bukan sekadar isu lingkungan atau ekonomi semata, melainkan telah bertransformasi menjadi . . .
-
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
Menebar Benih Kedamaian: Mengapa Pidana Saja Tidak Cukup Memutus Rantai Kekerasan di Sekolah
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Dunia pendidikan kita hari ini sedang berada di persimpangan jalan yang sunyi. Di satu sisi, kita bangga dengan gedung-gedung sekolah . . .

















