RISET TAK BOLEH JADI DOKUMEN, KALTENG PACU INOVASI

Potret kalteng 01 Apr 2026, 11:15:39 WIB PEMPROV KALTENG
RISET TAK BOLEH JADI DOKUMEN, KALTENG PACU INOVASI

Keterangan Gambar : Leonard S Ampung Saat Membuka Rapat Secara Resmi. (Foto:Yariyanto)




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya mendorong riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah.

Baca Lainnya :


Mewakili Gubernur, Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Riset dan Inovasi Daerah Tahun 2026 di Aula Bapperida, Selasa (31/3/2026).


Dalam forum tersebut, Leonard menekankan bahwa riset tidak boleh berhenti sebagai dokumen, melainkan harus menjadi solusi nyata atas persoalan daerah.


“Inovasi bukan berdiri sendiri, tapi harus menjadi ekosistem yang menghubungkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Tanpa itu, riset hanya akan jadi arsip,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya kecepatan dalam merespons perubahan. Menurutnya, keterlambatan beradaptasi sama dengan ketertinggalan.


“Di dunia yang bergerak cepat, terlambat berarti kalah. Pemerintah daerah harus berani bertransformasi melalui inovasi dan teknologi,” ujarnya.


Leonard menegaskan, Kalimantan Tengah memiliki target besar sebagai pusat konservasi dunia dan lumbung pangan nasional. Untuk mencapainya, dibutuhkan riset yang aplikatif, inovasi yang solutif, serta kolaborasi yang kuat.

Tiga hal menjadi penekanan utama, yakni riset harus menjawab persoalan nyata, memberi manfaat langsung, dan teknologi menjadi alat percepatan pembangunan.


Melalui Rakortek ini, diharapkan lahir program riset yang implementatif, inovasi yang bisa langsung diterapkan, serta sinergi yang semakin solid antar pemangku kepentingan.


“Kalteng harus kaya inovasi, bukan hanya kaya sumber daya alam,” pungkasnya.(Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment