- Hadapi Kemarau, Pemkab Mura Dorong Masyarakat Permata Intan Tingkatkan Kesiapsiagaan
- Pemkab Murung Raya Dorong Penguatan Integritas dan Pelayanan Publik Bersih
- Pemkab Mura Ajak Warga Laung Tuhup Bersama Cegah Karhutla
- Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Perangkat Daerah Dorong Pembangunan Responsif Gender
- Warnita Heriyus Ajak Pemkab dan Masyarakat Bersama Cetak Generasi Unggul Murung Raya
- Bupati Murung Raya Hadiri HUT ke-I Kodam XXII/Tambun Bungai, Perkuat Sinergi Pemerintah dan TNI
- Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Murung Raya Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
- Rahmanto Muhidin Tekankan Pemkab Mura Harus Hadir dan Bekerja untuk Masyarakat
- Pemkab Murung Raya Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla
- Sambut HUT Kemerdekaan, Pemkab Mura Matangkan Kesiapan Seluruh Perangkat Daerah
Pengelolaan Keuangan Barsel Disorot, Hak Guru PPPK Terhambat di Tengah Anggaran Ratusan Miliar

Keterangan Gambar : Fungsionaris Badko HMI Kalimantan Tengah, Ramdhan Boli
Baca Lainnya :
- Lestarikan Budaya, Pemkab Kapuas Gelar Ritual Adat Tahunan0
- Aksi di Kejati Kalteng Memanas, Dugaan Kekerasan Oknum Tuai Sorotan Tajam 0
- Hari Jadi Kapuas, Gubernur Tekankan Peran Strategis Dorong Ekonomi Daerah0
- Perjuangkan Nasib Penambang, APERA Gelar Dialog Strategis dengan Ketua DPRD Kalteng0
- SEMMI Kalteng Desak Kejati Usut Dana Pokir DPRD, Beri Ultimatum 3x24 Jam0
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM – Tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menjadi sorotan tajam menyusul keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan ketidakjelasan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya tenaga pendidik.
Kondisi ini dinilai ironis mengingat alokasi belanja pegawai dalam APBD Barito Selatan tahun 2025 tergolong besar, yakni mencapai sekitar Rp416 miliar.
Fungsionaris Badko HMI Kalimantan Tengah, Ramdhan Boli, menilai persoalan ini bukan sekadar kendala teknis atau administratif, melainkan masalah penentuan prioritas dalam pengelolaan keuangan publik. Menurutnya, belanja pegawai seharusnya menjadi kewajiban utama yang bersifat mandatori.
"Belanja pegawai adalah kewajiban, bukan pilihan. Dalam logika keuangan negara, pos ini prioritas. Sebelum membiayai program lain, kewajiban terhadap pegawai harus diselesaikan dulu," ujar Ramdhan dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan bahwa serapan APBD yang tidak mencapai 100% mengindikasikan adanya anggaran yang mengendap atau tidak terserap optimal. Hal ini memicu pertanyaan publik mengenai alasan di balik tertundanya hak para guru PPPK sementara ketersediaan dana di kas daerah secara akumulatif mencukupi.
Ketidakpastian ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ekonomi individu guru, tetapi juga dikhawatirkan mengganggu kualitas layanan pendidikan di Barito Selatan. Sebagai ujung tombak pendidikan, ketenangan bekerja para guru PPPK menjadi krusial.
Di sisi lain, muncul isu liar di ruang publik mengenai kemungkinan pengurangan jumlah PPPK. Namun, Ramdhan menegaskan bahwa narasi tersebut bertentangan dengan kebijakan nasional.
"Secara hukum, posisi PPPK telah diperkuat dalam UU ASN terbaru. Pemerintah pusat bahkan mendorong penghapusan tenaga honorer untuk diganti dengan skema PPPK. Jadi, kebijakan nasional itu memperkuat, bukan mengurangi," tegasnya.
Minimnya komunikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dianggap sebagai pemicu berkembangnya spekulasi dan ketidakpercayaan publik. Pemerintah daerah didesak untuk memberikan penjelasan transparan mengenai:
-Kepastian tanggal pembayaran TPP yang tertunda.
-Kejelasan jadwal pencairan THR bagi PPPK.
-Kendala nyata (fiskal atau administrasi) yang menyebabkan keterlambatan.
Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu pernyataan resmi dari dinas terkait maupun pejabat berwenang di lingkungan Pemkab Barito Selatan untuk memberikan klarifikasi atas keluhan para aparatur sipil negara tersebut.
RT
Berita Utama
-
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
Gubernur Agustiar Pimpin Rakor Karhutla, Tegaskan Percepatan Penanganan Kebakaran
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran . . .
-
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Pengurus IKA ULM Kalteng Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Ahmad Alim Bachri melantik Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat . . .
-
Pemprov Kalteng Ajak Alumni ULM Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
Pemprov Kalteng Ajak Alumni ULM Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mendorong Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lambung Mangkurat (IKA ULM) . . .
-
Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap
Dinas Pendidikan Kalteng Disorot soal Aktivitas Siswa di Tengah Ancaman Kabut Asap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kembali menjadi perhatian. Kondisi tersebut . . .
-
Diduga Rugikan Negara 3,9 Milyar, 4 Pejabat Dinas Perhubungan Barut Resmi Ditahan
Diduga Rugikan Negara 3,9 Milyar, 4 Pejabat Dinas Perhubungan Barut Resmi Ditahan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Penyidik Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah secara resmi menyerahkan empat orang tersangka beserta barang bukti atau Tahap II . . .

















