- Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
- Demokrasi Harus Bermartabat, Bambang Serukan Aksi Damai dan Beretika
- Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah
- Eko Sulistiono: Seluruh ASN Wajib Kelola Anggaran Sesuai Aturan
- DPRD Kalteng Dukung Jalur Kereta Api Masuk PSN, Diyakini Pangkas Biaya Logistik
- Pemkab Kapuas Matangkan Penjemputan Jamaah Haji, 233 Orang Kloter 4 Tiba Selasa Dini Hari
- Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Ditangkap di Jalan Cilik Riwut
- Bupati Kapuas Sambut Kepulangan 358 Jamaah Haji Kloter BDJ 04 di Banjarbaru
- Perkuat Demokrasi, SAPMA PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula
- Menuju Pilpres 2029: Nama Mantan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Mulai Dilirik sebagai Figur Altern
Anggaran Rujab Wabup Barsel Rp14,2 Miliar Disorot, HMI: Di Mana Empati Kekuasaan?

Keterangan Gambar : Fungsionaris Badko HMI Kalimantan Tengah, Ramadhan Boli
Baca Lainnya :
- Pengelolaan Keuangan Barsel Disorot, Hak Guru PPPK Terhambat di Tengah Anggaran Ratusan Miliar0
- Lestarikan Budaya, Pemkab Kapuas Gelar Ritual Adat Tahunan0
- Aksi di Kejati Kalteng Memanas, Dugaan Kekerasan Oknum Tuai Sorotan Tajam 0
- Hari Jadi Kapuas, Gubernur Tekankan Peran Strategis Dorong Ekonomi Daerah0
- Perjuangkan Nasib Penambang, APERA Gelar Dialog Strategis dengan Ketua DPRD Kalteng0
BUNTOK, POTRETKALTENG.COM – Alokasi anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel) yang menembus angka Rp14,2 miliar memicu kritik tajam. Lonjakan anggaran tersebut dinilai tidak mencerminkan sensitivitas terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sedang tertekan.
Kritik tersebut dilontarkan oleh Fungsionaris Badko HMI Kalimantan Tengah, Ramadhan Boli. Ia menilai kebijakan ini bukan sekadar persoalan teknis anggaran, melainkan sudah menyentuh aspek etika dan kepatutan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran tersebut mengalami kenaikan signifikan. Awalnya, proyek ini dialokasikan sebesar Rp7 miliar, namun bertambah Rp6 miliar dalam perubahan anggaran, ditambah dengan komponen pendukung lainnya hingga total mencapai Rp14,2 miliar.
"Lonjakan ini menunjukkan adanya potensi perencanaan yang tidak matang. Jika tidak disertai penjelasan transparan, ini berisiko mengarah pada indikasi maladministrasi," ujar Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3).
Ramadhan menegaskan bahwa setiap penggunaan uang negara harus tunduk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang mengamanatkan asas kepatutan, efisiensi, dan keadilan bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kontrol sosial, pihak HMI mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Tengah untuk turun tangan.
"Penting bagi BPK untuk melakukan audit investigatif guna memastikan tidak terjadi penyimpangan, baik dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan," tegasnya.
Selain BPK, DPRD Barito Selatan juga diminta untuk tidak hanya diam. Legislator diharapkan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan tidak menjadikan proses penganggaran sebagai formalitas administratif semata.
Isu ini juga memicu pertanyaan mengenai skala prioritas Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. Di saat infrastruktur dasar, akses pendidikan, dan layanan kesehatan masih membutuhkan perhatian besar, alokasi fantastis untuk fasilitas pejabat dinilai menciptakan kesan ketimpangan.
"Kebijakan ini mencerminkan problem prioritas. Jangan sampai muncul kesan hilangnya empati kekuasaan terhadap rakyat hanya demi kemewahan fasilitas elite," tambah Ramadhan.
HMI mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk aktif mengawal penggunaan APBD. Hal ini dianggap penting untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar dialokasikan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan segelintir pihak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Barito Selatan belum memberikan klarifikasi resmi terkait rincian lonjakan anggaran rehabilitasi Rujab Wakil Bupati tersebut.
RT
Berita Utama
-
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) per Rabu, 10 . . .
-
Bupati Kapuas Sambut Kepulangan 358 Jamaah Haji Kloter BDJ 04 di Banjarbaru
Bupati Kapuas Sambut Kepulangan 358 Jamaah Haji Kloter BDJ 04 di Banjarbaru
BANJAR BARU, POTRETKALTENG.COM– Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P. menyambut langsung kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Kapuas yang tergabung dalam Kloter BDJ 04 di . . .
-
Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Ditangkap di Jalan Cilik Riwut
Satresnarkoba Polres Kapuas Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Ditangkap di Jalan Cilik Riwut
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kabupaten . . .
-
Perkuat Demokrasi, SAPMA PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula
Perkuat Demokrasi, SAPMA PP Gunung Mas dan Bawaslu Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula
KUALA KURUN, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Cabang Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (PC SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Gunung Mas resmi menjalin kerja sama . . .
-
Pemkab Kapuas Matangkan Penjemputan Jamaah Haji, 233 Orang Kloter 4 Tiba Selasa Dini Hari
Pemkab Kapuas Matangkan Penjemputan Jamaah Haji, 233 Orang Kloter 4 Tiba Selasa Dini Hari
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan penjemputan jamaah haji asal Kabupaten Kapuas yang . . .

















