- Pengamat Hukum Sebut Usulan Gerbong Perempuan Dinilai Abaikan Asas Hukum
- Momentum Dharma Shanti Nyepi, Gubernur Kalteng Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
- Rakorda Bangga Kencana Kalteng 2026 Dorong Akselerasi Penurunan Stunting
- KALTENG MATANGKAN KREDIT HAGUET, UMKM DITARGETKAN LEBIH BERDAYA
- Subandi Tegaskan Tiga Perda Strategis, DPRD Palangka Raya Dorong Implementasi Nyata
- Wali Kota: Pemko Palangka Raya Tidak Koordinasi Khusus Terkait Penggeledahan KPU
- Kasus Tambang Ilegal di Kayu Bulan Belum Ditindaklanjuti, Keluarga Korban Minta Kepastian
- Peringati Hari Kartini, TP PKK Barito Utara Gelar Lomba Baca Puisi
- Bupati Barito Utara Lepas Tim Ekspedisi Kalimantan Tribute 2026, dihadiri oleh Peserta dari 9 Negar
- Rakor Multiyears, Bupati Barito Utara Sinkronkan Program dan Data Teknis
PWNU Kalteng Siapkan ITSNUKA Naik Status Jadi Universitas

Keterangan Gambar : Ketua PWNU Kalteng, Wahyudie F. Dirun, saat diwawancara awak media. (Foto:Yariyanto)
Baca Lainnya :
- Dukung Program Pendidikan Nasional, Gubernur Kalteng Sumbangkan Lahan 20 Hektare0
- Kisruh Surat Aduan Misterius Catut Nama Organisasi Ambulans, White Angel Team: Itu Organisasi Fiktif0
- Momentum Ramadan, DWP Kapuas dan TP PKK Bagikan Ratusan Takjil untuk Warga0
- Pemkab Kapuas Paparkan Manajemen Talenta ASN dalam Ekspos di BKN0
- Ketua Sapma PP Kalteng Sesalkan PT. BDA Abaikan Kontraktor Lokal dalam Kegiatan Hauling0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Tengah mulai menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan status Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan (ITSNUKA) menjadi universitas.
Ketua PWNU Kalteng, Wahyudie F. Dirun, mengatakan rencana tersebut telah mulai dibahas di internal organisasi. Namun ia menegaskan proses peningkatan status perguruan tinggi membutuhkan waktu karena harus didukung kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas.
“Kalau target dari PWNU sebenarnya sekitar dua tahun, tapi tentu semua itu tergantung kesiapan dari perguruan tingginya. Yang terpenting sekarang kampusnya harus kita kuatkan dulu,” ujar Wahyudie saat ditemui di Kantor PWNU Kalteng di Palangka Raya, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini ITSNUKA masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama dari sisi tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan. Karena itu, langkah awal yang dilakukan adalah memperkuat program studi yang sudah berjalan serta meningkatkan akreditasi.
“SDM kita masih terbatas, fasilitas juga masih terbatas. Jadi prodi-prodi yang sudah ada kita solidkan dulu dan akreditasinya diperkuat,” jelasnya.
Selain penguatan akademik, PWNU Kalteng juga mulai memikirkan pengembangan infrastruktur kampus. Lokasi kampus saat ini dinilai sudah cukup padat karena berada dalam satu kawasan dengan sejumlah lembaga pendidikan milik Nahdlatul Ulama, mulai dari SD hingga SMA.
“Di situ ada SD, SMP, SMA NU juga, jadi memang sudah cukup padat. Nah ke depan kita mulai memikirkan kemungkinan membuka kampus kedua,” bebernya.
Menurut Wahyudie, peluang ITSNUKA untuk berkembang masih terbuka di tengah persaingan perguruan tinggi di Palangka Raya. Hal ini karena beberapa program studi yang dibuka memiliki segmentasi berbeda dengan kampus lain.
Ia mencontohkan program studi teknologi industri dan teknologi lingkungan yang masih relatif jarang tersedia di perguruan tinggi lain di Kalimantan Tengah.
“Kalau prodinya sama dengan kampus lain tentu berat untuk bersaing. Tapi kan kita membuka prodi yang tidak dimiliki oleh kampus lain, jadi segmentasinya berbeda,” tandasnya.
Dalam pengembangannya, ITSNUKA juga mulai memperluas jangkauan pendidikan dengan membuka kelas di luar Palangka Raya.
Perkuliahan telah berjalan di Sampit dan Murung Raya dengan puluhan mahasiswa yang mengikuti program tersebut.
“Di Murung Raya saja sudah sekitar 40 mahasiswa, Sampit juga. Artinya minat masyarakat ada. Ke depan rencananya kita juga akan membuka kelas di daerah lain,” pungkasnya.
PWNU Kalteng berharap penguatan ITSNUKA dapat menjadi upaya memperluas akses pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. (Yz)
Berita Utama
-
Pengamat Hukum Sebut Usulan Gerbong Perempuan Dinilai Abaikan Asas Hukum
Pengamat Hukum Sebut Usulan Gerbong Perempuan Dinilai Abaikan Asas Hukum
Oleh : Rizky amalia solichin, S.H., M.H.POTRETKALTENG.COM -Dalam asas equality before the law dan prinsip equal protection, negara berkewajiban memberikan perlindungan . . .
-
Wali Kota: Pemko Palangka Raya Tidak Koordinasi Khusus Terkait Penggeledahan KPU
Wali Kota: Pemko Palangka Raya Tidak Koordinasi Khusus Terkait Penggeledahan KPU
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya tidak melakukan koordinasi khusus . . .
-
Subandi Tegaskan Tiga Perda Strategis, DPRD Palangka Raya Dorong Implementasi Nyata
Subandi Tegaskan Tiga Perda Strategis, DPRD Palangka Raya Dorong Implementasi Nyata
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menegaskan pentingnya implementasi tiga peraturan daerah (perda) yang baru saja disahkan . . .
-
KALTENG MATANGKAN KREDIT HAGUET, UMKM DITARGETKAN LEBIH BERDAYA
KALTENG MATANGKAN KREDIT HAGUET, UMKM DITARGETKAN LEBIH BERDAYA
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat lanjutan pembahasan Skim Kredit UMKM HAGUET (Huma Betang Unggul, . . .
-
Momentum Dharma Shanti Nyepi, Gubernur Kalteng Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
Momentum Dharma Shanti Nyepi, Gubernur Kalteng Tekankan Harmoni dalam Keberagaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang dirangkaikan dengan peringatan . . .

















