Kisruh Surat Aduan Misterius Catut Nama Organisasi Ambulans, White Angel Team: Itu Organisasi Fiktif

Potret kalteng 07 Mar 2026, 14:53:07 WIB Palangka Raya
Kisruh Surat Aduan Misterius Catut Nama Organisasi Ambulans, White Angel Team: Itu Organisasi Fiktif

Keterangan Gambar : Koordinator White Angel Team, Jean Steve, SE, salah satu tokoh relawan ambulans senior di Palangka Raya




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat media sosial dan lingkungan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya mendadak geger pada Jumat (06/03/2026). Kegaduhan dipicu oleh beredarnya surat pengaduan yang mengatasnamakan Persatuan Mobil Ambulance Provinsi Kalimantan Tengah, yang berisi tudingan miring terkait pengelolaan instalasi jenazah di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Baca Lainnya :


Namun, alih-alih mendapat dukungan, surat tersebut kini justru memicu polemik mengenai legalitas organisasi di baliknya. Koordinator White Angel Team, Jean Steve, SE, salah satu tokoh relawan ambulans senior di Palangka Raya, angkat bicara dan mempertanyakan keabsahan surat yang ditandatangani oleh sosok bernama Muhamad Yamin, SH tersebut.


Jean Steve menilai surat tersebut cacat prosedur dan tidak mencerminkan marwah organisasi resmi tingkat provinsi. Ia memaparkan tiga poin utama yang membuat surat tersebut kehilangan legitimasi hukum:


-Nir-Kop Surat dan Alamat: Sebagai organisasi level provinsi, surat tersebut tidak memiliki letterhead (kop surat) serta alamat sekretariat yang jelas.


-Tanpa Stempel Resmi: Dokumen formal tersebut hanya dibubuhi tanda tangan tanpa cap/stempel organisasi, yang mengindikasikan surat bersifat personal atau fiktif.


-Minim Koordinasi: Tidak adanya komunikasi dengan elemen relawan dan pengusaha ambulans yang selama ini eksis di lapangan.


"Dunia layanan ambulans di Kalteng, khususnya Palangka Raya, itu lingkupnya saling mengenal. Kami dari White Angel Team tidak pernah mendengar ada organisasi tersebut. Ini sangat ganjil," tegas Jean Steve kepada media, Jumat malam.


Lebih lanjut, Jean menyebut tindakan mengirim surat tanpa identitas kantor dan stempel sebagai langkah yang tidak profesional. Ia menduga ada upaya penggiringan opini publik yang sengaja diciptakan untuk memicu kegaduhan di lingkungan RSUD dr. Doris Sylvanus.


"Jika ingin mengkritik institusi publik, gunakanlah wadah yang legal dan prosedur yang elegan. Mengirim surat tanpa identitas kantor yang jelas itu tindakan pengecut. Ini terlihat seperti organisasi fiktif yang sengaja ‘dihidupkan’ hanya untuk memicu kegaduhan," tambah Jean dengan nada tajam.


Menyikapi situasi ini, White Angel Team mendorong pihak manajemen RSUD dr. Doris Sylvanus agar tetap fokus pada pelayanan masyarakat. Jean meminta pihak rumah sakit tidak terpengaruh oleh tekanan dari pihak-pihak yang legalitasnya tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.


Hingga berita ini diturunkan, pihak yang mengatasnamakan Persatuan Mobil Ambulance Provinsi Kalteng tersebut belum memberikan klarifikasi resmi mengenai tudingan ketidakabsahan organisasi mereka.


RT







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment