- Kabar Duka, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Jhon Pita Kadang Meninggal Dunia
- Digugat Terkait Isu Papan Tulis Interaktif, Gubernur Kalteng Hormati Proses Hukum
- Bupati Wiyatno Lepas Ratusan Rider Trail Adventure, Ajang Silaturahmi dan Olahraga Positif
- Modus Pura-Pura Mogok, Pencuri Motor di Kapuas Ringkus Tim Resmob Usai Tipu Mahasiswa
- Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
- Transformasi Paradigma Hukum Pidana Indonesia: Dari Keadilan Retributif Menuju Keadilan Korektif dan
- Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
- Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
- 40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
- Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Prestasi Emas UPR: Riset Hukum Adat Dayak \'Tumbang Anoi\' Lolos Pendanaan PKM Nasional 2025

Keterangan Gambar : Foto tim
Baca Lainnya :
- RSUD Kapuas Gelar Forum Konsultasi Publik Evaluasi Standar Pelayanan0
- Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pemuda Timpah Alami Luka Tusuk di Tiga Bagian Tubuh0
- Sukses Gelar Lomba Jurnalistik Pelajar 2025, Bupati Wiyatno Apresiasi PWI Kapuas 0
- Penipuan Bermodus Pegawai Kecamatan, Korban Kehilangan HP dan KTP0
- Breaking News ! Kejari Buntok Tahan 3 Pengurus Dalam Dugaan Korupsi di KONI Barito Selatan0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) menorehkan sejarah baru yang membanggakan dalam kancah akademik nasional. Hal ini dicapai melalui Tim Kalawit, tim pionir dari FH UPR yang sukses menembus seleksi nasional Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) skema pendanaan tahun 2025. Keberhasilan monumental ini menjadi bukti nyata kapasitas riset mahasiswa hukum UPR dan membuka babak baru prestasi fakultas di tingkat nasional, sebuah capaian yang layak diapresiasi oleh seluruh civitas akademika.
Dipimpin oleh Alpi Emkananta Tarigan, Tim Kalawit beranggotakan empat mahasiswa berprestasi lainnya: Fuji Syifa Safari, Vindira Edka Juniar, Naomi Artika Simamora, dan Tio Evangelish Manullang. Mereka mengajukan proposal penelitian berjudul “Tumbang Anoi: Manifestasi Teori Living Law Eugen Ehrlich dalam Preferensi Penyelesaian Sengketa Berbasis Kearifan Lokal Suku Dayak di Kalimantan Tengah.” Riset ini secara khusus berfokus pada upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal berbasis hukum adat Suku Dayak, menjadikannya relevan dan kontributif terhadap pelestarian identitas budaya di Kalimantan Tengah.
Saat ini, Tim Kalawit sedang fokus pada penyelesaian luaran penelitian yang ambisius. Mereka berencana menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan serta menyusun naskah buku sebagai dokumentasi akademik yang komprehensif. Kedua luaran ini diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban PKM, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata dalam memperkaya literatur hukum adat di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan sistem hukum dan budaya masyarakat Dayak.
Bapak Tahasak Sahai, S.H., M.H., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UPR, menyampaikan apresiasi mendalam atas prestasi ini. Beliau menekankan bahwa capaian Tim Kalawit adalah indikasi kuat bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UPR memiliki potensi akademik dan semangat penelitian yang luar biasa, berakar pada nilai-nilai lokal namun tetap terintegrasi dengan keilmuan hukum modern. Beliau berharap tim ini dapat terus berproses dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa hukum lainnya untuk berani berinovasi dan berkarya di bidang riset, menunjukkan bahwa riset akademik berbasis hukum lokal memiliki potensi besar.
Pencapaian bersejarah ini menegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki peran signifikan dalam riset akademik dan pelestarian budaya lokal. Tim Kalawit telah menempatkan diri sebagai pionir yang diharapkan dapat membuka jalan dan menumbuhkan budaya riset di kalangan mahasiswa FH UPR. Melalui penelitian hukum adat, mereka tidak hanya mengharumkan nama universitas di kancah nasional tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjaga identitas dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah di tengah tantangan globalisasi.
AJ
Berita Utama
-
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Harga BBM Nonsubsidi Melonjak Tajam, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 18 April 2026. Penyesuaian ini mencakup sejumlah . . .
-
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
40 Persen Penerima KHBS Tak Layak, Pemprov Kalteng Lakukan Evaluasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus membenahi program strategis daerah, salah satunya bantuan sosial Kartu Huma Betang . . .
-
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
Gubernur Dorong Kolaborasi Media untuk Percepat Informasi Pembangunan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan temu wartawan bersama organisasi pers sebagai upaya mempererat sinergi . . .
-
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
Perkuat Sinergi Nasional, Wakil Ketua DPRD Kalteng Ikuti Retret di Akmil Magelang
MAGELANG, POTRETKALTENG.COM – Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah dari seluruh Indonesia berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti agenda . . .
-
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
Sinkronisasi Hukum Pidana dan Dinamika Sosial: Tantangan Menghadapi Social Distrust
PALANGKA RAYA, POTRETKALTEG.COM -Hukum pidana tidak lahir di ruang hampa. Ia adalah cerminan dari nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat pada masanya. Namun, fenomena . . .

















