Prestasi Emas UPR: Riset Hukum Adat Dayak \'Tumbang Anoi\' Lolos Pendanaan PKM Nasional 2025

Potret kalteng 13 Okt 2025, 15:25:30 WIB Palangka Raya
Prestasi Emas UPR: Riset Hukum Adat Dayak \

Keterangan Gambar : Foto tim





Baca Lainnya :

PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (FH UPR) menorehkan sejarah baru yang membanggakan dalam kancah akademik nasional. Hal ini dicapai melalui Tim Kalawit, tim pionir dari FH UPR yang sukses menembus seleksi nasional Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) skema pendanaan tahun 2025. Keberhasilan monumental ini menjadi bukti nyata kapasitas riset mahasiswa hukum UPR dan membuka babak baru prestasi fakultas di tingkat nasional, sebuah capaian yang layak diapresiasi oleh seluruh civitas akademika.


Dipimpin oleh Alpi Emkananta Tarigan, Tim Kalawit beranggotakan empat mahasiswa berprestasi lainnya: Fuji Syifa Safari, Vindira Edka Juniar, Naomi Artika Simamora, dan Tio Evangelish Manullang. Mereka mengajukan proposal penelitian berjudul “Tumbang Anoi: Manifestasi Teori Living Law Eugen Ehrlich dalam Preferensi Penyelesaian Sengketa Berbasis Kearifan Lokal Suku Dayak di Kalimantan Tengah.” Riset ini secara khusus berfokus pada upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal berbasis hukum adat Suku Dayak, menjadikannya relevan dan kontributif terhadap pelestarian identitas budaya di Kalimantan Tengah.


Saat ini, Tim Kalawit sedang fokus pada penyelesaian luaran penelitian yang ambisius. Mereka berencana menghasilkan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan serta menyusun naskah buku sebagai dokumentasi akademik yang komprehensif. Kedua luaran ini diharapkan tidak hanya memenuhi kewajiban PKM, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata dalam memperkaya literatur hukum adat di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan sistem hukum dan budaya masyarakat Dayak.


Bapak Tahasak Sahai, S.H., M.H., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FH UPR, menyampaikan apresiasi mendalam atas prestasi ini. Beliau menekankan bahwa capaian Tim Kalawit adalah indikasi kuat bahwa mahasiswa Fakultas Hukum UPR memiliki potensi akademik dan semangat penelitian yang luar biasa, berakar pada nilai-nilai lokal namun tetap terintegrasi dengan keilmuan hukum modern. Beliau berharap tim ini dapat terus berproses dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa hukum lainnya untuk berani berinovasi dan berkarya di bidang riset, menunjukkan bahwa riset akademik berbasis hukum lokal memiliki potensi besar.


Pencapaian bersejarah ini menegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki peran signifikan dalam riset akademik dan pelestarian budaya lokal. Tim Kalawit telah menempatkan diri sebagai pionir yang diharapkan dapat membuka jalan dan menumbuhkan budaya riset di kalangan mahasiswa FH UPR. Melalui penelitian hukum adat, mereka tidak hanya mengharumkan nama universitas di kancah nasional tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjaga identitas dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah di tengah tantangan globalisasi.


AJ







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment