Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese

Potret kalteng 01 Agu 2026, 14:11:35 WIB PEMPROV KALTENG
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese

Keterangan Gambar : Foto Bersama Usai Pembukaan Siloam Clinical Symposium 2026. (Foto: Yariyanto)




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM -  Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital Palangka Raya sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga medis sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

Baca Lainnya :


Kegiatan yang mengusung tema "Exploring New Frontiers in Modern Healthcare: Bridging Expertise Through Collaboration" tersebut berlangsung di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Sabtu (1/8/2026), dan diikuti dokter spesialis serta dokter umum dari berbagai fasilitas kesehatan di Kalimantan Tengah.

Simposium menghadirkan empat pakar nasional, yakni Prof. Dr. dr. Julius July, Sp.BS(K), M.Kes., IFAANS, dr. Perwira Bintang Hari, Sp.OT., Subsp.O.T.B(K), Dr. dr. Kukuh Dwiputra Henrugrahanto, Sp.OT., Subsp.P.L(K), serta dr. Noor Akbar, Sp.BS. Berbagai materi yang disampaikan mencakup perkembangan terbaru di bidang bedah saraf, ortopedi, teknologi medis, hingga penguatan kolaborasi multidisiplin dalam penanganan pasien.


Ketua IDI Kota Palangka Raya, dr. Togar Sibarani, M.H.Kes, mengatakan forum ilmiah seperti ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, kemajuan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kompetensi, keterampilan, dan empati tenaga medis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.


Direktur Siloam Hospital Palangka Raya, dr. Indriyani Wijaya, Sp.An-TI, MPH, menegaskan komitmen rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar tinggi bagi masyarakat Palangka Raya dan Kalimantan Tengah.


Ia mengatakan, Siloam Hospital Palangka Raya terus memperkuat pelayanan melalui kolaborasi lintas disiplin, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta edukasi kesehatan yang mudah dipahami masyarakat, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan saraf.


Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Rus'ansyah, menyampaikan apresiasi kepada Siloam Hospital Palangka Raya, para narasumber, dan seluruh tenaga medis yang terus berkomitmen berbagi pengetahuan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.


Menurutnya, pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Tantangan geografis yang luas membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, aman, dan merata.


Ia menegaskan, pelayanan kesehatan modern menuntut kolaborasi yang kuat antara dokter spesialis, tenaga kesehatan, rumah sakit, pemerintah daerah, serta dukungan teknologi. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap akses layanan spesialis di Kalimantan Tengah semakin luas, respons penanganan pasien semakin cepat, dan kompetensi tenaga kesehatan lokal terus meningkat melalui transfer ilmu yang berkelanjutan.


Melalui penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, rumah sakit, organisasi profesi, dan tenaga kesehatan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berdaya saing di Kalimantan Tengah. (Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment