Pemkot Palangka Raya Dorong Literasi Digital, Tekan Hoaks dan Kesenjangan Teknologi

Potret kalteng 12 Jun 2025, 22:19:30 WIB Palangka Raya
Pemkot Palangka Raya Dorong Literasi Digital, Tekan Hoaks dan Kesenjangan Teknologi

Keterangan Gambar : Foto Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Gloriana Aden



PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik untuk interaksi sosial maupun pengembangan usaha. Namun, rendahnya literasi digital masih menjadi tantangan serius yang membuat masyarakat rentan terhadap penyebaran hoaks, penyalahgunaan data pribadi, hingga perundungan daring (cyberbullying).


Baca Lainnya :

Hal itu disampaikan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, saat membuka kegiatan Lokakarya Literasi Digital bertema “Pemanfaatan Media Sosial untuk Kesejahteraan Masyarakat” di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya, Kamis (12/6/2025).


Gloriana menjelaskan bahwa di Kota Palangka Raya, media sosial sudah dimanfaatkan untuk kampanye literasi publik dan sebagai sarana menimba ilmu. Meski begitu, tantangan kesenjangan digital—khususnya dalam hal akses, pemahaman, dan pemanfaatan teknologi—masih perlu dijawab bersama.


“Oleh karena itu, kegiatan lokakarya ini hadir untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi digital secara cerdas, aman, dan produktif,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini mendukung misi Pemerintah Kota Palangka Raya dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis sistem informasi dan digitalisasi menuju tercapainya Smart Governance.


“Literasi digital tidak cukup hanya dipahami secara teori. Dibutuhkan praktik langsung dan kolaborasi untuk membangun ekosistem digital yang sehat dan inklusif,” tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Gloriana juga mengajak peserta lokakarya yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga kreator konten digital yang positif, inovatif, dan edukatif.


“Diharapkan, lokakarya ini bisa melahirkan ide-ide kreatif sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat untuk menyaring informasi, menghindari hoaks, serta memanfaatkan layanan publik digital dengan bijak,” pungkasnya.


RH







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment