- Polsek Timpah Cek Pemanfaatan Pekarangan Warga di Desa Tumbang Randang, Dorong Ketahanan Pangan
- Ketua DPRD Kapuas Ajak Warga Jaga Keamanan dan Toleransi Selama Ramadhan 1447 H
- Anggota DPRD Kapuas H. Pahmi Imbau Warga Jaga Ketertiban Selama Ramadhan 1447 H
- Penuh Khidmat Keluarga Besar Disdagperin Kalteng Buka Puasa Bersama
- Disbun Kalteng Gelar Khataman Al-Quran dan Buka Puasa Bersama Anak Panti
- Wali Kota Palangka Raya Imbau Perusahaan Swasta Bayar THR Pegawai Tepat Waktu
- Angelina Sondakh Berbagi Kisah Hidup di Bukber Rujab Wali Kota Palangka Raya
- DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
- Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
- Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Maria, Perempuan Dayak Yang Sukses Jalankan Bisnis Wadi Khas Kalimantan Dengan Omset 2 Digit Perbula

Keterangan Gambar : Foto maria
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Maria, perempuan muda asal Kalimantan Tengah, membuktikan bahwa ketekunan dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat menjadi kunci kesuksesan. Di usia 29 tahun, ia berhasil mengembangkan usaha kuliner tradisional *wadi*, makanan fermentasi khas Dayak, yang kini sudah terkenal di berbagai daerah, bahkan hingga Papua.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Respon Cepat Isu Temuan Beras Oplosan0
- DPRD Harapkan Masyarakat Berperan Lestarikan Cerita Rakyat0
- SEMMI Kalteng Gelar Aksi Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Papan Tulis Interaktif ke KPK dan Kejati0
- Dewan Kota Palangka Raya dan Akademisi Kritik Sampah dan UMKM Car Free Night0
- Polres Gunung Mas Tangkap 16 Tersangka Narkoba, Selamatkan 1.100 Jiwa dalam Tujuh Bulan0
Dari Rumah ke Pasar Nasional
Maria, yang berasal dari Desa Parit, Kotawaringin Timur, memulai bisnis *wadi* pada 1 September 2019. Ia belajar sendiri cara pembuatan *wadi*, yang terbuat dari ikan fermentasi dengan pengawetan alami. Awalnya, ia hanya menjualnya ke tetangga dan kerabat, tetapi berkat kualitas dan konsistensinya, permintaan pun terus meningkat.
"Saya sudah berjualan selama 6 tahun. Walaupun ada pasang surut, saya tetap optimis karena wadi ini adalah makanan khas daerah yang banyak diminati," ujar Maria.
Kini, bisnis wadi Maria menghasilkan omzet mencapai Rp 19,2 juta per bulan. Tidak hanya di Kalimantan, *wadi* buatan Maria sudah dijual hingga ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Papua.
Inovasi Rasa dan Kemasan
Salah satu keunggulan wadi Maria adalah inovasi dalam rasa. "Dulu, wadi itu sangat asin. Tapi, saya membuat versi modern dengan rasa yang lebih seimbang: asin dan asam, dan bisa langsung digoreng untuk menghasilkan rasa yang kriuk," jelas Maria.
Selain rasa, Maria juga memperhatikan kualitas kemasan yang menarik dan mudah dibawa, menjadikannya pilihan praktis untuk konsumen yang mencari lauk tahan lama namun tetap lezat. Ia menawarkan dua varian rasa: original dan pedas, dengan harga mulai dari Rp 80.000, tergantung jenis ikan yang dipilih.
Peluang dan Pelestarian Budaya
Maria tidak hanya melihat bisnisnya sebagai usaha mencari keuntungan, tetapi juga sebagai cara untuk melestarikan budaya lokal. Wadi yang diproduksinya menjadi pengingat akan kearifan masyarakat Dayak dalam mengawetkan makanan secara alami, tanpa bahan pengawet kimia.
"Saya ingin generasi muda, khususnya perempuan, tahu bahwa kita bisa memulai bisnis dari hal sederhana, bahkan dari rumah. Yang penting konsisten dan mau belajar," pesan Maria.
Melangkah Lebih Jauh
Dengan terus memperluas jaringan reseller di beberapa kabupaten di Kalimantan Tengah, Maria yakin usaha wadi ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak orang. Baginya, kesuksesan bukan hanya soal omset, tapi juga bagaimana bisa menginspirasi orang lain untuk lebih mencintai produk lokal dan budaya Indonesia.
RH
Berita Utama
-
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
Gotong Royong Bersihkan Masjid Nurul Islam, OPD Kalteng Wujudkan Lingkungan Nyaman
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan tempat ibadah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . . .
-
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
Dishut Kalteng dan Bupati Lamandau Sinkronkan Perhutanan Sosial, TORA, dan Tata Ruang
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat sinergi pengelolaan kawasan hutan . . .
-
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
Polresta Palangka Raya Gelar Gerakan Indonesia ASRI di Lokasi Bekas Kebakaran Mendawai
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Jalan . . .
-
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
Selama Ramadhan, Kanwil Ditjenpas Kalteng Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memastikan pemenuhan hak serta . . .
-
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Lamandau Resmi Dirikan BSO FSM–GMNI, Tegaskan Konsolidasi I
LAMANDAU, POTRETKALTENG.COM - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamandau secara resmi mendirikan Front Siswa Marhaenis GMNI . . .

















