- Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
- H. Sudarsono: Qurban Ajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Semangat Berbagi
- Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
- Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
- Pj Sekda Kalteng Pimpin Penyaluran Daging Qurban di Istana Isen Mulang
- Pesona Tambun Bungai 2026 Resmi Dibuka, Pemprov Kalteng dan BI Perkuat UMKM
- Wabup Kapuas Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Saat Peringatan HUT Ke-69 Kalteng
- Fazariah Kamayanti Lanjutkan Kepemimpinan Solidaritas Partai Golkar di Kapuas
- Semarakkan Idul Adha 1447 H, BRI Kuala Kapuas Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
- Pemprov Kalteng Kucurkan Rp10 Miliar untuk Perbaikan Jalan Alternatif Palangka Raya - Muara Teweh
Kuasa Hukum Kades Tumbang Jala Sesalkan Pemberitaan Tidak Berimbang

Keterangan Gambar : Foto pak kades dan Kuasa Hukum Restu Mini dkk beserta keluarga dan pengurus Tbbr Kalteng mengawal proses penyidikan di polres Katingan
KATINGAN, POTRETKALTENG.COM – Pemberitaan yang menyebut Kepala Desa Tumbang Jala, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan, berinisial P, melakukan penyerangan terhadap warga dalam kondisi mabuk hingga menyebabkan tiga orang terluka, dibantah keras oleh kuasa hukumnya, Restu Mini, S.H.
Menurut Restu, informasi tersebut tidak sesuai fakta di lapangan. Ia menjelaskan bahwa kejadian sebenarnya berawal saat kliennya memberikan arahan sebagai kepala desa di atas panggung, dalam acara peringatan 40 hari meninggalnya salah satu warga di desa tersebut. Dalam sambutannya, P mengimbau kepada Linmas agar tetap siaga menjaga keamanan acara.
Baca Lainnya :
- Bupati Lamandau Fasilitasi Penyelesaian Polemik 20% Lahan Plasma, Warga Dua Desa Capai Kesepakatan0
- Keterwakilan Perempuan dan Tokoh Lokal Dinilai Perkuat Elektabilitas Paslon 02 di Pilbup Barito Utar0
- Ketua DPRD Kalteng Minta Pemda Siap Hadapi Arus Balik Lebaran0
- Anggota DPRD Kalteng Imbau Warga Utamakan Keselamatan Saat Mudik Lebaran0
- DPRD Kalteng Tetapkan Rencana Kerja dan Bentuk Pansus Pertambangan0
Namun, di akhir arahan, P menyinggung seorang oknum Komandan Linmas berinisial E. Oknum tersebut merasa tersinggung, lalu naik ke atas panggung dan menantang P secara langsung, hingga sempat terjadi percekcokan di hadapan warga.
“Keduanya kemudian turun dari panggung dan pulang masing-masing. Berdasarkan keterangan klien kami, mereka kembali ke acara dalam keadaan membawa mandau,” ungkap Restu.
Saat P kembali ke lokasi, sejumlah warga mencoba menahannya. Dalam situasi itu, P terjatuh sambil masih memegang mandau. Pada saat itulah, E diduga langsung menyerang dan menggigit pelipis P hingga menyebabkan luka robek.
“Dalam posisi terjatuh, klien kami diserang. E berada di atas dan menggigit bagian pelipis P. Goresan pada bibir E diduga akibat terkena mata mandau yang posisinya terlentang di tangan klien kami. Klien kami tidak pernah menyerang siapa pun,” jelas Restu.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan pengakuan kliennya dan saksi di tempat kejadian, tidak ada warga lain yang diserang. Justru, P yang diserang lebih dulu oleh E dalam situasi yang sudah tidak terkendali.
Salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya turut menguatkan keterangan tersebut. “Saya saat itu berusaha melerai. E sudah berada di atas Pak Kades sambil menggigit pelipisnya. Saya menarik E agar keduanya bisa dipisahkan,” ujarnya.
Akibat insiden tersebut, baik P maupun E sama-sama melaporkan kejadian ini ke Polsek Senaman Mantikei. Kuasa hukum berharap laporan kliennya segera ditindaklanjuti dan mengusulkan agar kedua belah pihak ditahan sementara sambil menunggu proses hukum atau mediasi penyelesaian.
Di sisi lain, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) TBBR Kalimantan Tengah dan DPD TBBR Katingan ikut menanggapi pemberitaan ini. Melalui Humas DPD TBBR Katingan, Efendy S.Pd., mereka menyayangkan berita yang dinilai tidak berimbang dan hanya memuat informasi sepihak.
“Oknum YRH yang menyampaikan informasi dalam pemberitaan itu bahkan tidak berada di lokasi kejadian. Dia menyebarkan narasi yang menyesatkan dan tidak mewakili fakta sebenarnya,” tegas Efendy.
Pihak TBBR menduga motif di balik pemberitaan tersebut berkaitan dengan persaingan politik atau kepentingan usaha di desa. Mengingat P adalah seorang kepala desa aktif, situasi ini dinilai sensitif dan harus ditangani dengan adil.
Efendy menegaskan bahwa pihaknya mendorong penyelesaian secara kekeluargaan, mengingat kedua pihak yang terlibat masih memiliki hubungan kekerabatan dan berasal dari desa yang sama.
“Kami berharap pihak kepolisian bisa menjadi penengah yang bijak dalam persoalan ini. Jangan sampai perpecahan terjadi di antara warga sendiri,” pungkasnya.
RH
Berita Utama
-
Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
Sambut Idul Adha 2026, CV Nansel Bersama Ratu Prabu Kalteng Gelar Aksi Berbagi Kasih di Teweh Selata
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh dunia usaha di Kalimantan Tengah. CV Nansel . . .
-
Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
Hukum Pidana Korporasi dalam KUHAP Nomor 20 Tahun 2025: Langkah Maju atau Tantangan Baru Penegakan H
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Perkembangan dunia usaha yang semakin kompleks telah melahirkan berbagai bentuk kejahatan korporasi yang berdampak luas terhadap . . .
-
H. Sudarsono: Qurban Ajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Semangat Berbagi
H. Sudarsono: Qurban Ajarkan Keikhlasan, Kepedulian, dan Semangat Berbagi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Nuansa Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah masih begitu terasa di tengah masyarakat. Semangat pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian . . .
-
Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
Diduga Masuk Areal Plasma di Seruyan, Aktivitas Tambang Ilegal Dikeluhkan Warga
SERUYAN, POTRETKALTENG.COM — Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga beroperasi di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kembali menjadi . . .
-
Semarakkan Idul Adha 1447 H, BRI Kuala Kapuas Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
Semarakkan Idul Adha 1447 H, BRI Kuala Kapuas Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Pembina Kerohanian Islam (BAPEKIS) dan Yayasan Baitul Maal . . .

















