- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Kepala Bapperida Kalteng Berikan Arahan dalam Orientasi Penyusunan RKPD Kotawaringin Barat 2026

Keterangan Gambar : Kepala Bapperida Prov. Kalteng Leonard S. Ampung
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.COM– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, memberikan arahan dalam orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (31/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting serta luring di Aula Marundau Bappedalitbang Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun.
Baca Lainnya :
- Inspektorat Kalteng Gelar Rakor Pencegahan Korupsi MCP KPK 20250
- Kalaksa BPBPK Kalteng Laporkan Banjir dalam Rakor Bersama Gubernur dan Forkopimda0
- Muhammad Damis, S.H., M.H., Jabat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya0
- Larangan Penjualan LPG 3 Kg Melalui Pengecer, Rakyat Semakin Tercekik0
- Satlantas Polresta Palangka Raya Kembali Tilang Pengendara Knalpot Brong0
Dalam sambutannya, Leonard menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat atas inisiatif dan komitmennya dalam menyusun RKPD 2026 secara sistematis dan sesuai regulasi. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara berbagai dokumen perencanaan, seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Daerah (RPD), dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), guna memastikan keberlanjutan pembangunan di daerah.
“Kami mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam menyusun RKPD 2026. Kami berharap proses ini tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku serta mengutamakan kesinambungan antara dokumen perencanaan jangka panjang, menengah, dan tahunan agar pembangunan lebih terarah,” ujar Leonard.
RKPD 2026: Awal Implementasi RPJMD Baru
Leonard menjelaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi awal implementasi RPJMD baru di tingkat provinsi maupun kabupaten. Namun, hingga saat ini, RPJMD tersebut masih dalam tahap penyusunan dan belum ditetapkan secara resmi. Oleh karena itu, RKPD 2026 harus tetap mengacu pada regulasi nasional, seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, yang mengatur tahapan perencanaan pembangunan daerah.
Selain itu, penyusunan RKPD harus selaras dengan visi dan misi pemerintahan nasional dan daerah yang akan datang, termasuk RPJPN, RPJPD Provinsi Kalimantan Tengah, RPJPD Kabupaten Kotawaringin Barat, serta RPJMN yang akan mencerminkan kebijakan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
“Penyusunan RKPD ini harus memperhatikan berbagai dokumen perencanaan strategis agar pembangunan yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Kolaborasi dan Sinergi untuk Pembangunan yang Optimal
Orientasi penyusunan RKPD ini menjadi langkah awal dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang komprehensif, terarah, dan berkelanjutan bagi Kabupaten Kotawaringin Barat. Dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan provinsi, diharapkan program-program yang dirancang dalam RKPD 2026 dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh narasumber dari Ditjen Bangda Kemendagri, M. Samsulrizal Muttaqien, serta sejumlah pejabat terkait, di antaranya Plt. Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Luqman Alhakim, Sekda Kabupaten Kotawaringin Barat, Rodi Iskandar, serta Kepala Bappedalitbang Kabupaten Kotawaringin Barat, Juni Gultom.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















