- Penyerahan Piala Bergilir Gubernur Kalteng Tandai Muara Teweh Jadi Tuan Rumah FTIK XII
- LPT-IK Pusat Tegaskan FTIK XII sebagai Gerakan Budaya dan Penguatan Spiritual
- FTIK XII Simbol Keharmonisan, Diramaikan Ratusan Peserta dan Tradisi Manyipet
- Kalteng Apresiasi Penyelenggaraan FTIK XII di Barut, Jadi Benteng Pelestarian Budaya
- Bupati Shalahuddin: FTIK Momentum Penting Pelestarian Budaya Dayak Kaharingan
- Pimpinan dan Anggota DPRD Barut Hadiri Pembukaan FTIK XII, Wujud Dukungan Terhadap Pelestarian Buda
- FTIK ke-XII Resmi Dibuka di Muara Teweh, Barito Utara Jadi Pusat Pelestarian Budaya Kaharingan Kalt
- Pemandangan Umum Fraksi Jadi Pedoman, Pemerintah Barut Jamin Kebijakan Akuntabel
- Jajaran Pimpinan DPRD Lengkap Pimpin Paripurna Jawaban Pemerintah APBD 2026
- Rapat Paripurna Dihadiri Lengkap Jajaran Eksekutif: Bupati, Wabup, dan Sekda Barut
Kementerian Kominfo Akan Beri Bantuan STB ke RTM, Kadiskominfo Kalteng : Pendistribusian Harus Tepat
Sumber : Mmckalteng

Keterangan Gambar : Menteri Kominfo Johnny G Plate saat menyampaikan arahannya
Potretkalteng.com - Palangka Raya – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah (Diskominfosantik Prov. Kalteng) Agus Siswadi menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Migrasi Siaran TV Analog ke TV Digital dari Gedung Smart Province, Diskominfosantik Prov. Kalteng, Jumat (3/6/2022). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Menteri Kominfo RI Johnny G Plate.
Sebagaimana diketahui, siaran televisi analog di Indonesia akan digantikan oleh siaran televisi digital selambat-lambatnya pada 2 November 2022. Siaran televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan canggih teknologinya bagi masyarakat Indonesia.
Dalam arahannya, Menteri Kominfo Johnny G Plate berharap kepada Kepala Daerah yakni gubernur, bupati dan walikota agar membantu memberikan data Rumah Tangga Miskin (RTM) yang berhak untuk menerima bantuan Set Top Box (STB) dalam 2 (dua) minggu ke depan, dengan kriteria RTM, memiliki pesawat TV analog dan menikmati siaran TV melalui teresterial, lokasi rumah berada di lokasi siaran TV digital, bersedia menerima dan memanfaatkan bantuan STB serta dalam satu RTM menerima 1 bantuan STB.
Baca Lainnya :
- Kepala RumKit Bhayangkara Palangka Raya Gowes Bersama Porsonel Guna Jaga Kesehatan Dan Kebugaran0
- Korban Tenggelam Di Sungai Mentaya Akhirnya Ditemukan0
- Pengadilan Tinggi Nonaktifkan 3 Hakim Yang Bebaskan Kasus Vonis Bebas Bandar Narkoba.0
- Peringati Hari Lahir Pancasila, SAPMA PP Gumas Ajak Pemuda Amalkan Nilai Pancasila.0
- 14 Ton Minyak Goreng Kemasan Tanpa Izin Edar Disita Polda Jawa Tengah0
Selain itu, diharapkan kepala daerah membantu sosialisasi agar masyarakat yang mampu segera membeli STB baik melalui media online atau toko-toko elektronik terdekat dan membantu kelancaran distribusi STB baik oleh penyelenggara multipleksing (swasta) mamupun distribusi oleh Kementerian Kominfo (bantuan pemerintah).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendukung sepenuhnya kebijakan yang telah diambil Menteri Kominfo terkait migrasi siaran TV analog ke TV digital.
“Pesan bapak mendagri adalah membantu bagaimana agar distribusi STB tepat sasaran. Kemendagri siap membantu pendataan penerimaan distribusi STB bagi rumah tangga miskin (RTM) “, pungkasnya.
Sementara itu, Kadis Kominfosantik Agus Siswadi usai menghadiri kegiatan mengungkapkan pendistribusian STB harus tepat sasaran dan tepat waktu.
“Seperti yang disampaikan Bapak Menteri dalam rapat kali ini, bahwa kebutuhan yang paling mendesak adalah STB yang akan dibagikan kepada seluruh kabupaten/kota 112 wilayah yang terdampak dari perubahan sistem analog ke digital ini yang terdiri di 112 wilayah siaran berada di 341 kabupaten/kota”, ungkap Agus Siswadi.
Agus menuturkan bahwa akan segera mengirimkan surat permintaan ke kepala daerah di kabupaten/kota terkait data RTM yang memenuhi syarat sebagai penerima STB.
“Kita akan segera mengirim surat ke bupati/wali kota, untuk minta data riil/ faktual di daerah, karena barangkali sudah ada RTM yang menggunakan TV digital atau smart TV. Hal ini tidak masuk kategori tersebut. Kita membutuhkan kepala daerah untuk mengerahkan SKPD door to door melakukan pendataan”, tandasnya.(Red)
Berita Utama
-
Hj Nety Herawati Dorong ASN Terus Tingkatkan Pelayanan di Hari Korpri 2025
Hj Nety Herawati Dorong ASN Terus Tingkatkan Pelayanan di Hari Korpri 2025
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara yang juga Ketua Partai NasDem Barito Utara, Hj Nety Herawati, menyampaikan ucapan selamat kepada . . .
-
CV Nansel Bagikan Berkat Natal untuk Gereja-Gereja di Desa Sikui, Desa Hajak, dan Sekitarnya
CV Nansel Bagikan Berkat Natal untuk Gereja-Gereja di Desa Sikui, Desa Hajak, dan Sekitarnya
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM - Menjelang perayaan Natal 2025, CV Nansel kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui kegiatan berbagi berkat kepada sejumlah gereja . . .
-
Bupati HM Wiyatno Kukuhkan Komunitas ASN Anti Narkoba dan Deklarasi \"Kapuas Bersinar\"
Bupati HM Wiyatno Kukuhkan Komunitas ASN Anti Narkoba dan Deklarasi \"Kapuas Bersinar\"
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dengan menggelar pengukuhan Komunitas ASN Anti Narkoba . . .
-
Bupati Kapuas HM Wiyatno Terima Hibah Tanah dari Bea Cukai, Akan Dijadikan Mushola Umum
Bupati Kapuas HM Wiyatno Terima Hibah Tanah dari Bea Cukai, Akan Dijadikan Mushola Umum
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Bupati Kapuas, HM Wiyatno, didampingi Wakil Bupati Dodo, secara resmi menerima penyerahan Barang Milik Negara (BMN) berupa aset tanah . . .
-
Alokasi Belanja Daerah Kapuas 2026 Tembus Rp2,57 Triliun, Bupati HM Wiyatno Harapkan Dampak Nyata Ke
Alokasi Belanja Daerah Kapuas 2026 Tembus Rp2,57 Triliun, Bupati HM Wiyatno Harapkan Dampak Nyata Ke
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas mengalokasikan total belanja daerah Tahun Anggaran 2026 mencapai angka Rp2,574 triliun lebih. Angka . . .

















