- Sanaman Mantikei Disiapkan Jadi Hutan Kota dan RTH, Pemprov Kalteng Gelar Perencanaan
- Edukasi CHD Awareness 2026, RSUD Doris Sylvanus Tekankan Deteksi Dini Jantung Bawaan pada Anak
- Jaga Stabilitas Pemerintahan Desa, Pemkab Kapuas Lantik Pj Kepala Desa dan Anggota BPD PAW
- Reformasi Birokrasi Berbuah Hasil, Pemko Palangka Raya Raih Dua Penghargaan dari Kementerian PANRB
- Pemprov Kalteng Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Melek Ekonomi Kreatif
- RAZIA PAJAK MENDADAK! Puluhan Kendaraan di Palangka Raya Ketahuan Nunggak
- Raperda Perpustakaan Kalteng Dikebut, Fokus Perkuat Literasi dan Layanan Digital
- Staf Khusus Presiden, Yovie Widianto: Kalteng Bisa Jadi Sentra Ekonomi Kreatif Kalimantan!
- Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Murung Keramat, Satu Orang Diamankan
- Pemkab Kapuas Siapkan Perbaikan Infrastruktur, Bupati Wiyatno Tinjau Langsung Kondisi Jalan
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Rp2,8 Miliar Dari PT. BMB Ke DAD Kalteng Naik Tahap Penyidikan
Tim Redaksi

Keterangan Gambar : Ririen Binti (kiri) dan Ingkit Djaper (Kanan)
Potretkalteng.com - PALANGKA RAYA - Kasus dugaan tindak pidana penggelapan dan atau penggelapan dalam jabatan dan atau tindak pidana pencucian uang dengan terlapor C dan kawan-kawan di Bareskrim Polri, yang dilaporkan oleh PT Berkala Maju Bersama ( PT BMB ) kini dinaikkan ke tahap Penyidikan.
Tim Penyidik pada Subdit Dit Tipidum Bareskrim Polri, yang menangani kasus tersebut, bergerak cepat dengan memeriksa saksi-saksi.
Baca Lainnya :
- Dikki Akhmar Jadi Caleg Pertama di Kalteng Komitmen Tolak Money Politic, Alasannya Bikin Terharu!0
- PKS Kalteng Siap Rebut Dominasi Partai Penguasa, Dikki : Saya Yakin Masyarakat Sudah Cerdas Memilih.0
- Wakili kalteng Talitha Tyona Agatha Terpilih Sebagai Miss Teeneger Kalteng 20230
- Berhasil Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov Kalteng Akan Terima Insentif Fiskal dari Pemerintah Pusa0
- Wujudkan Indonesia Emas Tahun 2045, Pemprov Kalteng Deklarasikan Gereja Ramah Anak0
Melalui realese kepada media beberapa waktu yang lalu, Ingkit Djaper, salah satu pengurus DAD Kalteng menjelaskan bahwa Ia bersama satu pengurus lainnya, yakni Sadagori Binti yang juga pengurus DAD bidang Biro Humas dan Publikasi dipanggil Penyidik dari Subdit Dit Tipidum Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan sebagai saksi.
Diduga karena dari ratusan mliliar dana yang diduga tidak bisa dipertanggung jawabkan itu, ternyata ada dana 2,8 miliar rupiah yang seharusnya masuk Kas DAD Kalteng.
Ingkit mengatakan Dana yang seharusnya menjadi hak DAD Kalteng tersebut, berawal dari perjanjian kerja sama antara PT BMB dengan DAD Kalteng, namun ternyata dana miliaran rupiah untuk operasional DAD Kalteng tersebut tidak dikirim ke rekening ke kas DAD Kalteng secara organisasi.
"Tetapi justru dikirim ke rekening salah satu Oknum Pengurus DAD Kalteng, Dan Penyidik, akan memanggil Oknum pengurus DAD Kalteng yang terkait dengan penandatanganan kerja sama tersebut,“ kata Ingkit.
Sementara itu, Sadagori Binti yang akrab disapa Ririen Binti selain pengurus DAD Kalteng yang bersangkutan juga merupakan wartawan senior yaitu kontributor SCTV- INDOSIAR Wilayah Kalteng dalam releasenya menambahkan, Sebelumnya Ia dan Ingkit sudah melaporkan dugaan penggelapan dana di tubuh DAD Kalteng senilai 2,8 miliar ini ke Ditreskrimum Polda Kalteng, dan kasusnya masih bergulir sedang dalam penanganan.
“Pemanggilan kami sebagai saksi di Bareskrim Polri tidak ada kaitannya dengan laporan kami di Polda Kalteng untuk dugaan kasus penggelapan ditubuh DAD Kalteng, namun pemeriksaan kami sebagai saksi, terkait dugaan laporan pencucian uang yang dilaporkan oleh PT BMB,“ kata Ririen Binti.
Ririen menambahkan, Apa yang mereka lakukan adalah untuk mengembalikan hak orang Dayak , karena dana senilai 2,8 miliar rupiah tersebut seharusnya masuk rekening DAD Kalteng, dan apabila dana tersebut dikelola dengan baik, maka akan sangat berguna untuk kemajuan orang Dayak, salah satunya untuk membantu bea siswa bagi pelajar, maupun Mahasiswa orang Dayak yang berpretasi namun tidak ada biaya untuk pendidikan mereka.
Menutup pernyatannya, Ririen mengatakan Pelaporan di Polda Kalteng bukan hanya inisiatif saya dengan Ingkit, tetapi sudah dikomunikasikan dengan tokoh-tokoh Dayak, yang juga pengurus DAD Kalteng, baik dari unsur ketua, hingga Dewan Pakar, serta Dewan Kehormatan DAD , yang mengatakan, organisasi DAD jangan digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk memajukan Orang Dayak. (Red)
Hamli Tulis
Berita Utama
-
Reformasi Birokrasi Berbuah Hasil, Pemko Palangka Raya Raih Dua Penghargaan dari Kementerian PANRB
Reformasi Birokrasi Berbuah Hasil, Pemko Palangka Raya Raih Dua Penghargaan dari Kementerian PANRB
JAKARTA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kota Palangka Raya kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih predikat BB (Sangat Baik) dalam Evaluasi . . .
-
Jaga Stabilitas Pemerintahan Desa, Pemkab Kapuas Lantik Pj Kepala Desa dan Anggota BPD PAW
Jaga Stabilitas Pemerintahan Desa, Pemkab Kapuas Lantik Pj Kepala Desa dan Anggota BPD PAW
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno melantik 33 Penjabat (Pj) Kepala Desa dan 6 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antar . . .
-
Edukasi CHD Awareness 2026, RSUD Doris Sylvanus Tekankan Deteksi Dini Jantung Bawaan pada Anak
Edukasi CHD Awareness 2026, RSUD Doris Sylvanus Tekankan Deteksi Dini Jantung Bawaan pada Anak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka peringatan Congenital Heart Disease Awareness (CHD AW) 2026 yang berlangsung pada 7–14 Februari dengan tema . . .
-
Sanaman Mantikei Disiapkan Jadi Hutan Kota dan RTH, Pemprov Kalteng Gelar Perencanaan
Sanaman Mantikei Disiapkan Jadi Hutan Kota dan RTH, Pemprov Kalteng Gelar Perencanaan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas menyiapkan kawasan Komplek Olahraga Sanaman Mantikei sebagai Hutan Kota sekaligus . . .
-
Sekda Kapuas Pimpin Rakor Penataan dan Relokasi Pedagang di Kawasan Jalan Sudirman
Sekda Kapuas Pimpin Rakor Penataan dan Relokasi Pedagang di Kawasan Jalan Sudirman
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, memimpin rapat koordinasi penataan bangunan sekaligus relokasi pedagang . . .

















