Edukasi CHD Awareness 2026, RSUD Doris Sylvanus Tekankan Deteksi Dini Jantung Bawaan pada Anak

Potret kalteng 11 Feb 2026, 20:31:40 WIB Palangka Raya
Edukasi CHD Awareness 2026, RSUD Doris Sylvanus Tekankan Deteksi Dini Jantung Bawaan pada Anak

Keterangan Gambar : Foto Bersama Usai Kegiatan Edukasi CHD. (Foto:Yariyanto)




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka peringatan Congenital Heart Disease Awareness (CHD AW) 2026 yang berlangsung pada 7–14 Februari dengan tema “Fearless Hearts, Limitless Future”, RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi dan Anak”.

Baca Lainnya :


Kegiatan edukatif tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/2/2026) pukul 09.00 WIB di Ruang Tunggu Poli Anak RSUD dr. Doris Sylvanus. Penyuluhan dipandu langsung oleh Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Kalimantan Tengah yang juga dokter spesialis jantung anak, dr. Enny Karyani, Sp.A, Subsp. Kardio(K).


Dalam pemaparannya, dr. Enny menjelaskan bahwa penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan struktur atau fungsi jantung yang sudah ada sejak bayi lahir. Kondisi ini termasuk salah satu kelainan bawaan tersering pada bayi.


“Angka kejadiannya sekitar 1 dari 100 bayi lahir dengan PJB, dan penyebabnya bersifat multifaktorial,” jelas dr. Enny.


Ia memaparkan berbagai materi penting, mulai dari penyebab dan faktor risiko PJB, ragam jenis kelainan jantung bawaan, gejala yang perlu diwaspadai, hingga dampaknya terhadap tumbuh kembang anak. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya deteksi dini agar anak dengan PJB dapat memperoleh penanganan optimal sedini mungkin.


Menurutnya, peran orang tua sangat krusial dalam upaya pencegahan komplikasi dan peningkatan kualitas hidup anak dengan PJB.


“Orang tua perlu memperhatikan tanda dan gejala pada anak, rutin memantau tumbuh kembang, melakukan kontrol kehamilan secara teratur, serta menjalani skrining selama masa kehamilan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter karena deteksi dini dapat meningkatkan kualitas hidup anak,” tegasnya.


Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para orang tua yang hadir tampak antusias mengikuti materi, terutama saat sesi tanya jawab. Banyaknya pertanyaan yang diajukan menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jantung anak sekaligus kebutuhan akan informasi yang mudah dipahami.


Melalui kegiatan ini, RSUD dr. Doris Sylvanus berharap kesadaran masyarakat terhadap penyakit jantung bawaan semakin meningkat, sehingga lebih banyak kasus dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini demi masa depan anak yang lebih sehat. (YZ)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment