- Aksi Solidaritas Kemanusiaan: SAPMA PP Palangka Raya Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatera
- Ujian Hukum di Bumi Tambun Bungai, Mengapa Zirkon Ilegal di Kalteng Harus Ditertibkan Tuntas
- Pemkab Kapuas Dorong Penguatan Kapasitas Pemuda Lewat Pelatihan Dasar Kepemimpinan
- Komisi I DPRD Kalteng Tinjau Perkembangan Pembangunan di Kapuas
- Pemkab Kapuas Perkuat Gerakan Lingkungan Lewat Jumat Bersih di Ponpes Antang
- Bupati Barito Utara Terbitkan Surat Edaran Atasi Lonjakan Harga dan Kelangkaan BBM
- PKK Kapuas Gencarkan Pemeriksaan HPV DNA & IVA untuk Cegah Kanker Leher Rahim
- Bunda PAUD Kapuas Dorong Penguatan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini di Kapuas Murung
- Pengawas SPBU Hajak Bantah Layani Pelangsir, Tegaskan Tidak Pernah Melayani Tangki Modifan
- Wabup Kapuas Ajak Jemaat GKE Perkuat Iman dan Kerukunan pada Perayaan Natal 2025
Jalan Rusak Terparah se-Indonesia, Syauqie Desak Pemerintah Pusat Prioritaskan Perbaikan Jalan di Ka

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI dari Komisi V, Muhammad Syauqie
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Anggota DPR RI Komisi V asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, menyoroti kondisi infrastruktur jalan nasional di wilayahnya yang saat ini masih banyak mengalami kerusakan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan jalan nasional rusak terpanjang di Indonesia, yakni mencapai 191,56 kilometer.
Baca Lainnya :
- Aksi Damai Masyarakat Adat di Kapuas Berjalan Kondusif, Polisi Buka Ruang Dialog0
- Kunjungi SMANSA Buntok, Gubernur Kalteng Berpesan agar Siswa Menjauhi Narkoba0
- Gubernur Kalteng: Pembangunan di Barsel Berjalan Baik Berkat Keharmonisan Semua Pihak0
- Agustiar Sabran: Rumah Betang Adalah Warisan Budaya Dayak yang Harus Dilestarikan0
- PT. MUTU Dorong Pembangunan Daerah Melalui Sinergi Lintas Sektoral0
Menanggapi hal tersebut, Syauqie menyebut temuan tersebut sebagai alarm serius bagi pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah bukan hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Data dari Bina Marga ini menunjukkan masih adanya ketimpangan pembangunan infrastruktur antarwilayah. Karena itu, perbaikan jalan nasional di Kalimantan Tengah seharusnya menjadi salah satu prioritas nasional,” ujar Syauqie kepada wartawan di Palangka Raya, Kamis (6/11).
Ia menjelaskan, ada beberapa faktor utama yang menyebabkan banyaknya jalan nasional di Kalteng mengalami kerusakan. Selain kondisi tanah gambut dan rawa yang rentan, aktivitas kendaraan berat dari sektor tambang dan perkebunan juga kerap melebihi kapasitas jalan. Faktor lain seperti curah hujan tinggi turut mempercepat kerusakan permukaan jalan.
Sebagai anggota DPR RI, Syauqie menegaskan akan terus memperjuangkan peningkatan anggaran perbaikan jalan di Kalimantan Tengah melalui pembahasan di Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian PUPR. Ia juga mendorong agar proyek peningkatan infrastruktur di Kalimantan Tengah bisa dimasukkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) atau minimal program prioritas tahunan pemerintah.
“Permasalahan jalan rusak ini sudah beberapa kali kami sampaikan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Jenderal Bina Marga. Kami mendorong agar porsi anggaran untuk Kalteng ditingkatkan dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan bisa dipercepat,” tambahnya.
Syauqie juga mengatakan bahwa pihaknya akan memperkuat komunikasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas, agar kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada daerah yang masih tertinggal dari sisi infrastruktur.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin erat agar pembangunan jalan di Kalimantan Tengah bisa dilakukan secara berkelanjutan. “Pembangunan jalan jangan hanya fokus pada proyek baru, tapi juga perlu ada pemeliharaan berkala dengan kualitas yang baik. Pengawasan proyek pun harus transparan dan melibatkan masyarakat,” tegasnya.
Dengan komitmen dan kerja sama antara DPR, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah, Syauqie optimistis persoalan jalan rusak di Kalimantan Tengah dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan.
RT
Berita Utama
-
Ujian Hukum di Bumi Tambun Bungai, Mengapa Zirkon Ilegal di Kalteng Harus Ditertibkan Tuntas
Ujian Hukum di Bumi Tambun Bungai, Mengapa Zirkon Ilegal di Kalteng Harus Ditertibkan Tuntas
OPINI, POTRETKALTENG.COM - Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan kekayaan mineral berupa zirkon, kini berada di persimpangan jalan. Bukan soal potensi ekonomi, melainkan . . .
-
Aksi Solidaritas Kemanusiaan: SAPMA PP Palangka Raya Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatera
Aksi Solidaritas Kemanusiaan: SAPMA PP Palangka Raya Galang Dana untuk Korban Bencana di Sumatera
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pengurus Cabang Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kota Palangka Raya menunjukkan kepedulian sosialnya dengan . . .
-
Pemkab Kapuas Dorong Penguatan Kapasitas Pemuda Lewat Pelatihan Dasar Kepemimpinan
Pemkab Kapuas Dorong Penguatan Kapasitas Pemuda Lewat Pelatihan Dasar Kepemimpinan
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kapuas melaksanakan Sosialisasi . . .
-
Pengawas SPBU Hajak Bantah Layani Pelangsir, Tegaskan Tidak Pernah Melayani Tangki Modifan
Pengawas SPBU Hajak Bantah Layani Pelangsir, Tegaskan Tidak Pernah Melayani Tangki Modifan
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM - Pengawas SPBU KM 18 Hajak, Kabupaten Barito Utara, Dahlia Deannova, angkat bicara terkait video yang viral di media sosial mengenai . . .
-
Bunda PAUD Kapuas Dorong Penguatan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini di Kapuas Murung
Bunda PAUD Kapuas Dorong Penguatan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini di Kapuas Murung
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas sekaligus Bunda PAUD Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, membuka kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Kelurahan . . .
















