- Pemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se-Kalteng
- Bupati Kapuas Tekankan Sinergi Desa dan Kelurahan dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur
- Bupati Kapuas Lantik Pramuka Garuda dan Lepas Kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026
- DPD PPKHI Kalteng Ikuti Bimtek Teknis 2026 Pengadilan Tinggi Palangkaraya
- GMNI-GPM Kalteng Ultimatum PLN, Tuntut Jawaban Krisis Pemadaman Listrik 1x24 Jam
- Gubernur Kalteng Hadiri Seminar dan Pelantikan Pengurus GP Ansor
- Agustiar Buka Rakor Pemdes, Desa Diminta Perbaiki Pelayanan
- DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah
- Gubernur Agustiar Pimpin Apel Siaga GP Ansor, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
- Ombudsman Mulai Penilaian, Wagub Edy Tekankan Pelayanan Publik Berkualitas
DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah

Keterangan Gambar : FOTO : DPRD GUMAS/POTRET KALTENG SAMPAH : Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gumas Herbert Y Asin bersama Sekretaris Komisi II Selsius Aprianus, saat melihat tumpukan sampah di sungai, pekan lalu.
KUALA KURUN, POTRETKALTENG.COM- Sampah rumah tangga menumpuk pada sejumlah anak sungai yang melintasi sejumlah desa. Pemandangan tersebut terlihat ketika Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Herbert Y Asin bersama Sekretaris Komisi II Selsius Aprianus, melaksanakan reses di daerah pemilihan (dapil) I yang mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang.
Baca Lainnya :
- Marak Terjadi Kasus Data Bocor, Wikarya : Hati-Hati Gunakan Data Pribadi0
- Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat, Ditlantas Polda Kalteng Gelar Aksi Bakti Sosial0
- Masuki Hari Kelima Ops Patuh Telabang, Ditlantas Polda Kalteng Temukan 1.630 Pelanggar Lalu Lintas0
- Pengurus Dekranasda Provinsi Kalteng Priode 2021-2024 Resmi Dilantik0
- Ketua Umum Dekranas Secara Resmi Lantik Ivo Sugianto Sabran Sebagai Ketua Dekranasda Prov Kalteng0
"Kondisi sungai yang dipenuhi sampah dinilai akan berpotensi mengancam kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat," ucap Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gumas Herbert Y Asin, Jumat (7/8/2026).
Dia menyampaikan, sampah yang menumpuk tadi terlihat di sejumlah titik, yakni di kawasan Jembatan Tumbang Rawi menuju Tumbang Miwan, Jembatan Tumbang Hakau, hingga jembatan di Desa Pilang Munduk. Hampir seluruh aliran sungai di bawah jembatan dipenuhi sampah rumah tangga, yang diduga dibuang langsung oknum masyarakat ke sungai.
"Ini harus menjadi perhatian serius. Ketika kami melakukan reses dan melintasi beberapa jembatan, hampir semua dipenuhi sampah. Itu menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah," sesalnya.
Dia mengatakan, kebiasaan membuang sampah ke sungai tidak hanya mencemari lingkungan, tapi juga menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat. Sampah yang hanyut di aliran sungai berpotensi mencemari kualitas air, mengganggu ekosistem perairan, dan memengaruhi kualitas air baku yang dimanfaatkan masyarakat.
"Kalau sampah terus terbawa arus, mencemari sungai, dimakan ikan, kemudian air sungai menjadi sumber air baku, tentu ini bisa menjadi persoalan serius bagi kesehatan masyarakat. Karena itu, persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele," terangnya.
Politisi Partai Golkar mendorong agar pengelolaan sampah harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Perhubungan (DLHKP) perlu untuk membangun sinergi dalam hadirkan sistem pengelolaan sampah yang efektif, termasuk melalui pemanfaatan dana desa serta program pembinaan lingkungan.
"Kami ingin seluruh stakeholder mengambil langkah nyata melalui pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat desa. Kesadaran menjaga lingkungan harus terus ditumbuhkan, karena sungai itu bukan tempat pembuangan sampah," jelasnya.
Dia meminta pemerintah daerah agar meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah yang berbasis lingkungan, agar kebiasaan membuang sampah ke sungai dapat dihentikan.
Dia mengajak seluruh masyarakat harus bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kelestarian sungai merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
"Jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Sungai merupakan sumber kehidupan, sehingga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama," tukasnya. (....)
Berita Utama
-
Gubernur Kalteng Hadiri Seminar dan Pelantikan Pengurus GP Ansor
Gubernur Kalteng Hadiri Seminar dan Pelantikan Pengurus GP Ansor
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mendorong Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk melahirkan gagasan dan rekomendasi . . .
-
Bupati Kapuas Tekankan Sinergi Desa dan Kelurahan dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Bupati Kapuas Tekankan Sinergi Desa dan Kelurahan dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Bupati Kapuas HM Wiyatno menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelurahan dalam mendukung . . .
-
Pemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se-Kalteng
Pemkab Kapuas Raih Predikat Sangat Baik, Peringkat 4 Kinerja PTSP se-Kalteng
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas kembali menorehkan prestasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil penilaian . . .
-
DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah
DPRD Gunung Mas Soroti Sungai Dipenuhi Sampah
KUALA KURUN, POTRETKALTENG.COM- Sampah rumah tangga menumpuk pada sejumlah anak sungai yang melintasi sejumlah desa. Pemandangan tersebut terlihat ketika Ketua Komisi II . . .
-
Agustiar Buka Rakor Pemdes, Desa Diminta Perbaiki Pelayanan
Agustiar Buka Rakor Pemdes, Desa Diminta Perbaiki Pelayanan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan . . .
















