- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Disdik Kalteng Tegaskan Komitmen Wujudkan Sekolah Aman dan Bebas Kekerasan di Tingkat SMA

Keterangan Gambar : Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM TPPK dan Intoleransi bagi SMA se-Kalimantan Tengah.
PALANGKARAYA,
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Kalteng Paparkan Strategi Hilirisasi dalam Forum PTSP se-Kalimantan Tengah 20250
- Perkuat Perlindungan Anak dan Keluarga, DP3APPKB Kalteng Teken MoU dengan Pengadilan Tinggi Agama Pa0
- DPMD Kalteng Gelar Bimtek Pemetaan Batas Desa, Dorong Percepatan Legalitas Wilayah dan Satu Data Des0
- Dorong Tata Kelola Desa yang Transparan, Inspektorat Kalteng Gelar Bimtek Perluasan Desa Antikorupsi0
- Onel Van Dayak Desak Bawaslu Usut Dugaan Politik Uang di Barito Utara0
POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan menunjukkan komitmen serius dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dan Intoleransi di satuan pendidikan jenjang SMA se-Kalimantan Tengah, yang resmi dibuka pada Selasa malam (17/6/2025) di Hotel M. Bahalap Palangka Raya.
Mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, sambutan disampaikan oleh Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan, Safrudin, yang menekankan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk tumbuh tanpa rasa takut, tekanan, maupun kekerasan,” ujarnya.
Safrudin menegaskan bahwa pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk menciptakan sistem pendidikan yang bebas dari kekerasan dan intoleransi.
“Kekerasan di sekolah bukan hanya pelanggaran perilaku, tetapi tanda kegagalan sistem. Karena itu, pembenahan harus dimulai dari akar hingga ke seluruh elemen pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo atas perhatian mereka terhadap sektor pendidikan, baik melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas guru, maupun perlindungan peserta didik.
Sementara itu, Ketua Panitia Apip Purnomo menjelaskan bahwa kegiatan bimtek ini dilaksanakan sebagai implementasi Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023, yang mewajibkan pembentukan TPPK di setiap satuan pendidikan.
Bimtek ini berlangsung selama empat hari, 17–20 Juni 2025, dan diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari ketua atau anggota TPPK, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta guru bimbingan dan konseling dari SMA negeri dan swasta se-Kalimantan Tengah.
Materi pelatihan mencakup pre-test dan post-test, studi kasus penanganan kekerasan, simulasi microteaching, serta penugasan individu. Fasilitator yang hadir berasal dari tim pengembang nasional PPKSP dan fasilitator daerah yang telah tersertifikasi.
Apip menambahkan bahwa seluruh biaya kegiatan ini ditanggung oleh APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, sehingga peserta tidak dikenakan biaya.
“Kami yakin bimtek ini menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun satuan pendidikan yang aman, inklusif, dan berdaya tangkal terhadap segala bentuk kekerasan demi masa depan anak-anak Kalimantan Tengah yang lebih baik,” pungkasnya.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















