- Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
- Jalan Depan APMS Muara Teweh Banjir Pasca-Penimbunan, Anggota DPRD Barut Angkat Bicara
- Polsek Kapuas Murung Ungkap Pencurian Mesin Traktor, Satu Orang Diamankan
- Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Terapkan Rekam Medis Elektronik dan Perkuat Layanan RSUD
- Pelatihan PKMN Tingkatkan Kesiapsiagaan Nakes Kapuas Tangani Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi
- Kapuas Hilir Borong Prestasi di Jambore PKK 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Utama
- Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
- Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
- Pemprov Kalteng Dorong KSBN Jadi Motor Pengembangan Seni Budaya Daerah
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Dinkes Kalteng Gelar Orientasi Petugas Kesehatan Lingkungan di Puskesmas Kabupaten/Kota

Keterangan Gambar : Kabid Kesmas Fery Iriawa Kesmas Fery Iriawan saat menyampaikan arahan Kepala Dinas Kesehatan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG.com – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Dinkes Kalteng) mengadakan kegiatan orientasi bagi petugas kesehatan lingkungan di Puskesmas se-Kabupaten/Kota, yang berlangsung di Hotel Aquarius Palangka Raya pada Senin (18/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas petugas dalam mengelola dan mengawasi aspek kesehatan lingkungan yang berperan penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Gubernur Sugianto Sabran Lepas Peserta Fun Walk Kalteng Berkah di Kabupaten Kapuas0
- Sosialisasi Permendagri Nomor 7 Tahun 2024 di Kalteng Diharapkan Tingkatkan Pengelolaan Aset Daerah0
- Edarkan Sabu di Wisma, Seorang Pria Diamankan Oleh Ditrenarkoba Polda Kalteng 0
- Pendukung Pancani Gandrung Kena Prank Kampanye Akbar Tak Dihadiri Kaesang Dan Jokowi0
- Sambut Hari Kesehatan Nasional, DPD PPNI Kapuas Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis0
Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fery Iriawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa masalah kesehatan lingkungan sangat penting untuk diperhatikan, mengingat dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat. Lingkungan yang sehat, menurutnya, tidak hanya mendukung kenyamanan hidup, tetapi juga berfungsi sebagai benteng utama dalam mencegah penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sanitasi dan kebersihan, seperti diare, DBD, ISPA, dan penyakit lainnya.
Fery juga mengungkapkan bahwa salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan lingkungan adalah melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Fokus utama program ini adalah mengurangi Buang Air Besar Sembarangan (BABS), yang menjadi masalah besar di beberapa wilayah. Data terbaru menunjukkan bahwa akses sanitasi di Provinsi Kalteng telah mencapai 55,79%, dengan beberapa kabupaten seperti Kotawaringin Barat dan Kota Palangka Raya mencapai target lebih dari 80%. Namun, Fery berharap 10 kabupaten lainnya juga dapat mencapai minimal 80% untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan mendukung program Kabupaten/Kota Sehat.
Selain itu, Fery mengingatkan pentingnya pemantauan Kualitas Air Minum Rumah Tangga (KAMRT) yang dilakukan oleh Puskesmas, dengan menekankan pentingnya pengisian data melalui aplikasi SIPEKAM. Meskipun capaian pemeriksaan kualitas air di beberapa kabupaten masih rendah, seperti di Seruyan, Pulang Pisau, dan Murung Raya, diharapkan angka ini dapat meningkat di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Fery juga menyampaikan pentingnya program Penyehatan Pangan untuk mencegah keracunan makanan. Pembinaan dan pengawasan terhadap Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) harus terus dilakukan untuk menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat. Di samping itu, pengawasan terhadap tempat dan fasilitas umum, seperti sekolah, pasar, dan Puskesmas, menjadi fokus utama pemerintah pusat dalam rangka memastikan bahwa fasilitas-fasilitas tersebut memenuhi standar kesehatan.
Menutup sambutannya, Fery berharap kegiatan orientasi ini dapat memberikan wawasan baru bagi petugas kesehatan lingkungan di Puskesmas Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas mereka. Diharapkan, dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan, petugas dapat lebih efektif dalam melakukan pengawasan dan pemantauan kesehatan lingkungan di wilayah masing-masing, guna mencapai masyarakat yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih bersih.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
Pasca Kebakaran, Toko Kopi Bumi Rumahkan Karyawan dan Hentikan Penjualan Daring, Keluhkan Tetap Waji
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM– Toko Kopi Bumi (TKB) mengumumkan penghentian aktivitas penjualan daring serta merumahkan sejumlah karyawan setelah usaha mereka . . .
-
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
Bazar UMKM Kotim 2026 Jadi Bukti Kolaborasi Pemuda Dorong Ekonomi Daerah
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM – Bazar Swalayan UMKM Kotim 2026 yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi . . .
-
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalteng Jalan Sehat Bersama Insan Pers
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polda Kalimantan Tengah menggelar kegiatan . . .
-
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
Penertiban PKL di Depan GOR Panunjung Tarung, Pemkab Kapuas Fokuskan UMKM ke Area yang Lebih Tertata
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang dan pelaku UMKM . . .
-
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
Bulog Kapuas: Gejolak Dolar Belum Berdampak Signifikan pada Harga Sembako
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM– Perum Bulog Cabang Kapuas memastikan fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat belum memberikan dampak signifikan terhadap harga . . .

















