- Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
- Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
- Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
- Wakil Bupati Kapuas Lepas Kontingen FBIM 2026, Targetkan Prestasi di Palangka Raya
- Gubernur: 80 Persen Peserta Vokasi Harus Putra Daerah
- Pemprov Kalteng Fokus Reaktivasi Peserta JKN Tahun 2026
- Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
- Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
- Krisis BBM Meluas ke Kabupaten Lain, Pertamina Patra Niaga Palangka Raya Digerebek Massa
- BI dan Pemprov Kompak Jaga Stabilitas Ekonomi Kalteng
Dinas Pertanian Kapuas Gelar Diskusi Sikapi Serangan Tungro
Penulis : Untung. Editor : ET

Potretkalteng.com - Kapuas - Musim Tanam Tahun ini di Kabupaten Kapuas mendapat gangguan atas diserangnya kurang lebih 4000 HA sawah patani oleh serangan Tungro yang mengakibatkan tanaman padi semula gemuk menjadi kerdil.
Hal ini terjadi di tiga wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Kapuas Timur, Tamban Catur dan Kapuas Kuala, yang secara kebetulan berbatasan langsung dengan Kabupaten Batola Kalsel. Rabu (18/5/22).
Dinas Pertanian (Distan) gelar Focus Group Discussion (FGD) bersama stake holder terkait untuk mengatasi permasalahan baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
Baca Lainnya :
- PJR Ditlantas Polda Kalteng Survei Jalan Rusak Guna Antisipasi Kecelakaan0
- Dansatbrimob Berikan Penghargaan Kepada 2 Personel Kesehatan Lapangan0
- Pemprov Kalteng Raih WTP Delapan Kali Berturut-turut0
- Kodim 1013/Muara Teweh Bagikan Bantuan Tunai Untuk PKL0
- Proklamasi Rakyat Kalimantan Selatan pada tanggal 17 Mei 19490
Dalam jangka pendek Distan Kapuas akan segera turun lapangan untuk menugaskan tenaga teknisnya untuk menanggulangi dan meremajakan lagi tanaman padi yang telah diserang penyakit itu selain membahas masalah tadi Plt. Kadistan beserta unsur terkait juga menyisipkan agenda pembahasan terkait masalah produksi petani yang tergabung pada Kelompok Tani secara keseluruhan dan pengelolaan perberasan.
Diskusi yang dilaksanakan di aula Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas jalan Pemuda Km 4,5 hari ini juga Dihadiri secara lengkap oleh Pengurus Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Kapuas yang diketuai Supenpri S.Sos. MM , wakil ketua Munir Sp dan sekretaris Muksin Sp.
Dalam wawancara dengan awak Media Ketua HKTI Kapuas Berharap agar Stake Holder terkait agar mulai saat ini duduk bersama untuk membuat program yang fokus mengatasi masalah produksi Beras dan Gabah karena para petani saat ini bingung Terkait Market dari Produksinya baik Kemasan, merk produksi pihak ketiga yang berkompeten misalnya BULOG sehingga para tengkulak tidak lagi menguasai pasar saat ini.
Turut juga hadir dalam
FGD tersebut Ketua Komisi II DPRD Kapuas H Baihaqi, tokoh Himpunan Kelompok Tani dan Nelayan Indonesia Kabupaten Kapuas dr Rosihan Anwar, Asiten II Setda Kapuas, Drs Salman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kapuas Catur Feriyanto serta perwakilan Gapoktan di Kapuas.

Kegiatan ini membahas seputar pengelolaan sektor perberasaan juga dimulai melalui gabungan kelompok tani (Gapoktan), pengelolaan meliputi mulai penyimpanan gabah/beras, penjemuran, kemudian pengolahan beras dalam bentuk kemasan serta pemasarannya.
Kabupaten Kapuas pada umumnya sudah dikenal sebagai lumbung padi Kalteng bahkan sebagian dari produksi pertaniannya terkhusus padi berlebihan sudah termasuk kebutuhan sendiri, kelebihan dari produksi gabah dan beras mencapai 65 % Tiap musim panen.
"Maka kita harus duduk sama sama untuk mengelola sumber PAD ini agar tidak lagi menjadi barang Komuditi yang hanya dapat dinikmati oleh para tengkulak." dijelaskan oleh
Plt Kadistan Kapuas, Yaya.
Ditambahkannya Gabah atau beras hasil dari petani Kapuas ini semestinya betul-betul diproses di Kapuas sehingga nilai tambah atau harga yang lebih tinggi itu bisa dinikmati oleh petani.lanjutnya
"Forum diskusi perberasan tahun 2022 ini bertujuan bagaimana memajukan dunia perberasan, hal Ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi petani," kata Yaya lagi
Menurutnya, selama ini beras hasil produksi petani di Kapuas sebagian besar dipasarkan ke luar
" Beras kita selama ini dipasarkan ke daerah lain, hanya 35 persen yang dikelola di Kabupaten Kapuas. Sementara 65 persennya dipasarkan keluar," bebernya.
Karena itu, potensi hasil beras petani Kapuas yang melimpah itu agar bisa dikelola sehingga bisa meningkatkan nilai jual
"Jadi kedepannya beras bisa dikelola di Kabupaten Kapuas dalam bentuk kemasan tidak bentuk curah, sehingga nilai jualnya lebih tinggi, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani," papar Yaya.
Kesimpulan diskusi hari ini ialah semua liding sektor sepati Rencana yang Hilirnya pada mempertahakan swasembada beras dan membangunan penunjang produksi baik Gudang, Kemasan, Market dan pihak pembeli yang Buenafit agar Kapuas tetap sebagai Kabupaten Lumbung Padi Kalimantan Tengah. (Red)
Berita Utama
-
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
Perkuat Lumbung Pangan, Pemkab Kapuas Teken Kontrak Swakelola Cetak Sawah di Depok
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Kabupaten Kapuas semakin serius dalam memperkuat posisinya sebagai penopang ketahanan pangan daerah melalui perluasan . . .
-
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
Gandeng Pusat Studi Kepolisian, Pemprov dan Polda Kalteng Transformasi Layanan Lalu Lintas Digital
PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM – Rapat Kerja Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi digelar dengan fokus utama . . .
-
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
Juni Gultom Nahkodai PODSI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Juni Gultom resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh . . .
-
Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
Bongkar Transaksi Narkoba di Lintas Kuala Kurun, Satresnarkoba Kapuas Barang Bukti Sabu 4,96 gram
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Satresnarkoba Polres Kapuas bersama personel Polsek Kapuas Hulu kembali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis . . .
-
Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
Suhartoyo Terpilih Pimpin PWI Kabupaten Kapuas Periode 2026–2029
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas resmi menetapkan Suhartoyo sebagai Ketua PWI Kabupaten Kapuas masa . . .

















