- DPRD Kalteng Pacu Pembahasan Raperda Strategis, Sengketa Lahan Jadi Perhatian
- DPRD Kalteng Kebut Pembahasan Raperda Strategis, Dorong Regulasi Prioritas 2026 Segera Rampung
- El Nino 2026 Ancam Kalteng, DPRD Ingatkan Pemda Siaga Penuh Hadapi Karhutla
- DPRD Kalteng dan PUPR Barsel Sepakat Prioritaskan Perbaikan Jalan Desa Pararapak
- DPRD Kalteng Apresiasi Silaturahmi BKKBN, Dorong Penguatan Sinergi Program Bangga Kencana
- DPRD Kalteng dan BKKBN Perkuat Sinergi Tekan Stunting dan Wujudkan Keluarga Berkualitas
- DPRD Kalteng Soroti Kinerja Bank Kalteng, Dorong Peningkatan Kontribusi bagi Daerah
- Karhutla dan BBM Tak Stabil Beruntun Tekan Warga Barito Utara, Tokoh Adat Minta Pemerintah Turun Tan
- Semarak HUT RI ke-81, DPMPTSP Kapuas Perkuat Kekompakan Pegawai Lewat Lomba
- Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Anak Ditangkap Karena Dugaan Tindak Pidana Orang, Orang Tua Terduga Pelaku Merasa Janggal
Tim Redaksi

Potretkalteng.com - SAMPIT - Berawal keberangkatan Namira atau anak dari Hj. Nelly ke Palangkara pada hari Jumat tanggal 16 Juni 2023 bersama dengan teman – teman nya.

Sebagai seorang ibu Hj Nelly Andriani diri nya sangat tidak mengetahui kalau anak perempuan nya seorang mujikari atau yang memperdagangkan orang untuk kesenangan orang.
Baca Lainnya :
- Kuasa Hukum Basri D Pertanyakan Independensi dan Profesionalitas Penyidik Ditreskrimum Polda Kalteng0
- Gubernur Kalteng Tegaskan Atlet PON Harus Berasal dari Kalteng0
- Silaturahmi dengan Anak Panti Asuhan di Sampit, Gubernur Kalteng Ajak Doakan Kalimantan Tengah0
- Hari Bhayangkara, Jajaran Denpom XII/2 Plk Berikan Kue Kepada Polri 0
- Masyarakat Kotim Antusias Ikuti Haul Akbar Syekh Samman Almadani dan Dzikir Arafah0
Sungguh sangat kaget Hj Nelly Andriani setelah mengetahui anak perempuan nya harus berurusan dengan hukum apa lagi itu tindakan yang dianggap melanggar hukum, tanggal 17 Juni 2023 tepat di Hotel Swiss Bell Palangkaraya Namira Salsa Bila Putri 20 Tahun yang di tangkap oleh pihak Anggota dari Polda Kalteng.
Hj Nelly Andriani 53 tahun yang akrap di sapa Nony dengan ketidakpercayaan nya bertanya kenapa dan apa masalah nya Namira sehingga harus berurusan dengan kepolisian.
Dalam penyampaian ke awak media yang dia hanya ingin keluh resah nya seorang ibu yang tidak bisa berbuat apa – apa dan hanya bisa berdoa semoga nanti pada saat penyampaian vonis untuk putrinya bisa mendapatkan keringanan dari majelis hakim.
"Kami memohon berdoa kepada tuhan semoga putrinya selalu dalam perlindungan Allah SWT"ungkapnya sambil tersedu yang saat itu di wawancarai media di warung jualan nya yang berada di Desa Jemaras , Kec Cempaga , Kab Kotim , Prov Kalteng.
Di tambahkan nya juga untuk dapat memuat apa yang ia sampaikan dan berharap anak perempuannya mendapatkan keadilan dari dugaan dugaan yang di tuduh kan ke anak perempuan nya.
Sebagai orang tua yang juga menjadi seorang Bpk Hj Nelly Andriani sudah sangat lama di tinggal Kan suami tercinta ( meninggal dunia ) dan menjanda dengan tidak memikirkan dirinya sendiri berjuang menghidupi anak – anak nya sampai saat ini dengan tidak pernah merasa lelah dan betapa sakit nya anak perempuannya harus berurusan dengan hukum.
Sampai saat ini pun Hj Nelly Apriani berusaha Berjualan ES di depan POM pengisian minyak di desa Jemaras kec Cempaga Kab Kotim hanya untuk mencari sesuap nasi tentu kita tau berapa yang di dapat dari berjualan ES tapi Hj Nelly Apriani tetap tegar dan kuat untuk mencukupi kebutuhan keluarga walaupun tanpa seorang suami apa lagi di usianya yang sudah berumur.
Berita yang lagi hangat – hangat nya di pemberitaan yaitu tentang Kasus Penjualan Orang yang saat ini pelaku dari peraktek itu seorang perempuan yang berinisial N S di tangkap pada hari Sabtu 17 Juni 2023 di Palangkaraya oleh pihak Polda Kalteng.
Saat di wawancara oleh awak media Korwil LP2TRI Aminuddin menyampaikan saat membaca ada nya pemberitaan di media online yaitu tentang kasus TINDAK PIDANA PENJUALAN ORANG ( TPPO ) dari kasus itu memang tidak boleh dan di larang secara hukum siapa pun orang nya.
Tetapi menurut Aminuddin dari kasus itu diri nya menduga ada sesuatu yang ganjil karena Hj Nelly Apriani ibu dari NS menceritakan kalau putri nya tidak mungkin seorang Mujikari atau seorang yang di katakan sebagai penjualan orang itu lah yang membuat seorang ibu sangat terpukul dan sedih ketika anak nya di sebut seperti itu.
Aminuddin hanya memberikan nasehat untuk Hj Nelly Apriani untuk bisa tabah dan sabar semoga semua baik – baik aja apa lagi sudah ada kuasa hukum yang menangani nya.
"Semoga pada saat persidangan akhirnya nanti bisa mendapat kan hasil yang baik dan semoga semoga saja ada keringanan dari hukuman kasus itu percayakan lah dengan kuasa hukum nya dan kita percayakan kalau hukum itu akan adil" ucap Aminuddin. (Red)
RUD DIAN
Berita Utama
-
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
Pemkab Murung Raya Bantu 230 Pasang Sepatu Sekolah untuk Siswa
PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan 230 pasang sepatu sekolah kepada siswa dari . . .
-
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi Pasar Ikan Grosir ke Danau Mare
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mematangkan rencana relokasi Pasar Ikan Grosir dari Jalan Mawar ke kawasan Pelabuhan Danau Mare, Kuala . . .
-
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
180 Peserta Ikuti Rakor PPID 2026, Pemprov Kalteng Perkuat Transparansi Informasi
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik dan . . .
-
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
Dinkes Kalteng Periksa Kesehatan Personel Satgas Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi personel Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan . . .
-
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
Kapuas Perluas Akses PAUD, Sejumlah TK Desa Resmi Berstatus Negeri
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu . . .

















