Wisata Susur Sungai Kahayan Warnai Rangkaian Acara JOINUS 2024

potret kalteng 22 Nov 2024, 18:32:51 WIB PEMPROV KALTENG
Wisata Susur Sungai Kahayan Warnai Rangkaian Acara JOINUS 2024

Keterangan Gambar : Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, saat menjelaskan potensi destinasi wisata dan aktifitas perekonomian di pesisir Sungai Kahayan


PALANGKARAYA,

POTRETKALTENG.com- Sebagai bagian dari rangkaian acara Jambore Inovasi Nusantara (JOINUS) 2024, para finalis yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diajak untuk menyusuri keindahan Sungai Kahayan, salah satu ikon wisata alam di Kalimantan Tengah. Kegiatan yang digelar pada Jumat, 22 November 2024, ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung tentang pentingnya pelestarian lingkungan sekaligus apresiasi bagi para inovator muda.


Baca Lainnya :

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa wisata susur sungai ini tidak hanya bertujuan untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga sebagai wadah edukasi mengenai ekosistem sungai yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir Sungai Kahayan.


“Kami ingin para finalis tidak hanya menikmati keindahan alam Kalimantan Tengah, tetapi juga belajar tentang nilai penting pelestarian lingkungan dan ekosistem sungai yang menopang kehidupan banyak orang. Sungai Kahayan adalah salah satu sumber kehidupan yang menjadi penopang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Rahmawati.


Menggali Potensi Ekonomi dan Sosial Sungai Kahayan


Sungai Kahayan yang terletak di jantung Kalimantan Tengah menyuguhkan pemandangan alam yang asri dengan hutan tropis yang masih terjaga. Selama perjalanan susur sungai, para finalis diberi kesempatan untuk melihat langsung kehidupan masyarakat di sekitar sungai, termasuk kegiatan sehari-hari seperti pembudidayaan ikan, yang menjadi salah satu mata pencaharian utama warga pesisir.


Fendi, salah seorang finalis dari Kalimantan Utara, mengungkapkan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Ini pengalaman yang luar biasa bagi saya. Kami bisa melihat bagaimana masyarakat memanfaatkan sungai ini sebagai sumber penghidupan, seperti dalam budidaya ikan. Saya berharap sungai-sungai di Kalimantan Utara juga bisa dikelola dengan baik untuk mendukung kegiatan serupa,” ujar Fendi.


Sungai Kahayan sebagai Simbol Kehidupan dan Pelestarian


Kegiatan susur sungai ini juga bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata di Kalimantan Tengah kepada para finalis. Selain keindahan alam, Sungai Kahayan juga menjadi simbol keberagaman hayati dan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem sungai. Melalui kegiatan ini, Rahmawati berharap para finalis dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengedepankan inovasi, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.


Dengan harapan dapat memberi dampak positif bagi kesadaran generasi muda dalam menjaga alam, kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan refleksi, di mana para peserta diajak untuk menyampaikan ide dan pandangan mereka mengenai pentingnya pelestarian lingkungan dalam konteks pembangunan daerah.


Wisata susur Sungai Kahayan menjadi momen yang tidak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga menguatkan kesadaran akan pentingnya kelestarian alam. Melalui kegiatan ini, para inovator muda diharapkan dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan menjadi pelopor dalam menjaga keberlanjutan ekosistem yang ada di sekitar mereka.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment