- Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
- Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
- Walikota Gerak Cepat! Audiensi Membatalkan Aksi, Fairid Naparin Ambil Keputusan untuk Warga Kereng B
- Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
- DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
- Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
- Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jalan Merak Muara Teweh
- Kapuas Terima Program Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2026
- Ketua GMNI Kalteng Maulana Uger: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat Demi Efisiensi Politik
- Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Petani Jalani Proses Hukum di Kasongan
Warga Ditangkap Dalam Konflik Lahan, SEMMI Kalteng Ancam Aksi Besar Jika Warga Tidak Dibebaskan

Keterangan Gambar : Ketua SEMMI Kalteng ketika mendampingi keluarga korban
SERUYAN, POTRETKALTENG.COM - Penangkapan sejumlah masyarakat oleh Polres Seruyan terkait konflik lahan dengan perusahaan perkebunan sawit PT Sawitmas Nugraha Perdana (SNP) mendapat kecaman keras dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Kalimantan Tengah, Afan Safrian.
Baca Lainnya :
- Bupati Dorong Bunda Paud.dan Pokja Bunda Paud Menjadi Motivator0
- Membludak, Warga Antusias Antri Kupon Jalan Sehat di Sekretariat PWI Kapuas 0
- Polisi Tangkap Residivis Pembobol Toko Sembako di Pasar Blok R Kapuas 0
- Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Polri Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening0
- Suriansyah Halim Soroti Kasus Dugaan Penggelapan di Kalteng Yang Berlarut-Larut0
Afan menilai tindakan aparat tersebut merupakan bentuk kriminalisasi terhadap perjuangan rakyat dalam mempertahankan tanah leluhur mereka.
“Penangkapan ini jelas-jelas tidak mencerminkan keberpihakan hukum kepada rakyat. Aparat seolah menjadi pelindung perusahaan, sementara masyarakat yang mempertahankan haknya justru diperlakukan seperti penjahat,” tegasnya.
Ironisnya, kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan PT SNP ini sedang dalam proses penanganan oleh Pemda Seruyan dan Pemprov Kalimantan Tengah. Menurut Afan, seharusnya aparat menghormati proses tersebut dan tidak gegabah mengambil langkah represif.
“Ini jelas tindakan yang terburu-buru dan menambah ketegangan. Aparat mestinya menjadi penengah, bukan malah memperkeruh suasana dengan menangkap rakyat,” ujarnya.
Ia mendesak agar Polres Seruyan segera membebaskan masyarakat yang ditangkap tanpa syarat.
“Jika dalam waktu 1x24 jam tidak ada kejelasan dan masyarakat tidak dibebaskan, maka SEMMI Kalteng bersama elemen mahasiswa dan rakyat akan menggelar aksi besar-besaran di depan Polres Seruyan dan Polda Kalteng,” tegas Afan.
Sementara itu, pihak keluarga korban penangkapan juga menyuarakan kekecewaan dan rasa marah atas tindakan aparat.
“Kami sebagai keluarga merasa dizalimi. Saudara kami Peri susanto hanya membela tanah leluhur peninggalan keluarga sendiri, tapi diperlakukan seperti penjahat. Jika dalam waktu dekat tidak dibebaskan, kami siap turun ke jalan bersama mahasiswa dan masyarakat lain untuk menuntut keadilan,” ungkap salah satu perwakilan keluarga Rumi .
Kasus ini, kata Afan, menambah catatan hitam konflik agraria di Kalimantan Tengah. SEMMI Kalteng berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam memperjuangkan haknya serta mengawal proses hukum agar tidak lagi berpihak kepada korporasi yang merampas tanah rakyat.
Sampai dengan berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Seruyan.
RT
Berita Utama
-
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
Perkuat Sinergi, DPP PERPEDAYAK Audiensi dengan Kapolda Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Pemuda Dayak (PERPEDAYAK) menggelar audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah . . .
-
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
Lupa Cabut Kunci, Warga Hajak Raya Nyaris Kehilangan Motor, Pelaku Tertangkap Karena Rantai Putus Di
MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Kelalaian kecil hampir berakibat fatal bagi seorang warga Desa Hajak Raya, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara. Sepeda motor . . .
-
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
Kuasa Hukum TBBR Soroti Dugaan Tidak profesionalnya Penyidik Polres Katingan dalam Kasus OTT Kayu
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Tim kuasa hukum Jekson dan Rahmat Zakaria dari TBBR Palangka Raya menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja penyidik Polres Katingan . . .
-
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
DPD ARUN Kalteng Menangkan Ady Surya Jaya, Pengadilan Nyatakan Bebas dari Tuduhan Penipuan PT BSG
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM- Kasus dugaan kriminalisasi terhadap tokoh masyarakat Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, yang melibatkan Ady . . .
-
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
Indeks SPBE Kalteng 2025 Capai 3,41, Pemerintahan Digital Dinilai Semakin Baik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun . . .

















