Uras Tantulo Maju Bursa Rektor UPR 2026, Usung UPR Jadi Kampus Riset Gambut Bereputasi Global

Potret kalteng 26 Mei 2026, 18:16:19 WIB Palangka Raya
Uras Tantulo Maju Bursa Rektor UPR 2026, Usung UPR Jadi Kampus Riset Gambut Bereputasi Global

Keterangan Gambar : Foto Bersama Usai Melakukan Pendaftaran. (Foto:Yariyanto)





Baca Lainnya :


PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Bursa Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) 2026 semakin menghangat. Prof. Dr. Ir. Uras Tantulo, M.Sc resmi mendaftarkan diri sebagai calon rektor, Senin (26/5/2026) pagi.


Akademisi Fakultas Pertanian itu datang membawa gagasan besar: mentransformasi UPR menjadi universitas riset dan inovasi gambut tropis unggul, mandiri, serta bereputasi internasional berbasis ekonomi hijau dan kearifan lokal.

Menurut Uras, Kalimantan Tengah memiliki modal ilmiah yang tidak dimiliki banyak daerah lain, yakni kekayaan lahan gambut yang dapat menjadi identitas sekaligus kekuatan utama pengembangan universitas.


“Kita punya lahan gambut sebagai keunikan Kalimantan Tengah. Kalau itu dikembangkan secara serius, dampaknya besar bagi riset, publikasi, hingga kemandirian universitas,” ujarnya usai mendaftar di kantor rektorat UPR.


Ia menegaskan, UPR harus berani keluar dari pola pengembangan biasa agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi nasional maupun internasional.


“Kalau kita berjalan biasa-biasa saja, kita akan tertinggal. UPR harus melompat menjadi universitas unggul yang berdampak,” tegasnya.


Dalam visi yang diusung, Uras menitikberatkan transformasi kampus melalui penguatan riset dan inovasi, tata kelola berbasis Badan Layanan Umum (BLU), serta perluasan kolaborasi global.

Tagline yang dibawanya yakni “Bersama Mentransformasi UPR Menjadi Universitas Unggul, Mandiri, Bereputasi Global, dan Berdampak.”


“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Semua unsur kampus harus bersama-sama membangun universitas ini,” katanya.


Secara akademik, Uras memiliki rekam jejak panjang di bidang perikanan, akuakultur, dan pengelolaan sumber daya alam. Ia meraih gelar doktor bidang Agriculture (Aquaculture/Agribusiness) dari Curtin University of Technology, Australia, setelah sebelumnya menempuh pendidikan magister di Hull University, Inggris, dan sarjana di Universitas Lambung Mangkurat.

Tak hanya di dunia akademik, Uras juga aktif dalam berbagai organisasi dan tim strategis. Saat ini ia menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) periode 2025–2029 serta Koordinator Wilayah Kalimantan Tengah Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI).


Pengalamannya juga mencakup keterlibatan dalam berbagai panitia seleksi pejabat daerah, seleksi KPU, hingga sejumlah kajian strategis pengelolaan perikanan dan optimasi lahan rawa di Kalimantan Tengah.


Melalui pencalonannya, Uras berharap Senat UPR dapat melihat arah masa depan kampus secara terbuka dan objektif demi mendorong UPR menjadi perguruan tinggi yang lebih kompetitif.


“Kita punya potensi besar dan harus berani berubah bersama,” pungkasnya. (Yz)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment