Tegas Lawan Karhutla, BPBD Kalteng Gaungkan Komitmen Bebas Asap 2025

Potret kalteng 19 Sep 2025, 13:17:45 WIB PEMPROV KALTENG
Tegas Lawan Karhutla, BPBD Kalteng Gaungkan Komitmen Bebas Asap 2025

Keterangan Gambar : Kalaksa BPBD Prov. Kalteng





Baca Lainnya :

PALANGKARAYA, POTRETKALTENG.COM– Hampir tiga bulan sejak diaktifkannya Posko Krisis dan 77 pos lapangan (poslap) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 11 Juni 2025, semangat para personel di Kalimantan Tengah terus terjaga. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, menegaskan bahwa kekuatan dan ketangguhan tim di lapangan menjadi kunci keberhasilan dalam menekan ancaman karhutla.


Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Toyib menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh petugas, baik yang bertugas di Posko Krisis maupun poslap yang tersebar di 14 kabupaten/kota. Ia juga memberi penghargaan khusus kepada para relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang aktif berkontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla.


“Tim di lapangan adalah ujung tombak. Kita harus pastikan api tidak sempat membesar. Begitu ada titik api, harus segera dipadamkan sejak dini,” tegas Toyib, Selasa (9/9/2025).


Menurutnya, kerja keras tim sejauh ini patut diapresiasi. Berkat kesiapsiagaan dan respons cepat, Kalimantan Tengah berhasil menekan potensi kabut asap yang selama bertahun-tahun menjadi masalah klasik. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh personel. Mereka sudah berjuang menjaga Kalimantan Tengah agar tetap terbebas dari ancaman kabut asap,” tambahnya.


Toyib menekankan, keberhasilan tersebut sejalan dengan misi Gubernur Kalimantan Tengah untuk mewujudkan “Kalteng Bebas Kabut Asap 2025.” Komitmen ini hanya dapat dicapai melalui kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, relawan, hingga masyarakat luas.


Berbagai langkah strategis telah ditempuh untuk memperkuat kesiapsiagaan. Selain patroli rutin darat dan perairan, pemerintah juga mengoptimalkan teknologi modifikasi cuaca yang dilaksanakan Satgas Udara dengan dukungan BNPB. “Modifikasi cuaca adalah strategi penting, terutama untuk meningkatkan curah hujan di wilayah rawan kebakaran. Namun, patroli lapangan tetap menjadi langkah utama yang tidak boleh ditinggalkan,” jelasnya.


Meski curah hujan meningkat dalam beberapa pekan terakhir, Toyib mengingatkan bahwa kewaspadaan harus tetap dijaga. Kondisi lahan gambut yang mudah kering ketika cuaca panas masih menyimpan potensi kebakaran. “Komitmen kita jelas, mewujudkan Kalimantan Tengah bebas kabut asap 2025. Jangan sampai ada kebakaran yang meluas. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.(yin)



mmc kalteng







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment