- Pemkab Murung Raya Sambut Kafilah MTQ KORPRI VIII Lewat Malam Taaruf di Puruk Cahu
- DPRD Gunung Mas Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Jembatan di Kuala Kurun pada 2027
- DPRD Gunung Mas Ingatkan Orang Tua Awasi Penggunaan Gadget pada Anak
- DPRD Gunung Mas Dorong Pemkab Maksimalkan Pasar Rakyat untuk Tingkatkan PAD
- DPRD Gunung Mas Desak Peningkatan Layanan PDAM agar Air Bersih Mengalir 24 Jam
- DPRD Gunung Mas Minta Pasar Rakyat Dioptimalkan untuk Dongkrak PAD
- DPRD KALTENG DORONG DANA TRANSFER PUSAT NAIK PADA 2027, INFRASTRUKTUR MASIH JADI PR BESAR
- Sumber Air Mulai Langka, Dishut Kalteng Perbanyak Sumur Bor Hadapi Karhutla
- DPRD Salurkan Bantuan untuk Dukung Kesehatan Tim Penanganan Karhutla
- DPRD Inginkan Satyalancana Karya Satya Dijadikan Motivasi Bekerja Lebih Baik
Sumber Air Mulai Langka, Dishut Kalteng Perbanyak Sumur Bor Hadapi Karhutla

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining. (Foto:Yariyanto)
Baca Lainnya :
- Masuk 10 Besar Nasional Realisasi dan Pendapatan APBD, Nuryakin : Apresiasi Seluruh Perangkat Daerah0
- Pemerintah Prov Kalteng Masuk 10 Besar Nasional Realisasi Belanja dan Pendapatan APBD Tahun 20220
- Ditlantas Polda Kalteng Kawal Pembagian 2.500 Paket Bansos Bakti Sosial dan Bakti Religi0
- Peringati Hari Bhayangkara, Polda Kalteng Bersama TNI-Polri Bagikan 2.500 Paket Bansos0
- Virus Covid-19 Belum Usai, Tetap Patuhi Prokes0
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) mewaspadai keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring kondisi cuaca kering.
Ketersediaan sumber air menjadi salah satu perhatian utama dalam menghadapi potensi karhutla. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk memperkuat sarana pendukung pemadaman, salah satunya dengan memperbanyak sumur bor.
Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, mengatakan evaluasi penanganan karhutla menjadi dasar untuk meningkatkan kesiapan di lapangan, termasuk memastikan ketersediaan sumber air untuk proses pemadaman.
“Sumur bor sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pemadaman. Karena itu, pembangunan sumur bor akan diperbanyak sesuai arahan Gubernur Kalteng,” kata Agustan, Kamis (20/8/2026).
Selain sumur bor, embung di sejumlah wilayah rawan kebakaran juga akan dimanfaatkan sebagai sumber air cadangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi kondisi ketika sumber air alami mengalami penurunan akibat musim kering.
Dishut Kalteng saat ini juga melakukan pendataan ulang terhadap sumur bor yang telah dibangun di berbagai wilayah. Pendataan dilakukan untuk mengetahui lokasi, jumlah, serta kondisi sumur bor sehingga dapat dipastikan kesiapan operasionalnya ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Agustan mengatakan, hingga kini belum tersedia data lengkap mengenai jumlah dan kondisi seluruh sumur bor yang tersebar di Kalimantan Tengah. Sarana tersebut dibangun oleh sejumlah pihak, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), serta Dinas Kehutanan.
“Diperkirakan ada sekitar tiga sampai empat ribu sumur bor. Tetapi kondisi dan status operasionalnya masih perlu diverifikasi,” ujarnya.
Pendataan dilakukan dengan menghimpun informasi dari berbagai pihak, termasuk jaringan mantan personel BRGM. Data tersebut nantinya menjadi bagian penting dalam pemetaan sumber air yang dapat digunakan untuk mendukung penanganan karhutla.
Sementara itu, terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Agustan menjelaskan pelaksanaannya masih bergantung pada keberadaan awan aktif yang memenuhi syarat. Meski OMC telah dilakukan dalam dua hari terakhir, kondisi awan dinilai belum cukup mendukung untuk pelaksanaan secara optimal.
Pemprov Kalteng bersama instansi terkait terus memperkuat langkah antisipasi karhutla. Penambahan sumur bor, optimalisasi embung dan pendataan sumber air menjadi upaya untuk memastikan kebutuhan air pemadaman tetap tersedia di tengah kondisi kering.
Pemerintah berharap hujan segera turun untuk membantu membasahi lahan dan mengurangi risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.(YZ)
Berita Utama
-
DPRD Inginkan Satyalancana Karya Satya Dijadikan Motivasi Bekerja Lebih Baik
DPRD Inginkan Satyalancana Karya Satya Dijadikan Motivasi Bekerja Lebih Baik
KUALA KURUN - Usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan RI tahun 2026, 289 pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas . . .
-
DPRD Salurkan Bantuan untuk Dukung Kesehatan Tim Penanganan Karhutla
DPRD Salurkan Bantuan untuk Dukung Kesehatan Tim Penanganan Karhutla
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari memberikan bantuan berupa dua boks susu steril serta dua boks . . .
-
Cegah Stunting Sejak Kehamilan, Mahasiswa KKN UPR Edukasi Ibu Hamil dan Balita di Gunung Mas
Cegah Stunting Sejak Kehamilan, Mahasiswa KKN UPR Edukasi Ibu Hamil dan Balita di Gunung Mas
GUNUNG MAS, POTRETKALTENG.COM - Upaya pencegahan stunting perlu dimulai sejak masa kehamilan. Hal tersebut menjadi fokus mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) . . .
-
Sumber Air Mulai Langka, Dishut Kalteng Perbanyak Sumur Bor Hadapi Karhutla
Sumber Air Mulai Langka, Dishut Kalteng Perbanyak Sumur Bor Hadapi Karhutla
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) mewaspadai keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan . . .
-
DPRD KALTENG DORONG DANA TRANSFER PUSAT NAIK PADA 2027, INFRASTRUKTUR MASIH JADI PR BESAR
DPRD KALTENG DORONG DANA TRANSFER PUSAT NAIK PADA 2027, INFRASTRUKTUR MASIH JADI PR BESAR
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) berharap Pemerintah pusat meningkatkan alokasi dana transfer ke daerah pada tahun anggaran 2027. . . .
















