SMSI Kalteng dan Bidan Sean Perkuat Sinergi, Dorong Edukasi Publik tentang Peran DPD RI

Potret kalteng 06 Agu 2026, 21:26:25 WIB PEMPROV KALTENG
SMSI Kalteng dan Bidan Sean Perkuat Sinergi, Dorong Edukasi Publik tentang Peran DPD RI

Keterangan Gambar : Keterangan Foto: Ketua SMSI Kalimantan Tengah, Akhiruddin, bersama jajaran pengurus berfoto dengan Anggota DPD RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Hj. Siti Aseanti, S.ST., M.Keb. (Bidan Sean), usai audiensi di Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (5/8/2026).




PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Tengah menjalin sinergi strategis dengan Anggota DPD RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Hj. Siti Aseanti, S.ST., M.Keb., yang akrab disapa Bidan Sean, dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai peran dan fungsi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Baca Lainnya :


Komitmen tersebut mengemuka dalam silaturahmi dan audiensi yang berlangsung di Kantor DPD RI Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (5/8/2026).


Audiensi dihadiri Ketua SMSI Kalimantan Tengah Akhiruddin, Sekretaris Aris Kurnia Hikmawan, Bendahara Bridel B. Usin, Dewan Penasehat H. Noor Ivansyah, Ketua Pokja Palangka Raya Irwansyah, Seksi Hubungan Antar Lembaga Nanda Achmad Hermawan, Seksi Pendidikan dan Pelatihan Edwandani, Seksi Ketahanan Pangan Eri Purwanto, serta Seksi Siber dan Pengembangan Usaha Digital Liyando Hermawan Hasibuan.


Dalam pertemuan tersebut, Bidan Sean mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh tugas, fungsi, dan kewenangan DPD RI sebagai lembaga yang mewakili kepentingan daerah di tingkat nasional.


“Masih banyak masyarakat yang bertanya mengenai tugas dan kewenangan DPD RI, bahkan tidak sedikit yang masih menyamakan DPD RI dengan DPR RI. Ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai sistem ketatanegaraan perlu terus diperkuat agar masyarakat memahami bagaimana aspirasi daerah diperjuangkan di tingkat nasional,” ujarnya.


Menurutnya, berbagai aktivitas dan perjuangan anggota DPD RI selama ini belum sepenuhnya diketahui masyarakat, bukan karena minimnya kinerja, melainkan karena informasi yang belum tersampaikan secara optimal kepada publik.


Ia menegaskan, anggota DPD RI secara aktif menyerap aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang yang berkaitan dengan daerah, hingga memperjuangkan berbagai kepentingan Kalimantan Tengah di tingkat nasional.


Karena itu, Bidan Sean menilai media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara lembaga negara dan masyarakat. Ia pun menyambut baik peluang kerja sama dengan SMSI Kalimantan Tengah yang memiliki jaringan perusahaan media siber di berbagai kabupaten dan kota.


“SMSI Kalimantan Tengah memiliki jaringan media yang luas. Ini menjadi modal besar untuk membangun komunikasi publik yang lebih efektif sehingga informasi dapat tersampaikan secara cepat, luas, dan tetap mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional,” katanya.


Ia menambahkan, kolaborasi tersebut bukan sekadar untuk mempublikasikan kegiatan anggota DPD RI, tetapi lebih jauh bertujuan membangun pemahaman masyarakat terhadap sistem ketatanegaraan, proses penyampaian aspirasi daerah, serta manfaat kebijakan yang diperjuangkan bagi masyarakat.


Sementara itu, Ketua SMSI Kalimantan Tengah Akhiruddin menegaskan bahwa SMSI selalu terbuka membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga negara, pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi kemasyarakatan sepanjang memberikan manfaat bagi masyarakat.


Menurutnya, media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai sarana edukasi, kontrol sosial, dan penyedia informasi yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.


“SMSI mendorong seluruh perusahaan media yang tergabung untuk menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional, independen, dan berimbang. Kolaborasi yang dibangun bukan hanya untuk kepentingan publikasi, tetapi juga menghadirkan informasi yang mampu meningkatkan wawasan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujar Akhiruddin.


Ia juga menyoroti tantangan di era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran hoaks maupun disinformasi. Menurutnya, media profesional harus menjadi rujukan masyarakat dengan menghadirkan informasi yang akurat, terverifikasi, dan berimbang.


Lebih lanjut, Akhiruddin menyampaikan bahwa kerja sama antara SMSI dan DPD RI memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui berbagai program edukasi publik, termasuk peningkatan literasi mengenai kebijakan publik, sistem ketatanegaraan, serta isu-isu strategis pembangunan daerah.


Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga membahas sejumlah peluang sinergi ke depan, termasuk pemanfaatan jaringan media anggota SMSI untuk mendukung penyebarluasan informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah.


Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin efektif antara lembaga negara dan masyarakat, sekaligus meningkatkan literasi publik mengenai sistem ketatanegaraan serta memperkuat penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.(ET)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment