Sinode GKE XXV di Puruk Cahu Jadi Momentum Pemkab Murung Raya Perkuat Kerukunan

Potret kalteng 08 Jul 2026, 12:00:16 WIB Murung Raya
Sinode GKE XXV di Puruk Cahu Jadi Momentum Pemkab Murung Raya Perkuat Kerukunan

Keterangan Gambar : Pemkab Murung Raya bersama peserta menghadiri pembukaan Sinode Umum XXV GKE di GOR TMTL Puruk Cahu.



PURUK CAHU, POTRETKALTENG.COM- Pemerintah Kabupaten Murung Raya memanfaatkan pelaksanaan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, toleransi dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat.


Baca Lainnya :

Sinode Umum XXV GKE yang berlangsung di Kabupaten Murung Raya pada 7–11 Juli 2026 menjadi salah satu agenda besar yang mempertemukan sekitar 1.500 peserta, peninjau, panitia, pendamping serta tamu undangan dari berbagai daerah.


Bagi Pemkab Murung Raya, ditunjuknya Puruk Cahu sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan merupakan kepercayaan sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan daerah kepada para tamu yang datang dari berbagai wilayah di Kalimantan maupun luar Kalimantan.


Bupati Murung Raya Heriyus dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Sinode Umum GKE memiliki makna lebih luas dari sekadar forum organisasi. Kegiatan lima tahunan tersebut menjadi ruang untuk melakukan evaluasi pelayanan dan merumuskan berbagai langkah strategis bagi pelayanan GKE pada masa mendatang.


Heriyus juga menyoroti tema Sinode, yakni “Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran”. Menurutnya, nilai tersebut relevan untuk terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam membangun daerah yang damai dan harmonis.


Pemkab Murung Raya menilai peran lembaga keagamaan sangat penting dalam mendukung pembangunan, terutama dalam pembentukan karakter masyarakat. Nilai kasih, keadilan, kebenaran, persaudaraan dan kepedulian sosial diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Heriyus juga memperkenalkan berbagai perkembangan pembangunan di Murung Raya, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, seluruh capaian tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.


Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, budaya dan agama di Murung Raya merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Pemerintah daerah pun berkomitmen membangun komunikasi dan kerja sama dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta seluruh komponen daerah.


Dengan terselenggaranya Sinode Umum XXV GKE, Pemkab Murung Raya berharap lahir keputusan-keputusan strategis yang tidak hanya memperkuat pelayanan gereja, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkokoh persatuan di Kalimantan.


Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, unsur Forkopimda, pimpinan Majelis Sinode GKE, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala perangkat daerah serta peserta sinode dari berbagai daerah. (LZ)







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment